Wednesday, 13 May 2020

RAMADHAN 2020 TETAP SILATURAHMI SETIAP HARI KARENA BERKAT IM3 OOREDOO RAMAI SEPI BERSAMA

May 13, 2020 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Gak terasa kita sudah memasuki pertengahan Ramadhan, rasanya sangat beda dengan tahun-tahun sebelumnya ya? Pasti di tahun kemarin kita sudah sibuk kesana sini untuk menghadiri berbagai acara buka bersama. Kegiatan ibadah rasanya juga sepi, biasanya masjid ramai dengan lantunan bacaan sholat tarawih serta kultum maupun  kajian yang menggetarkan hati namun sekarang tak lagi kita dengar. Apalagi kalau harus menghadapi kenyataan gak bisa mudik lebaran. Rasanya memang sedih sih kalau bandingin Ramadhan tahun ini dengan tahun-tahun yang sudah kita lewati. Tapi kita gak boleh larut dalam kenangan itu, kita harus tetap bisa menciptakan nuansa indah di Ramadhan ini. Kita tetap bisa silaturahmi setiap hari kok, karena sekarang teknologi sudah merangkul kita untuk tetap bisa bersama dimanapun berada jadi ramai sepi bersama. Bersyukur walau di rumah aja kita tetap bisa melihat wajah-wajah teduh orang-orang terkasih lewat sosial media dengan jaringan internet yang sangat mendukung. Kebahagiaan itu ada di hati kita masing-masing, kita yang bisa menciptakan, tak perlu dicari kemana-mana.

Salah satu aktivitas di rumah aja selama pandemi

Ramadhan kali ini memang banyak sekali yang harus kita relakan karena pandemi covid-19 yang entah kapan akan selesai. Semua harus tetap patuh terhadap anjuran pemerintah untuk social maupun physical  distancing demi kebaikan bangsa ini. Kita sama-sama berdoa semoga kondisi ini akan segera membaik. 

Hampir dua bulan seluruh kegiatan dihentikan termasuk proses pembelajaran di sekolah. Bagi seorang pendidik kondisi ini memang sulit untuk dilalui. Kami harus tetap mendidik dari rumah sesuai dengan tanggung jawab dan amanah yang selama ini kami emban. Kondisi di luar kontrol yang harus dihadapi sekarang ini sungguh membuat kelimpungan, bingung harus bagaimana. Apalagi setelah muncul banyak sekali keluhan dari masyarakat bahwa pembelajaran online masa pandemi justru memicu tingkat stressing siswa dan orang tua. Rasanya kami bersalah, tidak bisa memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik tapi disisi lain kami juga dituntut untuk memberikan laporan kinerja yang apabila terbukti tidak memberikan treatment apapun kepada siswa selama masa pandemi jelas itu kesalahan fatal lagi bagi seorang pendidik.  Kami dianggap tidak bekerja, kami hanya makan gaji buta dan itu haram. Lihat seolah kami maju kena mundur kena kan?

Belum lagi keluhan orang tua siswa dengan kondisi perekonomian mulai goyah menjadi faktor utama  yang menjadi kendala anak-anak tidak bisa maksimal untuk belajar di rumah. Kuota internet yang sekarang menjadi kebutuhan primer banyak yang tidak terbeli karena para orang tua di PHK dari pekerjaannya. Tegakah kami para pendidik kemudian menyalahkan siswa yang tidak bisa mengikuti pembelajaran daring? 

Kondisi dunia Pendidikan yang semacam itu kemudian menggeser idealismeku sebagai seorang pendidik. Aku tak lagi bertarget kepada penyelesaian materi sesuai dengan kurikulum tetapi lebih pada membangun bonding dengan peserta didik beserta wali murid. Caranya adalah menjalin silaturahmi dengan mereka. Apapun medianya yang bisa kami pakai,  kiranya dapat mereka jangkau. Sekedar saling memotivasi untuk meningkatkan ibadah melalui grup WhatsApp sudah bagian dari nikmat yang semestinya kami syukuri. Apalagi ketika mendapatkan pesan dari peserta didik mengabarkan kelulusannya atau mengabarkan dia diterima di Perguruan Tinggi terbaik rasanya seperti merengkuh sebuah mimpi. Laporan work from home (WFH) yang kubuat bukan lagi melulu menyampaikan materi melalui live streaming, meeting zoom, teams, google meet dan lain sebagainya tetapi juga tentang bagaimana kami tetap menjaga silaturahmi dan membangun kebersamaan ditengah keterbatasan ini seperti layaknya dalam lagu Ramai Sepi Bersama.  

Proses Live streaming untuk pembelajaran daring dengan kuota IM3 Ooredoo
Masa karantina yang sekarang dikenal dengan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menjadi kewajiban bagi setiap penduduk Indonesia, pelanggarnya jelas akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. PSBB yang terus diperpanjang ini menunjukkan betapa seriusnya permasalahan yang sedang kita hadapi. Semoga akhir Mei ini PSBB tidak lagi diperpanjang yang artinya kita menang dalam melawan corona. Kita masih harus bertahan dalam kondisi seperti sekarang ini minimal 3 pekan mendatang, sampai awal bulan Syawal. Artinya Ramadhan kita akan dihabiskan dengan di rumah aja. Ayo kita buat kenangan bermakna di Ramadhan dan lebaran kali ini dengan hal-hal memorable di rumah aja.

Video call keluarga, karena tak ada yang lebih penting dari silaturahmi

Aku syukuri dapat menikmati kebaikan pada pemegang bisnis provider. Mereka tiada hentinya memberikan kebaikan dengan menawarkan berbagai layanan internet yang semakin mengerti kebutuhan masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh IM3 Ooredoo, tim mereka menunjukan bagaimana empatinya terhadap kondisi negeri ini dengan meluncurkan lagu Rama Sepi Bersama sebagai penyemangat sekaligus mengingatkan kita semua bahwa apapun yang terjadi tidak ada yang lebih penting dari silaturahmi. Mereka juga menunjukan bahwa walaupun di rumah aja kita tetap bisa berkarya.

Berkat IM3 Ooredoo, kita semakin optimis untuk tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga meskipun jarak memisahkan. IM3 Ooredoo juga Kembali memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dengan menghadirkan FREEDOM KUOTA HARIAN untuk menjaga #SilaturahmiSetiapHari. Ini merupakan paket terbaru dengan harga terjangkau yang dapat digunakan untuk internetan 24 jam (di semua jaringan) dengan benefit kuota utama 1GB per hari. Dilengkapi fitur pulsa save, internetan nyaman dan pulsa tetap aman meski kuota utama telah habis digunakan.

Paket Freedom Kuota Harian dapat diaktifkan melalui *123# atau melalui aplikasi myIM3 dan perpanjangan paket otomatis berlaku selama pulsa mencukupi.  Sebagai bentuk empatinya terhadap kondisi pandemi ini IM3 Ooredoo juga akan mendonasikan Rp2000 untuk membantu menanggulangi Covid-19 dari setiap pembelian paket Freedom Kuota Harian.  Sebagai user setia aku benar-benar bersyukur bisa menjadi bagian dari langkah kebaikan yang mereka pelopori. 

Hampir 8 tahun aku menjadi user IM3 Ooredoo sejak pertama kali mengaktifkan kartu perdananya sudah sangat jatuh cinta. Harga pulsa telepon maupun paket internet yang ditawarkan benar-benar terjangkau semua kalangan. Pertama kali pakai paket internet IM3 Ooredoo aku masih berstatus sebagai mahasiswa tanpa penghasilan apapun dan aku masih bisa memenuhi kebutuhan internet. Sampai sekarang sudah bekerja dengan penghasilan yang cukup pun aku masih setia dengan IM3 Ooredoo karena walaupun harga murah tetapi memberikan pelayanan yang memuaskan. Apalagi sejak aku mengganti chip perdana menjadi jaringan 4G semua pekerjaan yang berhubungan dengan jaringan internet tidak pernah terkendala. 

Di masa pandemik yang mengharuskanku bekerja dari rumah tidak pernah terkendala oleh jaringan internet. Semua akses lancar baik untuk live streaming YouTube, sosial media mapun aplikasi video conference lainnya. Bahkan saat aku sempat mudik sebelum Solo dinyatakan sebagai daerah KLB (Kejadian Luar Biasa), IM3 Ooredoo tetap lancar dipakai di daerah pelosok Pacitan, Jawa Timur.

Satu lagi yang aku lihat bagaimana provider ini begitu memperhatikan kebutuhan masyarakat saat di rumah aja yaitu dengan peluncuran TVC terbaru @IM3Ooredoo #SilaturahmiSetiapHari yang telah beredar luas di TV/media social. Aku benar-benar mengapresiasi kerja keras mereka dalam memberikan dukungan melalui lagu Ramai Sepi Bersama karya kolaboratif Baskara Putra, Kunto Aji, Yura Yunita dan Sal Priadi.  Aku jadi terinspirasi untuk membuat jejak digital juga untuk memberikan semangat kepada diri sendiri dan orang-orang terkasih bahwa kita tetap bersama walaupun tidak bisa berkumpul.


Tak ada lagi alasan untuk bersedih-sedih di bulan penuh berkah ini karena sudah ada IM3 Ooredoo yang begitu mengerti kebutuhan kita. IM3 Ooredoo mendukung kita untuk terus menjaga #SilaturahmiSetiapHari dengan orang yang disayangi.  Terpenting lagi adalah mendukung aktivitas internet harian karena telah menghadirkan paket Freedom Kuota Harian. Hanya dengan kuota 1GB dapat mengobati rindu dengan orang tua di seberang sana lewat video call, hanya dengan 1GB tugas work from home dapat terselesaikan tanpa kendala dan hanya dengan 1GB kita bisa menambah pemahaman Islam melalui kajian-kajian online.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tuesday, 28 April 2020

Kopi Jujur, Kopi Asli Tanpa Campuran Essen Melawan Corona

April 28, 2020 5
Assalamualaikum Wr. Wb.

Kopi tidak pernah menyembunyikan kebohongan, kopi itu selalu jujur. Rasanya memang pahit tidak pernah disembunyikan dan warnanya hitam pekat, dia tidak malu untuk menunjukkannya. Dia juga  tidak jual mahal, tetap jujur kalau membutuhkan gula untuk membuatnya lebih manis. Bagi pecinta kopi, mereka sering bilang kopi adalah perwakilan dari seluruh rasa yang ada dalam hidup ini. Ada pahitnya tapi juga ada manisnya.

Di masa pandemi covid 19 ini aku yakin semua orang mengalami berbagai perubahan hidup, banyak yang merasa kesulitan tetapi tidak sedikit pula yang merasa diuntungkan. Well, ini seperti rasanya kopi, kopi yang pahit akan terasa lebih nikmat jika dicampurkan dengan gula. Kehidupan sosial di negeri ini juga akan terasa lebih baik jika yang mampu bisa memberikan bantuan kepada yang mengalami kusulitan.

Baca juga : Inilah yang Aku Rasakan Saat Solo Jadi Daerah KLB Corona

Ngomong-omong soal pandemi yang akhirnya membuat masa karantina makin diperpanjang ini membuatku mengalami banyak perubahan ritme hidup. Orang bilang kerja di rumah itu enak, tapi kenyataan tidak selamanya seperti itu. Apalagi seorang ibu bekerja kantoran yang sebelumnya urusan beberes rumah sudah diambil alih oleh asisten rumah tangga sekarang dia harus kerja dobel karena asistennya minta cuti juga. Kebiasaan ngopi yang biasanya bisa dia atur cukup secangkir sehari sekarang dia bisa menghabiskan lebih dari 2 cangkir sehari demi mengganjal rasa kantuknya agar semua perkerjaan bisa dibereskan. Ini jujur bukan sekedar pembelaan, sejujur rasa Kopi Jujur, kopi asli tanpa campuran essen. Ada yang sudah kenal? Sini aku kenalin, tapi nanti dulu aku pengen cerita dulu awal mula bisa menjadi penikmat kopi. 

Aku adalah tipikal orang yang doyan tidur, susah sekali untuk menahan kantuk. Dulu waktu masih single, tidur sepanjang hari saat weekend adalah pemandangan biasa bahkan emakku sampai berkali-kali mengupat padaku, kuwatir anak perawannya gak laku-laku karena kebiasaan malas-malasan sepanjang hari. Kemudian saat aku mulai memasuki dunia kerja dengan beban pekerjaan yang tak ada habisnya, aku jadi sering lembur, sering begadang sampai hampir subuh. Sejak itulah aku mulai mengenal kopi. Awalnya hanya alasan biar gak ngantuk lembur kerjaan tapi makin lama makin ketagihan. Aromanya selalu membuatku kayak orang sakaw kalau tidak segera meneguknya. Melihat Bapakku juga pecandu kopi, aku jadi makin merasa tak berdosa jika memelihara hasrat ini. Bahkan di kantor aku juga hampir tiap hari melihat secangkir kopi di meja mas-mas rekan kerjaku. Katanya sebagai penyemangat, biar ide-ide bermunculan. Mereka bilang kopi bisa membuat produktif. Ya, dan aku mengamini itu semua. 

Budaya ngopi memang sudah melegenda di Indonesia. Popularitas kopi bahkan mengalami peningkatan tajam beberapa tahun belakangan ini, sehingga makin hari makin bermunculan industri kopi dengan beragam penawaran rasa. Apalagi Indonesia didukung oleh sumber alam kopi yang sangat besar seperti di daerah Lampung, Aceh, Bengkulu dan lain sebagainya. Ada 3 jenis kopi yang aku kenal di Indonesia. Ini kopi yang benar-benar masih murni tanpa campuran apapun. 

Kopi Arabika

Kopi Arabika adalah salah satu dari dua spesies tanaman kopi yang ada berada dalam budidaya secara global. Arabika adalah spesies kopi yang dominan di Amerika Tengah, dan selatan, dan sebagian besar Negara Afrika Timur, dan dianggap menghasilkan kualitas cup tertinggi.  Spesies Arabika terdiri dari banyak varietas atau kultivar/jenis-jenis yang berbeda yang dapat bereproduksi secara seksual satu sama lain.

Untuk dianggap sebagai varietas Arabika harus memenuhi standart berdasarkan definisi varietas yang diberikan oleh Uni International untuk perlindungan varietas tanaman baru (UPOV) seperti di bawah ini :
  1. Varietas Yang Seragam. Hal ini dapat dijelaskan dan ditentukan oleh  satu set kateristik dan semua jenis tanaman yang terlihat sama.
  2. Varietas Yang Berbeda. Hal ini dibedakan dari berbagai macam varietas  dan set kateriskik diatas.
  3. Varietas Yang Stabil. Varietas dapat direproduksi sedemekian rupa sehingga kateristiknya tidak berubah pada generasi tanaman berikutnya.

Varietas Arabika yang paling dikenal adalah varietas yang memenuhi standart di atas. Namun, beberapa ada yang tidak. Sebagai contoh, Varietas Catimor dan Sarchimor bukanlah varietas yang berbeda jika kita mengacu pada definisi ini, tapi ada juga beberapa kopi seperti Reremal dan Sweet Meriah tidak memenuhi definisi di atas karena tidak seragam dan stabil dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tapi kedua produk tersebut masih bisa dikategorikan dalam Kopi Arabika karena umumnya dikenal oleh petani dan tumbuh luas di kawasan varietas ini, tetapi penting untuk mengetahuinya bahwa mereka tidak memiliki keseragaman dan stabilitas dan karenanya tidak memenuhi definisi varietas yang dipaparkan disini.


Kopi Arabika memiliki karakteristik sebagai berikut :
  1. Struktur tanaman kopi Arabika pendek menyerupai perdu dengan ketinggian 2-3 meter. Batang berdiri tegak dengan bentuk membulat. Pohon kopi Arabika memiliki percabangan yang banyak.
  2. Warna daun kopi Arabika hijau mengkilap seperti memiliki lapisan lilin. Daun yang telah tua berwarna hijau gelap. Bentuk daun memanjang atau lonjong dengan ujung daun meruncing. Pangkal daun tumpul dan memiliki tangkai yang pendek. Struktur tulang daun menyirip.
  3. Kopi Arabika mulai berbunga setelah musim hujan. Bunga tumbuh pada ketiak daun. Bunga kopi Arabika berwarna putih dan bisa melakukan penyerbukan sendiri, tidak ada perbedaan bunga jantan dan betina. Dari bentuk kuncup hingga menjadi buah yang siap panen membutuhkan waktu 8-11 bulan.
  4. Bentuk buah kopi Arabika bulat seperti telur, dengan warna buah hijau kemudian berubah menjadi merah terang saat matang. Apabila buah telah matang cenderung mudah rontok. Oleh karena itu harus dipanen dengan segera, untuk detailnya silahkan baca cara memanen buah kopi. Buah yang rontok ke tanah akan mengalami penurunan mutu, cenderung bau tanah.
  5. Pohon kopi Arabika mempunyai perakaran tunjang yang dalam. Guna akar yang dalam ini untuk menopang pohon agar tidak mudah roboh dan bertahan pada kondisi kekeringan. Pertumbuhan akar ditentukan sejak pohon dipindahkan dari pembibitan. Pohon yang perakarannya tidak tumbuh dengan baik, akan mengganggu produktivitas.

Kopi Robusta

Robusta adalah salah satu jenis tanaman kopi dengan nama ilmiah Coffea canephora. Nama Robusta diambil dari kata “robust“, istilah dalam bahasa Inggris yang artinya kuat. Sesuai dengan namanya, minuman yang diekstrak dari biji kopi Robusta memiliki cita rasa yang kuat dan cenderung lebih pahit dibanding Arabika.


Biji kopi Robusta banyak digunakan sebagai bahan baku kopi siap saji (instant) dan pencampur kopi racikan (blend) untuk menambah kekuatan cita rasa kopi. Selain itu, biasa juga digunakan untuk membuat minuman kopi berbasis susu seperti capucino, cafe latte dan macchiato.

Biji kopi Robusta dianggap inferior dan dihargai lebih rendah dibanding Arabika. Secara global produksi Robusta menempati urutan kedua setelah Arabika. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi Robusta terbesar di dunia. 

Karakteristik Kopi Robusta :
  1. Pohon kopi Robusta memiliki perakaran dangkal oleh karena itu sedikit rentan dengan kekeringan. Tanaman ini memerlukan tanah yang kaya kandungan organik untuk menopang pertumbuhannya. Bila ditanam di dataran rendah, robusta memiliki ketahanan yang jauh lebih baik terhadap penyakit karat daun dibanding arabika.
  2. Daun kopi Robusta bentuknya oval dengan ujung meruncing. Daun tumbuh pada batang, cabang dan ranting. Pada bagian batang dan cabang daunnya tumbuh berselang seling, sedangkan pada bagian ranting daunnya tumbuh pada bidang yang sama.
  3. Dari segi ukuran, buah kopi Robusta lebih kecil dibanding Arabika. Ketika muda kulit buah berwarna hijau dan berubah menjadi merah saat matang. Buah yang telah matang tetap menempel kuat di tangkainya, tidak rontok seperti Arabika. Bentuk bijinya cenderung membulat dan ukurannya lebih kecil dari Arabika.

Kopi Liberika

Awal mulanya tanaman ini dikelompokkan kedalam spesies yang sama juga dengan kopi Robusta dengan nama ilmiah Coffea canephora var. Liberica. Tetapi pengelompokkan paling baru menyatakannya sebagai spesies sendiri dengan nama Coffea liberica. Lantaran dengan cara morfologi serta sifat-sifat yang lain tidak sama dengan Robusta. Terkecuali kopi Liberika, ada varietas lain dalam spesies Coffea liberica yaitu kopi excelsa dengan nama ilmiah Coffea liberica var. Dewevrei. Buah kopi Liberika mempunyai ukuran cukup besar. Memiliki bentuk bulat sampai lonjong dengan panjang sekitaran 18-30 mm. Dalam satu buah ada 2 biji kopi yang semasing mempunyai panjang sekitaran 7-15 mm. Di antara type kopi budidaya yang lain, liberika mempunyai ukuran buah terbesar. Tetapi walau buahnya besar, bobot buah keringnya cuma 10% dari bobot basahnya. Karakter seperti ini kurang disenangi beberapa petani lantaran penyusutan bobot waktu panen sampai buah siap olah cukup tinggi. Hingga biaya panen jadi relatif lebih mahal. Kondisi ini yang bikin petani malas meningkatkan tipe kopi Liberika.


Karakteristik kopi Liberka adalah sebagai berikut :
  1. Ukuran daun, cabang, bunga, buah serta pohon semakin besar dibanding kopi Arabika serta Robusta.
  2. Cabang primer bisa bertahan lebih lama serta dalam satu buku bisa keluar bunga atau buah kian lebih satu kali.
  3. Agak sensitif pada penyakit HV.
  4. Kualitas buah relatif rendah.
  5. Produksi tengah, (4,5 kg/ha/th) dengan rendemen ± 12%.
  6. Berbuah sepanjang tahun.
  7. Ukuran buah tak rata/tak seragam. 
  8. Tumbuh baik di dataran rendah.

Okey itu tadi 3 jenis kopi yang dikenal di Indonesia sebelum diolah menjadi berbaga varian rasa. Nak sekarang aku akan sedikit menjelaskan bagaimana proses pengolahan kopi dari panen sampai dapat diseduh dalam sebuah cangkir.

Proses Pengolahan Biji Kopi

Secangkir kopi yang bisa menjadi mood booster kita tiap hari itu ternyata melalui proses yang sangat panjang. Mulai dari teknik budidaya, pengolahan pasca panen hingga ke penyajian akhir. Hanya dari biji kopi berkualitas secangkir kopi bercita rasa tinggi bisa tersaji di cangkir kita. Buah kopi yang telah dipanen harus segera diolah untuk mencegah terjadinya reaksi kimia yang bisa menurunkan kualitas kopi. Hasil panen disortasi dan dipilah berdasarkan kriteria tertentu. Buah kualitas prima bila diolah dengan benar akan menghasilkan biji kopi bermutu tinggi.

Secara umum pengolahan biji kopi dikenal dalam dua cara, yakni proses basah dan proses kering. Selain itu ada juga proses semi basah atau semi kering, yang merupakan modifikasi dari kedua proses tersebut. Setiap cara pengolahan mempunyai keunggulan dan kelemahan, baik ditinjau dari mutu biji yang dihasilkan maupun komponen biaya produksi.

Kopi yang Berkualitas itu Seperti Apa?

Salah satu kriteria kopi berkualitas tinggi adalah jenis kopi asli tanpa campuran essen dan benar-benar murni. Essen sendiri adalah sejenis cairan penambah aroma pada kopi. Biasanya essen dicampurkan oleh oknum nakal pada biji kopi bekas sortiran. Efek dari essen yang dicampurkan ke kopi sangat berbahaya bagi kesehatan. 

Artinya kopi yang berkualitas itu adalah kopi jujur tanpa campuran essen atau perisa apapun.  Perisa disini bukan tambahan rasa seperti yang sekarang banyak beredar seperti vanilla, mathca, latte dan lain sebagainya tetapi lebih ke penambahan extrak kopi seperti bubuk jagung atau bahan oplosan lainnya yang sengaja dicampurkan untuk menghemat biaya produksi. So memilih kopi yang jujur adalah wajib karena pada dasarnya kopi dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan tubuh seperti peningkatan imunitas, meningkatkan fungsi otak, memperbaiki mood, menstimulasi fungsi saraf, menambahkan energi, meredakan sakit kepala, mencegah penyakit parkinson dan alzheimer, serta mengurangi resiko diabetes tipe II. Nahkan kopi bermanfaat sekali bukan untuk kesehatan kita apalagi selama masa pandemi covid 19 ini, kita harus tetap produktif meskipun #dirumahaja.

Sekarang yang sering menjadi keraguan orang untuk mengkonsumsi kopi adalah adanya efek meningkatkan asam lambung. Eits tunggu dulu kopi jujur yang benar-benar murni seduhan dari bubuk kopi aman untuk lambung bahkan justru dapat menjaga metabolisme tubuh, berbeda dengan kopi instan yang saat ini entah aku gak hafal jenis dan mereknya. Beberapa kali aku membaca ingreditas pada kemasan kopi instan sachet-an, disitu ada tambahan emulsifer, pewarna, krimer, sirup, penambah rasa, dan sakarin. 

Dengan makin gencarnya industri kopi seperti saat ini memang agak sulit sih untuk bisa mendapatkan kopi jujur, lebih mudah kita temui kopi-kopi instan dengan berbagai campuran rasa di setiap etalase supermarket. But, kalau kalian mau usaha sebenarnya kopi jujur gak selangka itu bahkan masih bisa kita dapatkan dengan harga yang ramah. Aku lihat dibeberapa online coffee shop biji kopi Arabika seharga Rp 65.000,00 per 250 gr bisa requeast di-grinder sekalian jadi sampai rumah bisa langsung diracik dengan menambahkan air panas. 

Kopi Jujur Melawan Corona

Berdasarkan kemanfaatan kopi untuk kesehatan, Kopi Jujur melakukan aksi #KopiJujurLawanCorona. Aksi ini adalah salah satu bentuk kepedulian para pecinta kopi yang tergabung dalam berbagai komunitas kopi, barista, entrepreneur, influencer, publik figur dan lain sebagainya untuk mendukung para pejuang dan pahlawan yang berada di garda depan covid 19. Aksi yang sudah dilakukan salah satunya adalah Aksi Satu Juta cup KOPI JUJUR Gratis yang dibagikan kepada para pekerja yang terpaksa tetap harus ke luar rumah seperti pengemudi ojek, supir taksi, para buruh lepas, tenaga medis dan keamanan. Dengan secangkir kopi harapannya para pejuang garda depan tetap terjaga mood-nya, energinya bertambah dan tentunya imunitasnya tetap terjaga sehingga bisa bersama-sama melawan corona.

Aksi Satu Juta Cup KOPI JUJUR Gratis
Aksi ini sudah berjalan lebih dari satu bulan dan agar dapat terus berlanjut Kopi Jujur masih terus membuka donasi melalui : 

Rekening BCA
an PT Cybers Global Indonesia dengan no rek. 5045113245
atau bisa juga berdonasi lewat situs donasi online di 
dan 

Donasi tidak melulu dengan uang, bagi teman-teman yang belum mampu berdonasi dalam bentuk materi kalian tetap bisa memberikan dukungan dengan cara membagikan informasi mengenai Kopi Jujur di seluruh sosial media kalian. Kita yang bisa #dirumahaja banyak-banyaklah bersyukur dan ulurkan tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang berjuang dibarisan terdepan. Semoga segala kesulitan ini segera berlalu dan Indonesia kembali bangkit. Jadikan hidup negeri ini senikmat kopi dengan kita berbagi.

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Sumber : 









Monday, 20 April 2020

Inilah yang Aku Rasakan Saat Solo Jadi Daerah KLB Corona

April 20, 2020 2
Assalamualaikum Wr. Wb.

Self quarantine yang kami jalani sudah memasuki bulan kedua di minggu ini terhitung sejak Kota Solo dinyatakan sebagai daerah KLB virus corona atau covid-19 pada 13 Maret 2020 lalu. Waktu itu di sekolah sedang dilaksanakan UMBK (Ujian Madrasah Berbasis Komputer) dan PTS (Penilaian Tengah Semester) tetapi kemudian Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengklarifikasi kebenaran adanya pasien covid-19 yang meninggal di RS Moewardi sehingga berbagai aktivitas masyarakat harus dihentikan termasuk ritinitas sekolah bagi pelajar. Kegiatan sekolah termasuk berbagai rangkaian ujian harus dihentikan dan ditunda sampai 2 minggu kedepan. Ya, waktu itu Walikota menurunkan SK untuk melakukan karantina mandiri sampai tanggal 28 Maret 2020. 


Waktu itu aku benar-benar kaget mendengar berita kematian pasien pertama covid-19 di Jawa Tengah yang tepatnya di Kota Solo. Jujur sebelumnya aku sama sekali gak tau berita tentang adanya pasien positif  covid-19 di sini, dan tiba-tiba aja udah ada kabar meninggal. Asli aku shock banget ternyata virus ini sudah begitu dekat dengan kami. 

Sebenarnya aku bisa dibilang santai aja sejak pertama kali virus ini muncul di Wuhan, meskipun dengan berbagai pemberitaan mulai dari orang-orang yang seperti zombie karena tiba-tiba aja mati berjatuhan sampai kondisi Wuhan yang disambangi ribuan burung gagak seolah-olah seperti kota mati. Aku masih berpikir ah Cina jauh gak bakal lah masuk Indonesia. Apalagi aku dikelilingi orang-orang yang selalu khusnuzon terhadap penyebaran virus covid-19. Namun day by day seolah-olah virus ini makin mendekat, mendekat dan mendekat kepada kita seperti malaikat Izroil yang makin hari makin medekati kita untuk menjemput. 

Malam itu, aku masih ingat tepat Jumat malam Walikota menggelar rapat terbatas di Loji Gandrung menyatakan Solo sebagai KLB langsung rekaman videonya menyebar keseluruh lini media. Berbagai informasi penundaan kegiatan sekolah mulai dari outingclass, ujian sampai kegiatan pertemuan berjubel memenuhi notifikasi WhatsApp. Waktu itu aku masih sempat-sempatnya mikir masak iya sih virus ini udah sampai Solo padahal jelas-jelas SK walikota sudah menyebar kemana-mana. 

Malam itu jujur aku gak bisa tidur, aku benar-benar sibuk mencari tau apa itu corona kenapa bisa secepat itu sampai Indonesia bahkan di Kota kami. Aku kepo banget sebenarnya corona tuh virus macam apa sih? dan tenyata adalah virus yang menyerang sistem pernapasan semacam pneumonia akut. Ya Allah aku langsung membayangkan saat kecil aku terserang asma kemudian sekarang menurun kepada anak bungsuku, aku bisa bayangin gimana sakitnya dan ini lebih mematikan. Parahnya lagi gejala virus ini hampir sama dengan gejala flu biasa jadi sangat sulit dibedakan oleh orang awam. Sempet juga insecure, takut carrier corona karena Jumat siangnya aku pergi ke Paragon Mall buat sekedar metime sama suami.


Solo KLB virus corona ini membuatku makin ingin tau banyak ilmu tentang virus ini, mulai dari cara penyebarannya, gejalanya, cara pencegahannya sampai apabila mengalami kematian. Virus ini membuatku makin banyak belajar, makin mawas diri, makin protektif terhadap anggota keluarga terutama masalah kebersihan, kesehatan dan gizi makanan. 

Semoga covid-19 segera hilang dari peradaban manusia, kehidupan kembali seperti sedia kala dan bisa berkarya kembali dimanapun keberadaan kita. Amiinn

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Saturday, 4 April 2020

Integrasi Sosial

April 04, 2020 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai semuanya gimana kabarnya? Mohon maaf ya di blogpost kali ini aku pakai untuk publikasi materi pembelajaranku saat mengajar di sekolah. Yah, karena keterbatasan untuk bertatap muka dengan siswa maka mau gak mau aku harus menyampaikan materi secara online atau sering disebut sebagai daring (dalam jaringan). Sebenarnya aku sudah melakukan live streaming di Channel YouTube berkali-kali bahkan berencana akan on air di Pro 2 RRI Surakarta minggu depan, tapi rasanya kurang puas kalau tidak ada jejak tulisan.


Nah, di semester kedua ini khusus kelas XI (sebelas) anak-anak IPS akan mendapat pelajaran Sosiologi tentang Integrasi dan Disintegrasi Sosial. Di blogpost ini akan sedikit merangkum materi tentang Integrasi Sosial lebih dahulu dan mungkin akan berlanjut pada Disintegrasi pada blogpost selanjutnya.

Apa sih sebenarnya Integrasi Sosial itu?

Menurut KBBI, integrasi berarti pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. Sementara itu, sosial berarti berkenaan dengan masyarakat. Dari sini, dapat disimpulkan bahwa integrasi sosial berarti pembauran di dalam lapisan masyarakat yang berbeda-beda sehingga perbedaan yang ada tersebut tidak tampak, melainkan kesatuan yang utuh atau bulat-lah yang nampak.

Menurut ahli sosiologi, Gillin, integrasi sosial merupakan sebuah bagian dari serangkaian proses sosial yang terjadi akibat adanya perbedaan, baik itu budaya, emosional, fisik, maupun perilaku. Banton juga berpendapat bahwa integrasi ialah pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, tetapi tidak memberi makna penting pada perbedaan ras tersebut.

Menurut pendapat yang dikemukakan oleh William F. Ogburn dan Mayer Nimkoff, syarat berhasilnya dari suatu integrasi sosial ialah sebagai berikut:
  1. Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan satu dengan yang lainnya. Hal ini berarti kebutuhan fisik berupa sandang dan pangan serta kebutuhan sosialnya dapat di penuhi oleh budayanya. Terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini menyebabkan masyarakat perlu saling menjaga keterikatan antara satu dengan lainnya.
  2. Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan (consensus) bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai social yang di lestarikan dan di jadikan pedoman dalam berinteraksi satu dengan yang lainnya, termasuk menyepakati hal-hal yang di larag menurut kebudayaannya.
  3. Norma-norma dan nilai social itu berlaku cukup lama dan di jalankan secara konsisten serta tidak mengalami perubahan sehingga dapat menjadi aturan baku dalam melangsungkan proses interaksi social.

Faktor yang mempercepat atau memperlambat integrasi sosial antara lain :

  1. Homogenitas kelompok. Kemajemukan sosial selalu mengisi setiap lini kehidupan sosial hanya tiap-tiap kehidupan sosial akan memiliki intensitas (tingkat tinggi dan rendah) yang berbeda-beda. Integrasi antar kemajemukan sosial ini akan tercapai jika antar  elemen pembentuk struktur sosial tersebut berusaha membentuk integritas sosial dengan menekankan kesadaran untuk mengurangi intensitas perbedaan masing-masing elemen sosial tersebut.
  2. Besar kecilnya kelompok. Jika kehidupan sosial relativ kecil, maka akan mudah mencapai integrasi sosial dibandingkan dengan kelompok yang memiliki intensitas perbedaanya lebih besar.
  3. Mobilitas sosiogeografis. Mobilitas sosial artinya perpindahan manusia dari tempat yang  satu ke tempat yang lain dengan berbagai latar belakang tujuan. Pada umumnya mobilitas sosial di indonesia di dominasi oleh tingginya tingakat urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan.
  4. Efektifitas dan efesiensi komunikasi. Cepat lambatnya integrasi sosial akan sangat dipegaruhi oleh tingkat efektivitas dan efesiensi komunikasi sosial, sebab komunikasi merupakan salah satu prasyarat terjadinya interaksi, sedangkan interaksi merupakan prasyarat terjadinya integrasi maupun konflik sosial.
Bentuk-bentuk integrasi Sosial :
  1. Integrasi Normatif adalah integrasi yang terjadi akibat terdapat beberapa norma yang berlaku di dalam masyarakat,  contoh dalam hal ini yaitu masyarakat Indonesia yang disatukan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika
  2. Integrasi Fungsional adalah integrasi yang terbentuk dari adanya akibat serta fungsi-fungsi tertentu di dalam masyrakat. Contoh dalam hal ini yaitu Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, mengintegrasikan dirinya dengan melihat fungsi dari masing-masing seperti suku bugis melaut, jawa pertanian, serta Minang yang pandai dalam berdagang.
  3. Integrasi Koersif adalah integrasi yang terbentuk dengan didasari kekuasaan yang dimiliki oelh penguasa. Dalam kasus ini penguasa akan mengenakan cara koersif.

Proses integrasi sosial :
  1. Proses Interaksi. Proses interaksi merupakan proses paling awal untuk membangun suatu kerja sama dengan ditandai adanya kecenderungan-kecenderungan positif yang dapat melahirkan aktivitas bersama.
  2. Proses Identifikasi. Proses interaksi dapat berlanjut menjadi proses identifikasi manakala masing-masing pihak dapat menerima dan memahami keberadaan pihak lain seutuhnya. Pada dasarnya, proses identifikasi adalah proses untuk memahami sifat dan keberadaan orang lain.
  3. Kerjasama (Kooperation). Menurut Charles H. Cooley mengatakan bahwa kerja sama timbul apa bila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut melalui kerja sama,kesadaran akan adanya kepentingan-kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta-fakta yang penting dalam kerja sama yang berguna.
  4. Proses Akomodasi. Akomodasi sebenarnya merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan,sehingga lawan tersebut kehilangan kepribadiannya
  5. Proses Asimilasi. Asimilasi merupakan suatu proses sosial dalam taraf kelanjutan yang ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak, sikap dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan-kepentingan dan tujuan-tujuan bersama.
  6. Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri.
  7. Proses Integrasi. Proses integrasi merupakan proses penyesuaian antar unsur masyarakat yang berbeda hingga membentuk suatu keserasian fungsi dalam kehidupan. Dalam integrasi sosial, terdapat kesamaan pola pikir, gerak langkah, tujuan dan orientasi serta keserasian fungsi dalam kehidupan. Adanya hal ini dapat mewujudkan keteraturan sosial dalam masyarakat.
Faktor pendorong integrasi sosial: 
  1. Toleransi terhadap perbedaan.
  2. Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi.
  3. Sikap saling menghargai orang lain.
  4. Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat.
  5. Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan.
  6. Perkawinan campuran (amalgamation)
Selamat belajar
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sumber : 

Monday, 30 March 2020

[REVIEW] Tangkal Virus Corona dengan Rajin Mandi Pakai Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

March 30, 2020 2
Assalamualaikum Wr. Wb.

Semenjak virus corona dinaikan statusnya oleh WHO menjadi pandemi dan sejak Presiden RI mengumumkan bahwa Indonesia telah positif pada awal maret lalu semakin membuat kita sadar arti pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan. Nah, ternyata dengan keluarnya anannouncement tersebut masyarakat mulai panik dan resah, tidak sedikit yang kemudian brutal memborong bahan pangan juga alat-alat kesehatan yang ada di supermarket. Coba deh kalian tengok baik di apotek maupun di supermarket, kalau mau cari masker dan hand sanitizer susahnya nauzubillah. Giliran ada harganya selangit.


Kalau aku sih lebih prepare beli sabun kemudian rajin-rajin aja deh untuk cuci tangan bahkan setiap habis keluar rumah aku langsung masuk kamar mandi untuk mandi serta mengganti seluruh pakaian. Karena konon mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir lebih efektif untuk membunuh virus. Dari sisi penggunaan hand sanitizer setelah digunakan 5 kali, tangan harus dicuci untuk mencegah resistensi antiseptik. Sedangkan sabun dapat digunakan berulang kali. Dengan menggunakan hand sanitizer residu kuman yang mati masih menempel di tangan. Sedangkan jika menggunakan sabun, residu kuman yang mati terbawa air mengalir. Nah kira-kira ngerti kan lebih efektif yang mana?

Oia ngomong-ngomong soal rajin mandi, selain karena alasan menjaga kebersihan tubuh dari virus corona juga karena ketagihan dengan harumnya body wash yang beberapa minggu ini aku baru beli. Kalian kenal gak dengan Vitalis? Pasti deh kalian mengenal Vitalis sebagai brand parfum, hayoo ngaku... Sama, aku awalnya juga taunya Vitalis itu parfum tapi sekarang doi udah punya produk baru berupa body wash yang harumnya kayak parfum jadi sehabis mandi serasa kayak mandi parfum aja.

Nah, di blogpost kali ini aku sengaja akan menuliskan sedikit review dari si Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash ini. Ada tiga varian yang tiga varian dengan masing-masing manfaat dan kandungan aktif sebagai berikut:
  1. White Glow (Skin brightening) dengan kandungan Licorice dan Susu membantu mencerahkan kulit. 
  2. Fresh Dazzle (Skin refreshing) dengan kandungan Jeruk Yuzu dan Teh Hijau memberikan kesegaran saat mandi dan membuat mood lebih baik.
  3. Soft Beauty (Skin nourishing) dengan kandungan Alpukat dan Vitamin E membantu menutrisi kulit dan menjadikannya lembap.

Packaging

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dikemas dalam botol plastik kuat yang berisikan mulai dari 50 ml sampai dengan 450 ml. Kebetulan aku mendapatkan kemasan ukuran 200 ml dan sangat pas ukurannya  baik untuk dipakai harian di rumah atau dibawa bepergian. Selain kemasan botol, juga terdapat kemasan refill dalam bentuk pouch. Bagian tutup botolnya sangat aman dan tidak beresiko tumpah karena berbentuk tombol press on. Setiap varian memiliki warna dengan komposisi dan keharuman yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan konsumen.




Ingredients

Aqua, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Lauric Acid, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Palmitic Acid, Fragrance, Sodium PCA, Glycol Distearate, Cocamide Methyl MEA, Glycerin, Potassium Chloride, BHT, Tetrasodium EDTA, Etidronic Acid, Propylene Glycol, Camelia Sinensis Leaf Extract, Citrus Junos Fruit Extract, Butylene Glycol, Citric Acid, DMDM Hydantoin, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, CI 42090. CI 19140


Texture

Tekstur dari Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash sama seperti kebanyakan sabun cair lainnya; kental, licin, berwarna dan mengkilap. Dengan tekstur yang cukup kental membuat pemakaian lebih awet karena hanya dengan menuangkan sedikit sabun ke puff sudah mampu menghasilkan busa lembut dan wangi yang melimpah. Selama pemakaian kurang lebih 2 minggu aku merasakan nyaman di kulit karena tidak jadi kering padahal kulitku termasuk kulit yang sensitif. 



Scent

Dari ketiga varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash aku pertama kali mencoba kemasan hijau yang Fresh Dazzle. Varian yang ini diperkaya dengan ekstrak yuzu orange dan green tea. Any way kemasan yang Fresh Dazzle ini tidak hanya sekedar wangi tetapi memberikan efek menyegarkan yang tahan lama. Sangat cocok dipakai mandi setelah melakukan aktivitan outdoor seperti olah raga atau kerja di lapangan.

Varian kedua adalah kemasan warna pink yaitu Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow. Wanginya memang tidak sekuat Fresh Dazzle tetapi lebih soft dan manis karena kandungan cherry dan raspberry. Varian ini membuatku lebih merasa feminim karena keharumannya yang natural dari buah-buahan. 

Terakhir adalah kemasan ungu yaitu Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty yang diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E, untuk menutrisi kulit agar tetap elastis dan lembut. Wangi dari varian soft beauty ini menurutku adalah perpaduan antara sporty dan feminim yang ada pada kedua varian sebelumnya. Setelah pemakaian akan terasa efek segar yang membuat relax.

Price

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dapat dibeli di beberapa e-commerce seperti Blibli, Shopee, Tokopedia atau secara offline di supermarket seperti Indomaret atau Alfamart dengan harga Rp 26.000,00 untuk satu paket kemasan botol 100 ml dan refill ukuran 450 ml.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Wednesday, 11 March 2020

Pengalaman Sirkumsisi (Sunat) Pada Balita

March 11, 2020 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Sudah lama pengen cerita tentang masalah fimosis yang terjadi pada anak keduaku Arka, tapi baru kali ini bisa menuliskannya. Seperti yang aku tuliskan di beberapa blogpost tentang kelahiran Arka, dia lahir begitu sempurna di mataku. Namun seiring pertumbuhannya berbagai problem kesehatan nampak mulai muncul satu persatu. Mulai dari pneumonia, fimosis sampai yang terakhir akhirnya dokter spesialis anak memvonisnya asma. Nah kali ini aku akan sedikit bercerita masalah fimosis yang sebenarnya sudah lama sekali terdeteksi tetapi baru bulan kemaren dilakukan sirkumsisi atau bahasa gampangnya disunat.

Persiapan masuk ruang operasi

Awal mula curiga fimosis adalah saat dia beranjak sekitar usia 4-5 bulan, anak ini tiba-tiba ogah-ogahan nyusu dan jarang sekali buang air kecil. Trus dia sekalinya mau nyusu banyak pasti berakhir muntah, kayanya perutnya diisi dikit aja udah langsung penuh gitu. Pernah aku ngecek seberapa mili sih dia mampu menghabiskan ASI sekali minum dan aku kuwatir banget karna di usia 4 bulan yang semestinya bisa minum 80-120 ml dia hanya mau minum 50 ml kalau kelabihan pasti muntah.

Pernah juga suatu ketika muncul bercak orange kemerahan di diapersnya, aku langsung shock dong ya itu kaya darah gitu menurutku. Pikiran sudah kemana-mana, takut banget dia infeksi saluran kencing. Langsung kubawa tuh anak ke dokter dan dilakukan cek urine. Alhamdulillah hasilnya negatif, lega trus kenapa dong sampai keluar bercak merah? Kata dokternya itu kurang minum dan cuaca panas juga bisa mempengaruhi. 

Oke lah waktu itu aku telateni lagi dia nyusu, kadang selesai nyusu langsung (breastfeeding) masih aku suapi ASI Perah pakai sendok. Ya, waktu itu benar-benar perjuangan banget karena walaupun dia kelihatan gendut tetapi berat badannya naik gak pernah ngebut kaya pada bayi-bayi lainnya yang diawal kelahiran selalu kenaikan berat badannya ciamik banget.

Usia 9 bulan masalah fimosis itu mulai dipastikan diagnosisnya dan benar dokter bedahpun mengiyakan kalau ni anak fimosis. Beliau ngasih sugest untuk dibuka dulu ujung penisnya yang lengket biar ada sirkulasi di ujung penisnya jadi gak menghambat air urine yang mau keluar. Well, kita turuti aja waktu itu dibuka kulup penisnya yang lengket ke ujung penisnya dan tiap hari telaten bersihin sekalian ngasih salep biar gak lengket lagi. Rutinitas ini berjalan sampai beberapa bulan sampai pada titik aku males lagi ngurusi tu titit bayi bahkan tiap hari aku pakein diapres. Udah jarang banget aku bersih-bersihin tuh ujung penis karena dia lebih sering dimandiin mbaknya. 

Hingga suatu Sabtu saat aku masih di Sekolah, masih ada jam ngajar tiba-tiba suami kirim pesan WA bilang Arka ngeluh penisnya sakit. Aku bales aja coba deh dilepas dulu diapernya dan pakain celana yang longgar. Sorenya aku sampe rumah, dan kucek tuh penis udah kayak bengkak gitu dan ujungnya jadi merah. Mertua ngira itu digigit serangga tapi aku dah langsung mikir nih anak gak bisa pipis lancar lagi dan mulai infeksi nih kayaknya. Langsung ku minta suami telp dokter  bedah yang dulu buka kulupnya. Kebetulan banget ada jam praktek di RS Hermina dan kita langsung cus kesana. 

"Ini harus di sunat nih, udah infeksi nih kalo kayak gini. Dibuka paling nanti gak sampai 8 jam udah ngembung lagi ujungnya" Yah, walaupun rada gak siap akhirnya kami iyain aja kata dokternya dari pada ditunda-tunda makin beresiko.

Hari itu Sabtu sore kita langsung daftar nginep dan rencana malemnya jam 20.00 WIB mau langsung tindakan sirkumsisi. But, akhirnya tindakan diundur Minggu pagi sekitar jam 08.00 WIB karena hari itu kan malem minggu dan dokter anestesi pada udah gak ada yang stay atau bisa di calling. Wajar sih ya malam minggu, dokter juga butuh metime.

Paginya saat mau tindakan sih perasaanku masih biasa aja tapi saat dokter anestesi ngasih penjelasan tentang SOP operasi, aku langsung deh super melloww takut kejadian macem-macem dan takut kehilangan. Kita nunggu di luar sekitar 30 menit dan di suruh suster masuk untuk menemani pemulihan katanya operasi sudah selesai dan semua berjalan lancar. Ya Allah legaaaaa banget rasanya...

Masa pemulihan ini yang bikin aku bener-bener kepayahan ngadepin ni anak. Dia jadi super cranky rewel dan terus menerus nangis. Dia bener-benar pulih dari efek biusnya lama banget sampe sekitar habis dzuhur baru bisa dipindah ke ruang perawatan. Sampe di ruang perawatan yang ada di lantai 4 aku lihat ni anak gak tega, sedih aku tuh kasihan banget langsung tak tawari minum dan kebetulan aku sama suami dari pagi juga belum sempet sarapan akhirnya order Grab Food Ayam Geprek Keprabon. Saat pesanan dateng langsung dibuka sama suami, dia juga pengen cepet-cepet makan karna sudah kelaperan. "Eh coba dong anaknya disuapin siapa tau mau kan laper semaleman puasa" Aku bilang gitu. Habis sesuap dia minta lagi, lagi dan lagi sampe sekotak nasi geprek ludes nih dimakan sama Arka. Ya Allah nak laper banget ya nak? 



Sorenya setelah semua administrasi beres, kita diperbolehkan pulang. Drama itupun dimulai saat sampai di rumah. Dia nangis terus sepanjang hari sambil bilang "sakit..sakit..sakit" sampai kakaknya aja ikutan nangis lihat adeknya kesakitan kayak gitu. Dan sedihnya ni malah kakaknya yang jadi kayak trauma gitu kalau ngomongin sunat. Dia bilang gak mau disunat kan sakit kayak adek itu.. PR banget nih buat kami buat ngilangin traumanya.

Dokter bilang penyembuhan butuh waktu sekitar 3 minggunan karena kulupnya bener-bener lengket dan sudah ada infeksi jadi beda sama penyembuhan untuk sunat yang normal. Ternyata gak sampai seminggu ni anak sudah gak betah diam udah lari-larian, panjat-panjat kemana-mana. Ya Allah Alhamdulillah banget.  Mungkin bisa sembuh secepat itu karena ni anak jadi gampang banget makan protein-protein, ayam, ikan, telor semua oke aja dia makan.

Semoga sehat terus ya sayang. 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Monday, 9 March 2020

Bagaimana Cara Menumbuhkan Rasa Kasih Sayang Pada Diri Anak?

March 09, 2020 6
Assalamualaikum Wr. Wb.

Pemikiran tentang kasih sayang sekarang mulai mengalami pergeseran arti, banyak anak-anak menganggap kasih sayang itu dinilai dari meteri. Sering anak mengangap bahwa orang tua sayang terhadapnya apabila apa yang  diinginkan dipenuhi. Ini yang sekarang aku alami pada anak sulungku. Perih rasanya hati ini saat dia melontarakan kalimat "Ibu jahat gak mau belikan aku bla bla bla (Someting he want, makanan, ice cream, mainan atau keinginan lain yang dia kehendaki)". Disitu aku benar-benar merasa jadi ibu yang jahat, bukan karena gak mampu menuruti keinginannya tetapi kenapa aku belum bisa mendidik anakku menjadi anak yang pandai berterimakasih dan bersyukur padahal selama ini tidak kurang-kurang aku memenuhi kebutuhannya.


Hati ini tambah terkoyak saat membaca berita tentang anak ABG di Jakarta Pusat yang masih berusia 15 tahun sudah terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang anak balita. Anak yang terbiasa berprestasi, memiliki karakter pendiam tetapi punya hasrat untuk membunuh demi mendapat suatu titik kepuasan. Media selalu memberitakan bagaimana kesedihan orang tua korban dan sedikit sekali yang menyoroti bagaimana perasaan orang tua pelaku. Aku tidak bisa bayangkan bagaimana perasaan dan emosi kedua orang tua pelaku melihat anaknya tega melakukan tindakan sekeji itu terhadap orang dekat yang ada disekitarnya.  Mereka tentu saja merasa sangat gagal mendidik anaknya. Mereka hancur dengan perasaan berdosa, bersalah, malu dan perasaan tidak berguna sebagai orang tua.


Membentuk karakter anak  sesuai dengan nilai dan norma adalah sebuah PR orang tua yang tiada habisnya. Apalagi di era globalisasi yang telah banyak membawa perubahan sosial mau tidak mau menjadikan tugas kita sebagai orang tua semakin berat. Kita sendiri harus belajar lagi untuk menyesuaikan dengan perkembangan, belum juga memahami apa yang kita pelajari tetapi harus menyampaikannya dengan baik kepada anak-anak kita. Bukankah itu pekerjaan yang sulit?

Sekarang anak-anak bebas berkelana kemanapun meskipun kita melihat mereka meringkuk di atas sofa ruang tamu, mereka yang mengaku anak rebahan itu ternyata pikirannya sudah sampai di belahan dunia manapun. Ya, semua itu berkat kecanggihan teknologi. Aku tidak pernah menganggap bahwa teknologi adalah disruption bagi pendidikan keluarga tetapi menjadi tantangan besar yang harus kita kendalikan sehingga dapat memberikan manfaat yang baik untuk perkembangan anak-anak kita.

Kembali lagi kepada kasus pembunuhan oleh anak ABG 15 tahun di atas, apakah semuanya adalah kesalahan anak itu sendiri atau justru kedua orang tuanya? Miris sekali ketika kubilang orang tua memberikan andil terbesar dalam membentuk karakter anak. Bagaimana seorang anak kemudian tumbuh menjadi sosok yang kejam, tidak punya belas kasihan bahkan kehilangan rasa kasih sayang. Kemudian bagaimana cara kita untuk menumbuhkan rasa kasih sayang itu pada diri anak-anak kita sehingga mereka dapat tumbuh menjadi orang yang penuh cinta? Aku sendiri tidak bisa berbicara banyak karena masih berada dalam tahap belajar dan berjuang membangun karakter itu kepada anak-anakku di rumah ataupun anak-anakku di sekolah tempatku mengajar.

Hal pertama yang selalu aku tekankan, aku ulang-ulang adalah mengajak anak-anak untuk menghargai sesama. Tidak hanya menghargai secara vertikal yang artinya cukup orang yang lebih dewasa, orang yang lebih berkuasa yang kita hargai tetapi kepada siapapun meskipun mereka adalah orang-orang yang usia atau statusnya dibawah kita. Lebih-lebih terhadap sesama manusia, kasih sayang kepada alam dan makhluk selain manusiapun harus ditumbuhkan. Misalkan merawat tanaman, mencintai binatang, mengajarkan anak untuk tidak buang sampah sembarangan karena hal tersebut bisa merusak lingkungan. Oh iya di kasus anak ABG itu juga ada yang memberitakan bahwa dia gemar sekali melakukan perbuatan sadis kepada binatang, melempar kucing dari lantai 2 dan lain sebagainya. Itulah mengapa rasa kasih sayang harus dipupuk sejak dini termasuk menyayangi binatang. Binatang juga bagian dari alam semesta dan selayaknya kita hidup berdampingan tanpa saling menyakiti.

Kedua berusaha memberikan perhatian sederhana untuk menunjukkan rasa kasih sayang orang tua kepada anak. Kita bisa memberikan apresiasi atau reward kecil atas setiap usaha baik yang telah dilakukan anak sehingga mereka bisa terpacu untuk selalu berbuat baik. Pemberian reward inipun juga disesuaikan porsinya, jangan sampai anak justru selalu berharap mendapatkan imbalan atas apa yang telah dilakukannya. Hal ini justru akan membentuk anak materialistis yang selalu mengharapkan imbalan.

Ketiga, selalu menunjukan wujud kasih sayang di depan mereka. Contoh kecilnya adalah dengan selalu membiasakan berjabat tangan saat akan berangkat atau pulang dari bepergian.  Sering menunjukan cinta dengan mengucap "Aku sayang........" serta berkata lembut kepada siapapun.

Keempat, aku mulai mengajak anak-anak untuk melakukan wisata atau kunjungan ke tempat-tempat yang tidak biasa, misalnya mengalihkan kebiasaan jalan-jalan ke mall kemudian sekali-kali diajak ke daerah pedesaan dengan rutinitas kerja yang lebih keras. Bisa juga mengajak ke panti asuhan dan tempat-tempat dimana orang atau anak yang kurang beruntung dari pada anak kita berkumpul sehingga dapat menumbuhkan rasa simpati, empati dan rasa bersyukur.

Kelima, ini paling penting untuk diperhatikan oleh setiap orang tua yaitu bagaimana perilaku anak dalam menggunakan teknologi khususnya gadget. Mau tidak mau orang tua harus masuk ke dalam dunia yang disukai anak-anak. Game misalnya, orang tua juga harus mampu memanfaatkan fasilitas game sebagai media belajar bagi anak-anak bukan sekedar sebagai tempat main-main yang nantinya akan membunuh karakter baik anak itu secara perlahan-lahan. Atau yang mungkin sudah punya anak remaja cewek yang mulai menyukai film-film drama macam drama korea, baca-baca novel online seperti wattpad, webtoon dan lain sebagainya. Kita sebagai orang tua harus tau apa yang mereka mainkan dan mereka baca biar bisa menilai itu pantas gak buat anak-anak seusianya.

Sebagai orang tua, kita selalu berdoa agar dimampukan mendidik anak-anak yang berakhlak mulia dan memiliki rasa kasih sayang yang tinggi dengan sesama dan lingkungan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Thursday, 5 March 2020

Tantangan Mendidik Generasi Zelenial

March 05, 2020 2
Assalamualaikum Wr. Wb.

Lama gak posting blog tapi sekalinya mau posting kenapa bahasannya jadi kelihatan berat banget sih ya... Hmmm ini adalah kegelisahan yang selama ini aku rasakan dan bermaksud menuliskannya sebagai healing pada diriku sendiri. And maybe aku bakalan ngikutin cara Raditya Dika untuk bisa menemukan ide kreatifnya dalam membuat konten yaitu dengan mencari kegelisahan yang ada di hati dan pikirannya kemudian dijadikan bahan untuk menciptakan kreativitas.


Well, semenjak berkecimpung dalam profesi guru aku semakin banyak menemukan permasalahan dan tantangan dalam mendidik anak. Permasalahan itu semakin rumit dibandingkan dulu saat aku masih belum menekuni profesi ini, bisa dibilang apa yang kualami dulu tidak seberapa karena hanya sebatas masalah tantrum pada balita. Lalu gimana emosionalnya jiwa ibu saat menghadapi anak gak mau makan atau stresnya ngadepin BB anak yang stuck berbulan-bulan.

Saat ini aku dihadapkan pada generasi yang lebih dikenal dengan generasi Zelenial yaitu perpaduan antara generasi Z dan generasi Y (milenial). Perubahan dan perkembangan ini tidak hanya sekedar peralihan dari penggunaan media komunikasi konvensional ke media digital tetapi juga mengenai sikap, cara belajar, karakter sampai cara pandang mereka terhadap suatu gejala. Sisi positif dari karakter zelenial umumnya ditandai oleh peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media dan teknologi digital.  Karena melimpahnya informasi ini, maka generasi Zelenial diperkirakan menjadi generasi yang memiliki wawasan lebih dan kaya akan data. Mereka lebih terbuka, pendukung kesetaraan hak, kepercayaan diri yang bagus, dan mampu mengekspresikan perasaan. Dengan demikian mereka akhirnya bersifat liberal, optimis dan mudah menerima ide-ide baru. Namun generasi ini terkesan individual, mengabaikan masalah politik, fokus pada nilai-nilai materialistis dan kurang peduli terhadap sesama. Bahkan generasi ini cenderung malas, narsis, dan potensial melakukan atau mengalami bullying karena rasa saling menghargai mereka sudah hilang.

Aku sendiri terlahir di tahun 90an berarti masih masuk dalam generasi milenial tetapi ternyata ketika aku menghadapi generasi Z banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Bagaimana cara mengajar anak-anak generasi Zelenial sehingga kita bisa memanusiakan mereka dan tetap memberikan kemerdekaan untuk belajar? Ini adalah kegelisahan luar biasa yang hampir tiap hari menyelimuti pikiran saat kakiku melangkah memasuki gerbang sekolah di pagi hari.

Baca juga : Menjadi Guru Madrasah

Tak jarang pula aku menghadapi sebrangan pendapat dengan teman sejawat tentang cara mengajar dimana mereka masih sering beranggapan bahwa teknologi khususnya gadget adalah disruption yang telah memasuki dunia pendidikan dan menyita perhatian peserta didik. Akhirnya kebijakan yang dilakukan sering menjadi kontroversi dalam lingkungan baik sekolah maupun masyarakat. Selain itu membangun hubungan dengan peserta didik saat ini bukanlah perkara mudah. Untuk bisa memahami karakternya mau gak mau kita harus masuk ke dalam dunia mereka sehingga mampu memberikan pendampingan dan bimbingan secara bijaksana tetapi terkadang generasi Z mengartikan kedekatan itu sebagai bentuk perhatian yang lain. Makanya untuk bisa menemukan porsi yang tepat dalam membangun hubungan antara guru dan peserta didik adalah hal yang pelik.

Lalu apa yang sudah aku lakukan dalam menghadapi itu semua?

Pertama, aku selalu berusaha mencari data dari setiap apa yang dilakukan. Kebiasaan ini akan membuat setiap unsur baik manajemen, guru, pegawai dan siswa mampu meletakkan tujuan pertumbuhan dirinya masing-masing secara transparan. Melakukan verifikasi, klarifikasi dan positif thingking setiap menemukan isu. Mencoba untuk berpikir secara objektif tanpa memberikan justifikasi terhadap objek. Ketika menghadapi anak dengan problem yang mereka bawa aku selalu berusaha memposisikan diri di posisi anak, kemudian memahami perasaannya baru selanjutnya kita berdiskusi dan bersama-sama menemukan solusi yang tepat.


Kedua, berusaha bertanggung jawab secara profesional pada diri kita sendiri dan terhadap orang yang kita layani dalam hal ini khususnya adalah peserta didik. Bertanggung jawab terhadap diri sendiri dapat ditunjukkan dengan menjadi role model yang baik terhadap peserta didik dan orang-orang disekitar kita, ada sinkronasi antara apa yang kita ucapkan dengan apa yang kita lakukan. Kalau dalam bahasa Islam adalah ilmu dan adab yang selaras. Bertanggung jawab terhadap orang yang kita layani, apakah kita sudah melakukan pembelajaran yang pantas? Cara belajar generasi zelenial tidak bisa disamakan dengan generasi-generasi sebelumnya jadi guru harus mampu menjembatani kesenjangan itu. Melakukan pembelajaran dengan metode-metode yang inovatif menjadi tantangan yang harus dipecahkan setiap pendidik. Bisa dengan berkolaborasi dengan anak untuk menentukan pemilihan metode belajar misalnya dengan memilih metode game based learning untuk membantu anak menemukan sebuah kesimpulan atas materi.

Ketiga, mendesain materi dan penugasan secara jelas dengan pendekatan yang sesuai, esensial, bernilai manfaat secara langsung. Penyampaian materi dilakukan dengan membawa pikiran peserta didik kepada realita secara riil yang terjadi dalam kehidupan mereka. Apa pun substansi materi, guru wajib belajar mengikuti perkembangan untuk menyesuaikan isi dengan topik yang penting saat ini (uptodate issues). Selanjutnya peserta didik menemukan sendiri data, menganalisa, mengidentifikasi dan menyusun strategi penyelesaian membuat mereka aktif dan prinsip peserta didik sebagai pusat belajar menjadi pemandangan riil. Dengan demikian generasi zelenial tidak akan merasa belajar hal sia-sia karena tidak bisa diterapkan dalam kehidupan.

Huhh... rasanya sedikit plong bisa menceritakan setitik kegelisahan ini. Mohon koreksi dan masukan bagi siapapun yang sudah mempir ke blogpost ini demi kemajuan dunia pendidikan secara umum dan secara khusus dapat membantuku untuk meningkatkan kompetensi sebagai seorang pendidik di era industri 4.0 dengan generasi zelenial.

Wassalamualaikum Wr. Wb.



Monday, 6 January 2020

Beiji Park, Wisata Hits Orang Pacitan

January 06, 2020 0
Assalamu'alaikum,

Tahun 2019 menjadi tahun pertama aku merasakan nikmatnya liburan sekolah. Semua itu karena pada tahun itu pula aku beralih profesi dari wanita kantoran jadi anak sekolahan hehehehe

Sebenarnya pengen sekali menghabiskan waktu liburan dengan wisata ke luar kota yang lebih berlevel, eh lebih jauh maksudnya biar gak dibilang "dolanmu kurang adoh" terus, tapi ternyata aku harus bersabar dan bekerja lebih keras lagi untuk itu semua. Kebetulan juga beberapa hari menjelang liburan kami serumah malah jatuh sakit semua dan parahnya si bontot sudah hampir 3 minggu batuk pilek gak sembuh-sembuh bahkan berkali-kali asmanya kambuh. Akhir cerita ya kita pilih mengisi liburan dengan pulang ke kampung halaman di Pacitan. Selain menghemat anggaran, jujur saja rasa kangen pada orang tua sudah sangat menggebu-gebu karena terakhir ketemu saat adek nikahan di bulan Oktober lalu. 


Meskipun aku punya waktu liburan kurang lebih 10 hari tetapi pada kenyataannya kami hanya bisa menikmati liburan sekitar 5 hari di Pacitan. Ayah yang tidak bisa ambil cuti dan harus bolak-balik Pacitan Solo  adalah penyebab utamanya selebihnya karena kami kehabisan baju ganti karena di sana sedang musim susah air. Mau gak mau kami harus segera pulang lagi ke Solo demi bisa ganti baju bersih wkwkwkwk. Entah, aku juga heran saat di kota pada banjir kenapa di sana masih aja susah air bersih.

Waktu liburan yang hanya sebentar itu kami manfaatkan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata baru yang ada di sana. Anyway pengen banget ngajak dolan sekeluarga barengan bapak mamak dan adek beserta istrinya, tapi gagal bosque. Emak lagi flu berat dan adek ipar sedang teler ngidam. Ya sudahlah akhirnya kami berangkat berempat aja. And tujuan pertama kami adalah "Beiji Park", wisata yang baru aja dibuka dengan konsep taman bermain dan berfoto. Beiji Park masih sangat baru, diresmikan pada bulan Juli 2019. Wisata yang viral dan menghipnotis masyarakat untuk mendatanginya ini terletak di Dusun Beji, Desa Dadapan, Kabupaten Pacitan. 


Beiji Park memiliki berbagai wahana bermain maupun spot berfoto yang instgramable. Lokasi yang berada di perbukitan dengan pepohonan tinggi memberikan suasana sejuk dan asri sehingga membuat pengujung betah berlama-lama.  Tiket masuk ke wisata ini cukup murah yaitu 10K perorang dan untuk anak-anak masih digratiskan.


Selain spot foto yang aduhai di Beiji Park juga menyedianak wisata outbound untuk semua usia baik anak-anak maupun dewasa. Ada jaring-jaring, flying fox, ayunan, sepeda gantung dan lain sebagainya. Seluruh wahana insyallah aman karena didampingi oleh petugas. Menariknya lagi, dari Beiji Park pengunjung dapat memandang hamparan kota kecil Pacitan dan Pantai Teleng Ria yang biru nan indah dilihat dari kejauhan dan ketinggian. 










Ada yang penasaran gak dengan Beiji Park? Hayuk segera agendakan waktu untuk berkunjung kesana ya sodara-sodara.

Wassalamu'alaikum