Monday, 29 July 2019

Mengikutkan Anak Balita dalam Perlombaaan, Inilah Hal-hal yang Perlu Ibu Tanamkan Pada Anak

July 29, 2019 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Anak suka dengan kemenangan, namun anak juga bisa saja kalah tapi yang paling penting adalah anak suka bermain.

Hallo ibu ibu, ananda sudah didaftarakan ikut lomba apa saja untuk menyambut tujuhbelasan? Gak bisa mengelak sih kalau menjelang perayaan hari kemeredekaan RI akan banyak sekali diadakan perlombaan-perlombaan yang melibatkan baik anak-anak maupun orang dewasa. Hal itu tentu saja sebagai wujud penghormatan kepada para pejuang dan pahlawan Indonesia. Agar masyarakat Indonesia bisa merasakan perjuangan para pahlawan untuk memperoleh kemenangan maka dibuatlah berbagai perlombaan. 


Tahun ini Rafa sudah hampir berusia lima tahun artinya dia sudah bisa diajak  kompromi dengan baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saat ada panitia yang menawarkan untuk mendaftarkan Rafa dalam lomba mewarnai, aku tidak langsung mengiyakan karena Rafa sendiri yang harus memutuskan untuk ikut atau tidak. Well, sebenarnya banyak sekali hal yang perlu diperhatikan orang tua sebelum meminta anak untuk ikut serta dalam sebuah perlombaan. Antara lain adalah :

1. Lomba Balita Bukan Ajang Mom War

Tidak bisa dipungkiri semakin tingginya pengetahuan orang tua terhadap dunia parenting sering sekali muncul mom war atau saling membandingkan kemampuan anak. Bahkan lomba-lomba balita sehat yang banyak dilaksanakan sering memicu perang ibu-ibu. Bukan semata-mata perang fisik tetapi lebih ke perang verbal dan batin. Ibu dengan anak yang dapat memenangkan lomba akan merasa sangat hebat dalam mengasuh dan mendidik sementara ibu-ibu yang anaknya belum bisa memenangkan lomba terkadang akan merasa kecil hati. Merasa bahwa anaknya tertinggal dari pada anak lain yang seusianya. 

Jadi bu, lomba yang melibatkan balita sebaiknya tidak dijadika media untuk saling membandingan atau saingan terhadap proses tumbuh kembang anak karena mereka adalah makhluk individu yang unik.

2. Cukup Berikan Motivasi dan Jangan Dituntut

Hal pertama yang harus dilakukan orang tua saat mengajak anak mengikuti sebuah perlombaan adalah menjelaskan bahwa lomba yang ia ikuti bertujuan memberi pengalaman agar bisa merasakan suasana lomba. Selain itu menjelaskan tujuan dari perlombaan tersebut juga sangat penting. Tujuan mengikuti lomba adalah untuk melihat kemampuan diri, apakah sudah melakukan yang terbaik atau belum. 

Sebagian besar anak-anak akan menyukai hadiah, jadi ada baiknya pula jika kita menjelaskan bahwa pemenang lomba akan mendapatkan hadiah. Dengan demikian diharapkan anak merasa termotivasi untuk belajar lebih giat lagi. 

3. Persiapkan Anak Menerima Kemenangan dan Kekalahan. 

Menang atau kalah lomba adalah hal biasa biasa. Menerima kemenangan lebih mudah daripada menerima kekalahan. Tugas orang tua adalah mempersiapkan anak menghadapi kemenangan agar ia tak jadi sombong, demikian juga menghadapi kekalahan agar ia tak merasa rendah diri. Karena anak yang kalah akan sering merasa diri buruk dan takut tidak disayang. Selain itu anak perlu dijelaskan bahwa kekalahan bukanlah akhir dari semuanya. Anak masih bisa mengembangkan potensinya baik dibidang yang sama maupun bidang lainnya. 
Menghargai setiap usaha anak adalah hal paling utama dan wajib dilakukan oleh setiap orang tua. Anak-anak yang merasa didukung tanpa dituntut menang akan menjalani lomba dengan penuh semangat. Aku selalu menekankan pada anak bahwa kita harus menikmati proses perlombaan itu.

Satu lagi, aku juga mempersiapkan hadiah terendiri kepada anak meskipun ia tidak menang karena dia sudah berani maju saja adalah sebuah prestasi yang luar biasa.  

4. Jangan Membebani Anak

Kata-kata yang muncul dari mulut orang tua baik ayah maupun ibu terkadang bisa menjadi pisau bermata dua, misalnya pesan sederhana seperti  “Kamu pasti menang!” atau “Jangan kecewakan ibu, ya Nak.” bisa jadi penyemangat tetapi bisa jadi hal itu akan membebani anak.  Membandingkan pencapaian anak dengan sang pemenang juga sebaiknya tidak dilakukan 

Anak-anak khusunya yang masih balita terkadang akan mengalami moodswing sehingga jangan memaksanya menyelesaikan lomba bila ia tak berminat. Selain itu orang tua tidak perlu ikut campur saat anak ikut lomba, misalnya ikut menentukan warna krayon, biarkan saja anak berkreasi sehingga dapat menikmati proses perlombaan tersebut.


Nah, itulah empat hal yang aku tanamkan kepada Rafa sebelum dia mengiyakan untuk ikut serta dalam lomba mewarnai yang diadakan oleh panitia perayaan 17 Agustus yang ada di kampung kami. Bagaimana dengan ananda yang lain bu ibu?

Waalaikumsalam Wr. Wb.



Friday, 28 June 2019

Sering Iritasi Ketiak? Cobalah Veet Biru untuk Kulit Sensitif

June 28, 2019 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Memiliki ketiak yang mulus dan indah adalah impian setiap wanita, apalagi banyak wanita merasa percaya diri dalam berpenampilan dengan ketiak yang bersih mulus tanpa iritasi. Pastinya kulit ketiak rawan sekali mengalami iritasi karena disebabkan oleh beberapa hal, seperti pencukuran dan juga pencabutan rambut.

Tidak hanya meresahkan, namun juga terasa perih sehingga bisa mengganggu kamu untuk berpenampilan elegan. Inilah beberapa hal penting tentang kulit ketiak yang sensitif dan penanganannya mengunakan Veet biru.


1. Ketiak Sensitif Menyebabkan Rasa Perih

Ketiak yang mengalami iritasi mulanya akan menyebabkan warna kemerahan disertai rasa perih, lalu berubah menjadi kehitaman dan ini sangat sulit untuk dihilangkan. Apabila tidak dibersihkan justru lebih mengganggu, namun cukup bingung harus bagaimana? Apalagi bagi kamu yang selalu rutin melakukan waxing ketiak di setiap minggu atau bulannya. Selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sensasi rasa perih setelah waxing pun tak kunjung pergi. Sudah perih lalu menambah rusak penampilan, duh sedih banget kan?

2.  Menghilangkan Bulu di Kulit Ketiak Sensitif Butuh Penanganan Ekstra

Maka dari itu kini ada cara mudah untuk menghilangkan rambut ketiak secara aman dan mudah pastinya sangat cocok untuk kulit ketiak kamu yang cenderung sensitif. Kamu bisa waxing ala kamu sendiri di rumah dengan menggunakan varian veet warna biru. Sangat cocok untuk mengalih kegiatan waxing di klinik kecantikan dengan varian veet tersebut.

 3. Rutin Menggunakan Veet Biru yang Cara Pakainya Sangat Mudah Bisa Mengurangi Rasa Sakit

Kita bisa lebih rutin menggunakan veet biru ini untuk ketiak, apalagi kulit yang cenderung sensitif sehingga kulit tidak akan kering dan juga melepuh. Cara pemakaiannya cukup mudah, pertama tuang krim veet biru lalu oleskan ke bagian ketiak kamu. Selanjutnya cukur rambutmu dengan spatula dari veet. Apabila kamu memiliki tipe kulit sensitif maka cukup gunakan selama 5-6 menit saja. Setelahnya cukur dengan alat pencukur lalu cuci bersih.

4. Kandungan Aloe Vera Veet yang Cocok untuk Kulit Sensitif

Pemakaian veet biru memang sangat cocok untuk kulit sensitif, karena kandungan Aloe vera atau lidah buayanya begitu baik untuk g kelembaban kulit ketiak kamu, ditambah lagi banyaknya kandungan vitamin E akan membuat kulit ketiak tetap indah.

5. Veet Biru Punya Tekstur Lembut untuk Mencegah Iritasi

Teksturnya lembut dan agak padat berwarna putih namun terasa aroma lidah buayanya sehingga ketika diaplikasikan secara langsung ke kulit ketiak akan terasa dingin. Jadi karena aroma serta kandungan Aloe veranya itulah yang membuat Penulis sangat suka menggunakan produk veet biru ini.

Ingin tampil cantik namun tetap nyaman tanpa rasa sakit, ya gunakanlah veet karena produknya membuat kamu #BeAConfidentYou

Waalaikumsalam Wr. Wb.

Monday, 24 June 2019

Working Mom, This is My Story

June 24, 2019 0
Assalamualaikum wr. wb.

Maaf ya pembaca setiaku yang merasa zonk tiap kali akses blog ini karena berbulan-bulan tidak pernah ada tulisan baru, dan jangan kecewa dengan hadirnya tulisan terbaru ini karena memang tujuannya gak jelas hehehehe. Ceritanya sih mau mengarsipkan sebagian kecil perjalananku selama mengikuti seleksi CPNS tahun 2018. Tentu tujuannya bukan untuk membanggakan diri dihadapan para pembaca atau mau bilang "ini loh aku udah lolos seleksi CPNS".  Cuma mau bikin diary aja biar kelak bisa dikenang dan mengingat dengan detail perjalanan ini. Sebenarnya udah lama pengen menuliskannya tapi karena semenjak resign dari kantor lama, aku jadi sok-sokan sibuk ngurus urusan rumah tangga.  Semoga masih ingat ya part partnya karena proses seleksi sampai akhirnya ditempatkan untuk mulai mengabdi pada negara sangatlah panjang.

Dok. Humas Kanwil Kemenag Jawa Tengah
Okey, aku mulai dari awal banget semoga tidak ada yang terlupa. Jadi sejak bulan September tahun 2018 lalu beberapa grup alumni ramai sekali dengan perbincangan tentang pembukaan seleksi CPNS. Informasi formasi yang dibutuhkan mulai bertebaran. Waktu itu aku hanya melihat sekilas-sekilas dan banyak cueknya sih, bukannya gak minat tapi memang udah merasa gak mampu bersaing. Dari awal jujur aku memang tidak tertarik banget untuk ikut seleksi, udah merasa gak mampu gitu buat berkompetisi. Eh selain itu kayaknya aku juga gak mau keluar dari zona nyaman pekerjaanku. Ngomong- omong soal pekerjaan sebelumnya, bisa dibilang "sak penake wong kerjo". Kerja paling enak. Salary yang sangat cukup bahkan bisa dibilang lebih karena sering ada pembagian honorarium berbagai kegiatan, masih ada tunjangan kinerja melalui sistem remunerasi, hak dan kewajiban juga hampir setara dengan PNS. Tuh kurang apalagi coba? Sementara beban kerja juga tidak berat, bahkan semua orang bisa mengerjakan pekerjaanku. Paling berat lagi untuk ditinggalin adalah rekan kerja yang sangat sangat baik dan kompak. Saling menjaga satu sama lain. 
Namun di dalam lubuk hatiku yang terdalam ada keinginan untuk hijrah (bahasa rang orang sekarang kalau mau memperbaiki diri). Ada keinginan untuk mengamalkan apa yang telah kupelajari selama kuliah. Meskipun pekerjaan sebelumnya sangat santai tapi disitu justru menjadi tekanan batin. Aku udah dibayar tinggi tetapi tidak bisa memberikan apa-apa untuk instansi. Ibaratnya ada atau tidak adanya aku semua akan berjalan baik-baik saja. Well, dari situ aku makin yakin untuk mencoba melamar CPNS yang sesuai dengan bidang kemampuanku. Pengen menjadi orang yang benar-benar bermanfaat bagi sesama. Dan satu yang sangat mengelitik adalah mewujudkan cita-cita orang tua. Mereka berharap aku bisa menjadi sosok pendidik. Oh iya satu lagi ada temen kantor yang ngasih semangat untuk mencoba selagi ada kesempatan. Bener banget itung-itung buat nambah pengalaman. Setelah melihat lihat formasi yang cocok, akhirnya aku register di portal SSCN dan apply di instansi Kementerian Agama di detik-detik terakhir jadwal penutupan. Nah ini kebetulan ada formasi guru Madrasah untuk wilayah Surakarta (ini masih bocoran sih karena Kemenag tidak mengeluarkan pilihan lokasi jadi penempatan masih harus menunggu saat terbit SK). Lagi-lagi rasanya seperti ada yang membukakan jalan bagiku untuk menjadi lebih baik karena aku yakin lingkungan di Kementerian Agama akan lebih religius.

Foto untuk keperluan registrasi
Okey, aku mulai dari awal registrasi ya. Di part ini gak berjalan mulus gitu aja lo, karena aku sama sekali gak pegang copy berkas yang telah dilegalisasi seperti ijazah, akreditasi universitas/program studi tapi Alhamdulilllah dengan segala upaya akhirnya bisa melengkapi berkas untuk kemudian di kirim secepatnya agar bisa sampai di intansi sebelum akhir masa pengiriman berkas. Anyway aku udah hampir mengurungkan niat buat ngirim tuh berkas pasalnya ada saalah input data yang aku lakukan saat register di SSCN huhuhuhu. Aku salah input tahun kelulusan. Harusnya tahun 2012 malah jadi 2013. "Udah kirim aja, lolos enggaknya mereka yg menentukan" begitulah kata suami waktu itu.

Part selanjutnya adalah menunggu hasil seleksi administrasi, dan yes aku lolos tahap selanjutnya. Mulailah sedikit cari tahu tentang tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar). seleksi tahap ini ada 3 bidang yang harus dikerjakan yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteriistik Pribadi (TKP). Bisa dinyatakan lolos jika masing-masing memenuhi passing grade.

Mendapat jadwal SKD di hari ketiga atau keempat kalau gak salah. Sebenarnya aku belum siap apa-apa, hanya 3 kali uji coba simulasi online dan hasilnya selalu gagal wkwkwkwk. Sore-sore aku menuju ke Semarang untuk mempersiapkan diri ikut SKD hari esoknya dengan membawa pasukan mulai dari emakku, suami, Rafa dan si bayi Arka. Aku booking hotel yang terjangkau dari GOR Diponegoro (lokasi SKD) yaitu di Hazotel Semarang, berjarak sekitar 15 menit perjalanan.

Aku prepare naik ojek online dari hotel ke lokasi karena biar suami bisa bantuin ibu jagain anak-anak di hotel. Oh iya untungnya di daerah Banyumanik ada baby food yang cocok buat Arka karena saat itu usianya baru 9 bulan.

Lanjut ya, sampai di lokasi aku langsung masuk barisan antrian. Beberapa saat kemudian aku sadar ternyata KTP tertinggal di resepsionis hotel karena semalam dipakai untuk check in. Pikiran langsung buyar dan gak fokus. Kalau minta tolong suami ngantar waktunya cukup gak ya sementara jadwal tes makin dekat, belum lagi suami pasti menggerutu. Dengan kemampuan mbalap suami akhirnya tuh id card sampai sebelum terlambat. Syukurlah, muach muach ayah😘

Setelah melalui proses pemeriksan akhirnya aku bisa login ke server dan memulai mengerjakan soal-soal SKD. Berusaha sebisa mungkin jangan ada soal yang terlewatkan. Hasilnya? Aku sendiri antara percaya dan tidak percaya bisa melampaui passing grade, meskipun nilainya mepet. Finally, aku bisa lolos SKD dengan status P1/L (Passing grade/Lulus) seorang diri dalam formasi Guru Sosiologi Ahli Pertama.

Part selanjutnya adalah tes SKB (Seleksi Kemampuan Bidang) yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018. Tes bidang ini dilakukan di MAN 1 Semarang, terdiri dari 3 tes yaitu Psikotes, Wawancara dan Praktek Kerja. Alhamdulillah ditahap ini semua berjalan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak termasuk Fitri dan Amigo (temen kuliah) yang udah aku repotin untuk mengirimkan RPP dan seperangkat administrasi pembelajaran lainnya yang aku pakai untuk praktik mengajar di hadapan penguji. Semoga Allah membalas kebaikan kalian dengan berlipat-lipat pahala.

Sampaiah pada pengumuman final, dan Alhamdulillah aku bisa menduduki top score untuk formasi yang kulamar. Selanjutnya adalah proses pemberkasan pada akhir bulan Januari.


Anyway aku udah resign dari kantor per tanggal 1 Februari 2019. Yah, sambil menunggu SK terbit aku memang berencana di rumah saja. Menikmati menjadi seorang ibu rumah tangga dan tentunya membersamai hari-hari anak-anak. Aku pikir SK akan segera terbit di bulan Maret tapi ternyata sampai bulan Juni, dan selama itu aku harus menunggu dengan sabar. Kadang jenuh sekali di rumah, biasanya kerja kantoran kemudian beralih jadi ibu ibu rumahan itu ternyata bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah.

Surat Keputusan oleh Menteri Agama akhirnya sampai di tanganku pada tanggal 18 Juni 2019. Selanjutnya sejak tanggal 19 Juni 2019 aku mulai unjuk diri ke Kantor Kementerian Agama Surakarta dan mulai tangga 22 Juni 2019 menginjakan kaki pertama kali di MAN 2 Surakarta, satker dimana aku akan mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).


Semoga bisa amanah terhadap tanggungjawab dan bisa menjadi pendidik yang mampu membawa kemajuan. Amiinnn.

Aku persembahkan semua ini untuk Alm. Bapak yang semasa hidupnya selalu memperjuangkan masa depanku untuk bisa menjadi seoarang guru. Teruntuk pula emakku yang selalu menjadi wanita luar biasa dalam memberiku pelajaran tentang sebuah perjuangan. Selanjutnya teruntuk suamiku yang telah meridhoiku menempuh semua jalan ini, dan untuk kedua buah hatiku tercinta.

Waalaikumsalam wr. wb.

Sunday, 24 March 2019

Waterbom PIK, Tempat Terbaik untuk Melepas Penat

March 24, 2019 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Akhir pekan akhirnya datang juga. Di luar matahari panas menyengat, rasanya ingin sekali mencari tempat untuk melepas lelah setelah seminggu penuh bekerja dikejar deadline yang menumpuk. Pikiran sudah jenuh dengan rutinitas sehari-hari. Lalu di mana tempat yang tepat untuk menghabiskan akhir pekan agar bisa merasa fresh kembali di hari senin nanti?

Sumber gambar : www.tiket.com
Jika narasi di atas sedang berputar di kepala teman-teman saat ini, maka salah satu saran tempat terbaik untuk melepas penat adalah dengan datang ke Waterbom yang ada di Pantai Indah Kapuk atau PIK. Mengapa demikian? Simak alasannya di bawah ini ya.

1. Kita Bisa Bersenang-Senang Seperti Anak Kecil

Semakin ke sini rasanya hidup semakin serius. Rasanya sudah lupa kapan terakhir kali bisa bersenang-senang seperti seorang anak kecil. Kapan bahasan tentang kartun di hari minggu mulai berganti menjadi membahas politik, kita juga sudah lupa. Nah, di Waterbom PIK bisa merasakan kembali keceriaan semasa kecil dengan bermain air. Lupakan kedewasaan sejenak, dan ambillah pelampung dan langsung menuju ke seluncur air paling seru.

2. Bebas dari Seragam Kerja

Pernah bosan menggunakan seragam kerja? Memang begitulah, tak peduli bagaimanapun bentuk seragam yang digunakan untuk bekerja, ketika merasa penat pasti enggan untuk menggunakannya. Nah, kalau bisa liburan ke Waterbom PIK, bakalan terbebas dari seragam kerja tersebut dan menggunakan baju renang yang nyaman.

3. Bisa Puas Menjadi Diri Sendiri

Tanpa ada beban kerja yang membayangi, kita  bisa bebas mencoba semua wahana air yang ada. Mulai dari yang santai, hingga yang cukup mendebarkan. Pada beberapa wahana seluncur air, bahkan boleh berteriak sekeras mungkin, dan tak akan ada yang berpikir bahwa kita kenpa-kenapa karena mereka menyangka bahwa kita sedang bersenang-senang.

4. Bebas Basah-Basahan

Bersenang-senang di air memang sesuatu yang sulit didapatkan di kehidupan sehari-hari. Mengingat usia, agak sulit bagi kita untuk bersenang-senang di kolam tiup karena hal tersebut akan tampak aneh. Tapi lain halnya jika  datang ke Waterbom PIK yang memang boleh dikunjungi semua orang dan untuk semua usia. Di sini kita bisa bebas bermain air seperti anak kecil tanpa ada yang peduli.


5. Kita Akan Menyadari Bahwa Masalahmu Ternyata Tidak Seberat Itu

Sebelum  pergi bersenang-senang di Waterbom PIK, mungkin akan berpikir bahwa kita terlalu sibuk atau mungkin juga terlalu tua untuk itu. Tapi nyatanya, bermain air bisa membukakan persepsi baru dalam melihat masalah yang sedang dihadapi saat ini. Tak usah terlalu banyak berpikir, dan segeralah berangkat. Kita akan menyadari bahwa sangat membutuhkan istirahat dan bersenang-senang dan menyadari bahwa masalah ternyata bisa diatasi dengan cara yang sederhana.

Baca juga : Piknik Biar Gak Panik

6. Kita Akan Siap Menghadapi Hari Esok

Sangat penting bagi kita yang ingin menyelesaikan masalah besar untuk menjaga aura positif pada tubuh dan pikiran. Untuk itu kita bisa datang dan bersenang-senang di kolam air. Dengan begitu mood akan kembali bagus yang artinya bisa bekerja dengan efektif keesokan harinya.

Seru kan bermain air di Waterbom. Nah kalau teman-teman mau ke sana, bisa langsung cek harga masuk waterboom secara online melalui smartphone kesayangan. Tak perlu datang jauh-jauh karena bisa melakukannya dari rumah.

Waalaikumsalam Wr. Wb.

Thursday, 14 March 2019

Time Flies So Fast, This Is My One Year Old Baby

March 14, 2019 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo bu ibu semua !
Ada yang kangen gak sih sama celotehan-celotehanku di blog ini? 
Gak ada ya?
Ah ya syudahhh lah, aku mah apa atuh #hiks

Semenjak memutuskan resign dari kantor tercinta ternyata membawa dampak kurang asyik terhadap keberlangsungan blog ini bu ibu. Aku jadi super duper pasif alias gak pernah update konten apapun. Bahkan yang biasanya suka menye-menye curhat ngalor ngidul disini sekarang jadi gak ada jejaknya sama sekali di bulan-bulan terakhir ini. Masalahnya satu bu ibu, di rumah gak ada koneksi internet selain kuota smartphone yang bener-bener bikin males karena sering tidak stabil.  


Anyway kenapa ya rasanya waktu berjalan begitu cepat sekali, gak terasa aku sudah lebih dari satu bulan jadi full time mother alias bu ibu rumahan semenjak memutuskan undur diri dari dunia perkantoran. Dengan berbagai kesibukan di rumah seolah-olah aku jadi pikun dengan nama-nama hari, perasaan baru kemaren hari Minggu eh besoknya koq udah Minggu lagi. Ya iyalah karena Minggu atau Senin mah sama aja bagi bu ibu FTM, salut banget pokoknya sama mereka yang bisa menekan egonya dan tetap tinggal di rumah bersama anak-anak. 

Ngomong-omong soal waktu, aku juga merasa bahwa Arka si anak kedua cepet banget besarnya, sekarang sudah berusia satu tahun lebih sebulan tepat di hari ini. Rasanya baru beberapa waktu lalu pamit sama ibu mertua untuk checkup kandungan ke Sp.OG yang ternyata diminta langsung induksi. Ah rasanya baru kemaren belajar jalan pasca operasi caesar. Ternyata udah lebih setahun aja.


Banyak hal yang semestinya harus aku syukuri terutama atas waktu dan kesempatan yang Allah SWT berikan kepadaku untuk terus belajar menjadi ibu yang lebih baik dan lebih sabar. Bersyukur karena Allah senantiasa melindungiku, anak-anakku dan keluarga kecil ini dari berbagai masalah yang kami tidak mampu menghadapinya. Allah selalu memampukan kami untuk menghadapi dan melewati berbagai ujian. Yah, mendidik anak laki-laki juga bagian dari ujian Allah karena betapa kesabaran orang tua akan benar-benar diuji. Sibling rivalry yang menurut teori dapat disingkirkan sejak dini, ternyata menjadi tantangan terberat bagi kami. Terkadang memang terbesit rasa iri kepada sosok ibu lain yang mampu membagikan kisah indahnya dalam mendidik anak-anak mereka. Mereka begitu sempurna di dunia maya.

Well, terkadang kita harus menjauh dari dunia maya, tak ambil pusing dengan komentar-komentar orang lain terhadap proses tumbuh kembang anak-anak kita. Fokus kita harus fokus pada milestone anak kita sendiri tanpa harus membandingkannya dengan yang lain.

Arka si bayi satu tahun yang sekarang sudah mulai mengerti dengan lingkungan sekitar mulai aktif mengeksplorasinya. Bikin senam jantung dan jejeritan  saat mendapatinya manjat-manjat kursi atau meja. Capek memang tapi ah senangnya melihat anak tumbuh normal. Usia 13 bulan dan dia masih berada di fase merangkak meskipun sesekali berdiri dengan berpegangan. Agak terlambat memang tapi aku percaya semua akan ada waktunya sendiri.

Syukuran 1 Tahun Usia Arka di Pacitan
Si bayi satu tahun yang nafsu makannya sangat moody ini memang sebelas dua belas sama kakaknya jaman kecil, selalu membuat kami gagal melawati ujian kesabaran. Selalu membuat pikiran kami kacau kala timbangannya tak geser kekanan waktu posyandu. Apalagi dengan boomingnya kasus stunting di Indonesia menjadi kami makin cemas. Namun berkat semua ilmu yang dipelajari kekawatiran itu justru memuatku bertekad untuk mmberikan yang terbaik dengan terus memberikan ASI sampai 2 tahun, memberikan makanan pendamping ASI yang padat gizi dan melindunginya dengan vaksinasi.


Meskipun banyak hal yang membuat pikiran kami kuwatir tapi banyak sekali perkembangan baik Arka yang justru melebihi bayi seusianya. Caranya berkomunikasi sudah sangat membanggakan, diusianya sekarang dia sudah mampu mengucapkan lebih dari 5 kata, dia sudah menyadari siapa namanya dan akan menoleh saat dipanggil, menghampiri saat diminta mendekat, paham perintah-perintah sederhana seperti "Tolong ambil bolanya". Ahhh pround of you nak.

Teruslah tumbuh dan berkembang dengan sempurna menjadi anak yang cerdas, sholih, berbakti pada orang tua, dan berguna kepada sesama ya nak. Salinglah menyayangi dengan saudaramu.

Semoga tulisan ini tidak menjadikan bahan untuk saling membanding bandingkan perkembangan anak-anak ya bu. Mari kita kawal tumbuh kembang mereka dengan sebaik-baiknya.

Waalaikumsalam Wr. Wb

Wednesday, 6 March 2019

Inilah Beberapa Daftar Harga Oppo Dengan Kamera Terbaik

March 06, 2019 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Saat ini banyak sekali produk smartphone yang beredar di pasaran Indonesia, sementara banyak masyarakat yang memilih smartphone tersebut berdasarkan kualitas kameranya. Tentu saja dengan kamera yang bagus  bisa menghasilkan foto terbaik tanpa bantuan kamera profesional, sehingga pengguna juga bisa mengunggah hasil foto terbaik di media sosial dengan sangat mudah.

Source : www.hardwarezone.com

Kali ini aku akan merekomendasikan smartphone yang mempunyai kamera terbaik yang bisa menghasilkan foto menarik. Smartphone ini adalah merek Oppo dengan penawaran kualitas serta spesifikasi yang canggih. Nah, untuk lebih lanjutnya berikut ini daftar harga Oppo dengan kamera terbaik yang bisa dijadikan referensi:

1. Oppo R17 Pro

Oppo R17 Pro ini merupakan smartphone kelas atas yang dibawa ke Indonesia dirilis pada bulan November 2018, dikarenakan smartphone ini menawarkan kamera belakang yang bagus dengan 3 kamera. Pada kamera Oppo R17 Pro ini di bagian belakang hadir dengan tiga kombinasi yang pertama adalah mampunyai kamera wider 12 MP, kedua mampunyai kamera normal 20 MP, dan ketiga mempunyai kamera TOF yang berfungsi untuk memindai objek 3D yang bisa memungkinkan untuk potret di malam hari jadi jelas. Selain itu Oppo R17 Pro juga memiliki kamera depan yang bagus yaitu mempunyai 25 MP yang berarti kamera ini bisa digunakan untuk selfi, dan Oppo R17 Pro juga menawarkan berbagai keunggulan yang salah satunya adalah hadir dengan fitur sensor sidik jari di layar. Oppo R17 Pro hadir dengan menawarkan kamera ganda 12 MP + 20 MP yang tentunya dapat menghasilkan gambar seperti kamera profesional, dan untuk bagian kamera depan 25 MP jelas sangat optimal untuk kebutuhan selfi.

2. Oppo Find X

Produk Oppo dengan kamera terbaik yang lainnya adalah Oppo Find X, dirilis pada bulan Juni 2018, smartphone ini menawarkan kamera yang canggih dan mampu menangkap objek gambar dengan baik. Oppo Find X hadir dengan kamera depan dan kamera belakang yang dibekali dengan sistem pop-up, yaitu sistem kamera tersembunyi yang akan muncul ketika menekan tombol kamera untuk memotret di sistem operasi yang sudah mengalami tes pengunjian.

3. Oppo R15 Pro

Tak kalah dengan Oppo Find X, Oppo R15 Pro juga mempunyai kamera dengan kualitas yang baik, telah dirilis pada bulan Maret 2018. Hal itu terbukti dengan kombinasi kamera belakang yang menawarkan dua kamera dengan sensor besar, yaitu kamera pertama hadir dengan sensor 16 MP. Kamera kedua hadir dengan sensor 20 MP. Untuk bagian sektor depan hadir dengan kamera 20 MP yang jelas tergolong masih cukup baik untuk kebutuhan selfi, dengan sensor depan inilah biasanya Oppo unggul. Oppo R15 Pro juga dibekali dengan multitasking berkat RAM 6 GB dan mempunyai ROM 128 GB, dan smartphone ini juga sudah didukung dengan VOOC Flash Charger.

4. Oppo R11s Plus

Smartphone ini dirilis pada bulan November 2017 lalu, yang mempunyai kamera utama yang luar biasa yaitu mempunyai kamera bertipe dual kamera dengan resolusi 20 MP + 16 MP. Untuk kamera belakang juga dilengkapi dengan fitur phase detection autofocus, LED Flash, serta mampu merekam video dengan resolusi 2160@30fps. Selain itu, pada bagian kamera belakang 20 MP memiliki aperfure f/2.6 dan kamera 16 MP nya memiliki aperfure f/1.7. Sementara itu untuk bagai depan kameranya terdapat kamera selfi 20 MP dengan aperture f/2.0, kamera depan Oppo R11s Plus ini mampu merekam video bersesolusi 1080p.

Untuk harga dari Oppo, anda bisa melihat dari Blibli.com dan dapatkan harga promonya. 

Waalaikumsalam Wr. Wb.