Monday, 30 March 2020

[REVIEW] Tangkal Virus Corona dengan Rajin Mandi Pakai Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

March 30, 2020 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Semenjak virus corona dinaikan statusnya oleh WHO menjadi pandemi dan sejak Presiden RI mengumumkan bahwa Indonesia telah positif pada awal maret lalu semakin membuat kita sadar arti pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan. Nah, ternyata dengan keluarnya anannouncement tersebut masyarakat mulai panik dan resah, tidak sedikit yang kemudian brutal memborong bahan pangan juga alat-alat kesehatan yang ada di supermarket. Coba deh kalian tengok baik di apotek maupun di supermarket, kalau mau cari masker dan hand sanitizer susahnya nauzubillah. Giliran ada harganya selangit.


Kalau aku sih lebih prepare beli sabun kemudian rajin-rajin aja deh untuk cuci tangan bahkan setiap habis keluar rumah aku langsung masuk kamar mandi untuk mandi serta mengganti seluruh pakaian. Karena konon mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir lebih efektif untuk membunuh virus. Dari sisi penggunaan hand sanitizer setelah digunakan 5 kali, tangan harus dicuci untuk mencegah resistensi antiseptik. Sedangkan sabun dapat digunakan berulang kali. Dengan menggunakan hand sanitizer residu kuman yang mati masih menempel di tangan. Sedangkan jika menggunakan sabun, residu kuman yang mati terbawa air mengalir. Nah kira-kira ngerti kan lebih efektif yang mana?

Oia ngomong-ngomong soal rajin mandi, selain karena alasan menjaga kebersihan tubuh dari virus corona juga karena ketagihan dengan harumnya body wash yang beberapa minggu ini aku baru beli. Kalian kenal gak dengan Vitalis? Pasti deh kalian mengenal Vitalis sebagai brand parfum, hayoo ngaku... Sama, aku awalnya juga taunya Vitalis itu parfum tapi sekarang doi udah punya produk baru berupa body wash yang harumnya kayak parfum jadi sehabis mandi serasa kayak mandi parfum aja.

Nah, di blogpost kali ini aku sengaja akan menuliskan sedikit review dari si Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash ini. Ada tiga varian yang tiga varian dengan masing-masing manfaat dan kandungan aktif sebagai berikut:
  1. White Glow (Skin brightening) dengan kandungan Licorice dan Susu membantu mencerahkan kulit. 
  2. Fresh Dazzle (Skin refreshing) dengan kandungan Jeruk Yuzu dan Teh Hijau memberikan kesegaran saat mandi dan membuat mood lebih baik.
  3. Soft Beauty (Skin nourishing) dengan kandungan Alpukat dan Vitamin E membantu menutrisi kulit dan menjadikannya lembap.

Packaging

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dikemas dalam botol plastik kuat yang berisikan mulai dari 50 ml sampai dengan 450 ml. Kebetulan aku mendapatkan kemasan ukuran 200 ml dan sangat pas ukurannya  baik untuk dipakai harian di rumah atau dibawa bepergian. Selain kemasan botol, juga terdapat kemasan refill dalam bentuk pouch. Bagian tutup botolnya sangat aman dan tidak beresiko tumpah karena berbentuk tombol press on. Setiap varian memiliki warna dengan komposisi dan keharuman yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan konsumen. 



Ingredients

Aqua, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Lauric Acid, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Palmitic Acid, Fragrance, Sodium PCA, Glycol Distearate, Cocamide Methyl MEA, Glycerin, Potassium Chloride, BHT, Tetrasodium EDTA, Etidronic Acid, Propylene Glycol, Camelia Sinensis Leaf Extract, Citrus Junos Fruit Extract, Butylene Glycol, Citric Acid, DMDM Hydantoin, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, CI 42090. CI 19140


Texture

Tekstur dari Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash sama seperti kebanyakan sabun cair lainnya; kental, licin, berwarna dan mengkilap. Dengan tekstur yang cukup kental membuat pemakaian lebih awet karena hanya dengan menuangkan sedikit sabun ke puff sudah mampu menghasilkan busa lembut dan wangi yang melimpah. Selama pemakaian kurang lebih 2 minggu aku merasakan nyaman di kulit karena tidak jadi kering padahal kulitku termasuk kulit yang sensitif. 



Scent

Dari ketiga varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash aku pertama kali mencoba kemasan hijau yang Fresh Dazzle. Varian yang ini diperkaya dengan ekstrak yuzu orange dan green tea. Any way kemasan yang Fresh Dazzle ini tidak hanya sekedar wangi tetapi memberikan efek menyegarkan yang tahan lama. Sangat cocok dipakai mandi setelah melakukan aktivitan outdoor seperti olah raga atau kerja di lapangan.

Varian kedua adalah kemasan warna pink yaitu Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow. Wanginya memang tidak sekuat Fresh Dazzle tetapi lebih soft dan manis karena kandungan cherry dan raspberry. Varian ini membuatku lebih merasa feminim karena keharumannya yang natural dari buah-buahan. 

Terakhir adalah kemasan ungu yaitu Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty yang diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E, untuk menutrisi kulit agar tetap elastis dan lembut. Wangi dari varian soft beauty ini menurutku adalah perpaduan antara sporty dan feminim yang ada pada kedua varian sebelumnya. Setelah pemakaian akan terasa efek segar yang membuat relax.

Price

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dapat dibeli di beberapa e-commerce seperti Blibli, Shopee, Tokopedia atau secara offline di supermarket seperti Indomaret atau Alfamart dengan harga Rp 26.000,00 untuk satu paket kemasan botol 100 ml dan refill ukuran 450 ml.

Wassalamualaikum Wr. Wb.



Wednesday, 11 March 2020

Pengalaman Sirkumsisi (Sunat) Pada Balita

March 11, 2020 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Sudah lama pengen cerita tentang masalah fimosis yang terjadi pada anak keduaku Arka, tapi baru kali ini bisa menuliskannya. Seperti yang aku tuliskan di beberapa blogpost tentang kelahiran Arka, dia lahir begitu sempurna di mataku. Namun seiring pertumbuhannya berbagai problem kesehatan nampak mulai muncul satu persatu. Mulai dari pneumonia, fimosis sampai yang terakhir akhirnya dokter spesialis anak memvonisnya asma. Nah kali ini aku akan sedikit bercerita masalah fimosis yang sebenarnya sudah lama sekali terdeteksi tetapi baru bulan kemaren dilakukan sirkumsisi atau bahasa gampangnya disunat.

Persiapan masuk ruang operasi

Awal mula curiga fimosis adalah saat dia beranjak sekitar usia 4-5 bulan, anak ini tiba-tiba ogah-ogahan nyusu dan jarang sekali buang air kecil. Trus dia sekalinya mau nyusu banyak pasti berakhir muntah, kayanya perutnya diisi dikit aja udah langsung penuh gitu. Pernah aku ngecek seberapa mili sih dia mampu menghabiskan ASI sekali minum dan aku kuwatir banget karna di usia 4 bulan yang semestinya bisa minum 80-120 ml dia hanya mau minum 50 ml kalau kelabihan pasti muntah.

Pernah juga suatu ketika muncul bercak orange kemerahan di diapersnya, aku langsung shock dong ya itu kaya darah gitu menurutku. Pikiran sudah kemana-mana, takut banget dia infeksi saluran kencing. Langsung kubawa tuh anak ke dokter dan dilakukan cek urine. Alhamdulillah hasilnya negatif, lega trus kenapa dong sampai keluar bercak merah? Kata dokternya itu kurang minum dan cuaca panas juga bisa mempengaruhi. 

Oke lah waktu itu aku telateni lagi dia nyusu, kadang selesai nyusu langsung (breastfeeding) masih aku suapi ASI Perah pakai sendok. Ya, waktu itu benar-benar perjuangan banget karena walaupun dia kelihatan gendut tetapi berat badannya naik gak pernah ngebut kaya pada bayi-bayi lainnya yang diawal kelahiran selalu kenaikan berat badannya ciamik banget.

Usia 9 bulan masalah fimosis itu mulai dipastikan diagnosisnya dan benar dokter bedahpun mengiyakan kalau ni anak fimosis. Beliau ngasih sugest untuk dibuka dulu ujung penisnya yang lengket biar ada sirkulasi di ujung penisnya jadi gak menghambat air urine yang mau keluar. Well, kita turuti aja waktu itu dibuka kulup penisnya yang lengket ke ujung penisnya dan tiap hari telaten bersihin sekalian ngasih salep biar gak lengket lagi. Rutinitas ini berjalan sampai beberapa bulan sampai pada titik aku males lagi ngurusi tu titit bayi bahkan tiap hari aku pakein diapres. Udah jarang banget aku bersih-bersihin tuh ujung penis karena dia lebih sering dimandiin mbaknya. 

Hingga suatu Sabtu saat aku masih di Sekolah, masih ada jam ngajar tiba-tiba suami kirim pesan WA bilang Arka ngeluh penisnya sakit. Aku bales aja coba deh dilepas dulu diapernya dan pakain celana yang longgar. Sorenya aku sampe rumah, dan kucek tuh penis udah kayak bengkak gitu dan ujungnya jadi merah. Mertua ngira itu digigit serangga tapi aku dah langsung mikir nih anak gak bisa pipis lancar lagi dan mulai infeksi nih kayaknya. Langsung ku minta suami telp dokter  bedah yang dulu buka kulupnya. Kebetulan banget ada jam praktek di RS Hermina dan kita langsung cus kesana. 

"Ini harus di sunat nih, udah infeksi nih kalo kayak gini. Dibuka paling nanti gak sampai 8 jam udah ngembung lagi ujungnya" Yah, walaupun rada gak siap akhirnya kami iyain aja kata dokternya dari pada ditunda-tunda makin beresiko.

Hari itu Sabtu sore kita langsung daftar nginep dan rencana malemnya jam 20.00 WIB mau langsung tindakan sirkumsisi. But, akhirnya tindakan diundur Minggu pagi sekitar jam 08.00 WIB karena hari itu kan malem minggu dan dokter anestesi pada udah gak ada yang stay atau bisa di calling. Wajar sih ya malam minggu, dokter juga butuh metime.

Paginya saat mau tindakan sih perasaanku masih biasa aja tapi saat dokter anestesi ngasih penjelasan tentang SOP operasi, aku langsung deh super melloww takut kejadian macem-macem dan takut kehilangan. Kita nunggu di luar sekitar 30 menit dan di suruh suster masuk untuk menemani pemulihan katanya operasi sudah selesai dan semua berjalan lancar. Ya Allah legaaaaa banget rasanya...

Masa pemulihan ini yang bikin aku bener-bener kepayahan ngadepin ni anak. Dia jadi super cranky rewel dan terus menerus nangis. Dia bener-benar pulih dari efek biusnya lama banget sampe sekitar habis dzuhur baru bisa dipindah ke ruang perawatan. Sampe di ruang perawatan yang ada di lantai 4 aku lihat ni anak gak tega, sedih aku tuh kasihan banget langsung tak tawari minum dan kebetulan aku sama suami dari pagi juga belum sempet sarapan akhirnya order Grab Food Ayam Geprek Keprabon. Saat pesanan dateng langsung dibuka sama suami, dia juga pengen cepet-cepet makan karna sudah kelaperan. "Eh coba dong anaknya disuapin siapa tau mau kan laper semaleman puasa" Aku bilang gitu. Habis sesuap dia minta lagi, lagi dan lagi sampe sekotak nasi geprek ludes nih dimakan sama Arka. Ya Allah nak laper banget ya nak? 



Sorenya setelah semua administrasi beres, kita diperbolehkan pulang. Drama itupun dimulai saat sampai di rumah. Dia nangis terus sepanjang hari sambil bilang "sakit..sakit..sakit" sampai kakaknya aja ikutan nangis lihat adeknya kesakitan kayak gitu. Dan sedihnya ni malah kakaknya yang jadi kayak trauma gitu kalau ngomongin sunat. Dia bilang gak mau disunat kan sakit kayak adek itu.. PR banget nih buat kami buat ngilangin traumanya.

Dokter bilang penyembuhan butuh waktu sekitar 3 minggunan karena kulupnya bener-bener lengket dan sudah ada infeksi jadi beda sama penyembuhan untuk sunat yang normal. Ternyata gak sampai seminggu ni anak sudah gak betah diam udah lari-larian, panjat-panjat kemana-mana. Ya Allah Alhamdulillah banget.  Mungkin bisa sembuh secepat itu karena ni anak jadi gampang banget makan protein-protein, ayam, ikan, telor semua oke aja dia makan.

Semoga sehat terus ya sayang. 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Monday, 9 March 2020

Bagaimana Cara Menumbuhkan Rasa Kasih Sayang Pada Diri Anak?

March 09, 2020 2
Assalamualaikum Wr. Wb.

Pemikiran tentang kasih sayang sekarang mulai mengalami pergeseran arti, banyak anak-anak menganggap kasih sayang itu dinilai dari meteri. Sering anak mengangap bahwa orang tua sayang terhadapnya apabila apa yang  diinginkan dipenuhi. Ini yang sekarang aku alami pada anak sulungku. Perih rasanya hati ini saat dia melontarakan kalimat "Ibu jahat gak mau belikan aku bla bla bla (Someting he want, makanan, ice cream, mainan atau keinginan lain yang dia kehendaki)". Disitu aku benar-benar merasa jadi ibu yang jahat, bukan karena gak mampu menuruti keinginannya tetapi kenapa aku belum bisa mendidik anakku menjadi anak yang pandai berterimakasih dan bersyukur padahal selama ini tidak kurang-kurang aku memenuhi kebutuhannya.


Hati ini tambah terkoyak saat membaca berita tentang anak ABG di Jakarta Pusat yang masih berusia 15 tahun sudah terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang anak balita. Anak yang terbiasa berprestasi, memiliki karakter pendiam tetapi punya hasrat untuk membunuh demi mendapat suatu titik kepuasan. Media selalu memberitakan bagaimana kesedihan orang tua korban dan sedikit sekali yang menyoroti bagaimana perasaan orang tua pelaku. Aku tidak bisa bayangkan bagaimana perasaan dan emosi kedua orang tua pelaku melihat anaknya tega melakukan tindakan sekeji itu terhadap orang dekat yang ada disekitarnya.  Mereka tentu saja merasa sangat gagal mendidik anaknya. Mereka hancur dengan perasaan berdosa, bersalah, malu dan perasaan tidak berguna sebagai orang tua.


Membentuk karakter anak  sesuai dengan nilai dan norma adalah sebuah PR orang tua yang tiada habisnya. Apalagi di era globalisasi yang telah banyak membawa perubahan sosial mau tidak mau menjadikan tugas kita sebagai orang tua semakin berat. Kita sendiri harus belajar lagi untuk menyesuaikan dengan perkembangan, belum juga memahami apa yang kita pelajari tetapi harus menyampaikannya dengan baik kepada anak-anak kita. Bukankah itu pekerjaan yang sulit?

Sekarang anak-anak bebas berkelana kemanapun meskipun kita melihat mereka meringkuk di atas sofa ruang tamu, mereka yang mengaku anak rebahan itu ternyata pikirannya sudah sampai di belahan dunia manapun. Ya, semua itu berkat kecanggihan teknologi. Aku tidak pernah menganggap bahwa teknologi adalah disruption bagi pendidikan keluarga tetapi menjadi tantangan besar yang harus kita kendalikan sehingga dapat memberikan manfaat yang baik untuk perkembangan anak-anak kita.

Kembali lagi kepada kasus pembunuhan oleh anak ABG 15 tahun di atas, apakah semuanya adalah kesalahan anak itu sendiri atau justru kedua orang tuanya? Miris sekali ketika kubilang orang tua memberikan andil terbesar dalam membentuk karakter anak. Bagaimana seorang anak kemudian tumbuh menjadi sosok yang kejam, tidak punya belas kasihan bahkan kehilangan rasa kasih sayang. Kemudian bagaimana cara kita untuk menumbuhkan rasa kasih sayang itu pada diri anak-anak kita sehingga mereka dapat tumbuh menjadi orang yang penuh cinta? Aku sendiri tidak bisa berbicara banyak karena masih berada dalam tahap belajar dan berjuang membangun karakter itu kepada anak-anakku di rumah ataupun anak-anakku di sekolah tempatku mengajar.

Hal pertama yang selalu aku tekankan, aku ulang-ulang adalah mengajak anak-anak untuk menghargai sesama. Tidak hanya menghargai secara vertikal yang artinya cukup orang yang lebih dewasa, orang yang lebih berkuasa yang kita hargai tetapi kepada siapapun meskipun mereka adalah orang-orang yang usia atau statusnya dibawah kita. Lebih-lebih terhadap sesama manusia, kasih sayang kepada alam dan makhluk selain manusiapun harus ditumbuhkan. Misalkan merawat tanaman, mencintai binatang, mengajarkan anak untuk tidak buang sampah sembarangan karena hal tersebut bisa merusak lingkungan. Oh iya di kasus anak ABG itu juga ada yang memberitakan bahwa dia gemar sekali melakukan perbuatan sadis kepada binatang, melempar kucing dari lantai 2 dan lain sebagainya. Itulah mengapa rasa kasih sayang harus dipupuk sejak dini termasuk menyayangi binatang. Binatang juga bagian dari alam semesta dan selayaknya kita hidup berdampingan tanpa saling menyakiti.

Kedua berusaha memberikan perhatian sederhana untuk menunjukkan rasa kasih sayang orang tua kepada anak. Kita bisa memberikan apresiasi atau reward kecil atas setiap usaha baik yang telah dilakukan anak sehingga mereka bisa terpacu untuk selalu berbuat baik. Pemberian reward inipun juga disesuaikan porsinya, jangan sampai anak justru selalu berharap mendapatkan imbalan atas apa yang telah dilakukannya. Hal ini justru akan membentuk anak materialistis yang selalu mengharapkan imbalan.

Ketiga, selalu menunjukan wujud kasih sayang di depan mereka. Contoh kecilnya adalah dengan selalu membiasakan berjabat tangan saat akan berangkat atau pulang dari bepergian.  Sering menunjukan cinta dengan mengucap "Aku sayang........" serta berkata lembut kepada siapapun.

Keempat, aku mulai mengajak anak-anak untuk melakukan wisata atau kunjungan ke tempat-tempat yang tidak biasa, misalnya mengalihkan kebiasaan jalan-jalan ke mall kemudian sekali-kali diajak ke daerah pedesaan dengan rutinitas kerja yang lebih keras. Bisa juga mengajak ke panti asuhan dan tempat-tempat dimana orang atau anak yang kurang beruntung dari pada anak kita berkumpul sehingga dapat menumbuhkan rasa simpati, empati dan rasa bersyukur.

Kelima, ini paling penting untuk diperhatikan oleh setiap orang tua yaitu bagaimana perilaku anak dalam menggunakan teknologi khususnya gadget. Mau tidak mau orang tua harus masuk ke dalam dunia yang disukai anak-anak. Game misalnya, orang tua juga harus mampu memanfaatkan fasilitas game sebagai media belajar bagi anak-anak bukan sekedar sebagai tempat main-main yang nantinya akan membunuh karakter baik anak itu secara perlahan-lahan. Atau yang mungkin sudah punya anak remaja cewek yang mulai menyukai film-film drama macam drama korea, baca-baca novel online seperti wattpad, webtoon dan lain sebagainya. Kita sebagai orang tua harus tau apa yang mereka mainkan dan mereka baca biar bisa menilai itu pantas gak buat anak-anak seusianya.

Sebagai orang tua, kita selalu berdoa agar dimampukan mendidik anak-anak yang berakhlak mulia dan memiliki rasa kasih sayang yang tinggi dengan sesama dan lingkungan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Thursday, 5 March 2020

Tantangan Mendidik Generasi Zelenial

March 05, 2020 2
Assalamualaikum Wr. Wb.

Lama gak posting blog tapi sekalinya mau posting kenapa bahasannya jadi kelihatan berat banget sih ya... Hmmm ini adalah kegelisahan yang selama ini aku rasakan dan bermaksud menuliskannya sebagai healing pada diriku sendiri. And maybe aku bakalan ngikutin cara Raditya Dika untuk bisa menemukan ide kreatifnya dalam membuat konten yaitu dengan mencari kegelisahan yang ada di hati dan pikirannya kemudian dijadikan bahan untuk menciptakan kreativitas.


Well, semenjak berkecimpung dalam profesi guru aku semakin banyak menemukan permasalahan dan tantangan dalam mendidik anak. Permasalahan itu semakin rumit dibandingkan dulu saat aku masih belum menekuni profesi ini, bisa dibilang apa yang kualami dulu tidak seberapa karena hanya sebatas masalah tantrum pada balita. Lalu gimana emosionalnya jiwa ibu saat menghadapi anak gak mau makan atau stresnya ngadepin BB anak yang stuck berbulan-bulan.

Saat ini aku dihadapkan pada generasi yang lebih dikenal dengan generasi Zelenial yaitu perpaduan antara generasi Z dan generasi Y (milenial). Perubahan dan perkembangan ini tidak hanya sekedar peralihan dari penggunaan media komunikasi konvensional ke media digital tetapi juga mengenai sikap, cara belajar, karakter sampai cara pandang mereka terhadap suatu gejala. Sisi positif dari karakter zelenial umumnya ditandai oleh peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media dan teknologi digital.  Karena melimpahnya informasi ini, maka generasi Zelenial diperkirakan menjadi generasi yang memiliki wawasan lebih dan kaya akan data. Mereka lebih terbuka, pendukung kesetaraan hak, kepercayaan diri yang bagus, dan mampu mengekspresikan perasaan. Dengan demikian mereka akhirnya bersifat liberal, optimis dan mudah menerima ide-ide baru. Namun generasi ini terkesan individual, mengabaikan masalah politik, fokus pada nilai-nilai materialistis dan kurang peduli terhadap sesama. Bahkan generasi ini cenderung malas, narsis, dan potensial melakukan atau mengalami bullying karena rasa saling menghargai mereka sudah hilang.

Aku sendiri terlahir di tahun 90an berarti masih masuk dalam generasi milenial tetapi ternyata ketika aku menghadapi generasi Z banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Bagaimana cara mengajar anak-anak generasi Zelenial sehingga kita bisa memanusiakan mereka dan tetap memberikan kemerdekaan untuk belajar? Ini adalah kegelisahan luar biasa yang hampir tiap hari menyelimuti pikiran saat kakiku melangkah memasuki gerbang sekolah di pagi hari.

Baca juga : Menjadi Guru Madrasah

Tak jarang pula aku menghadapi sebrangan pendapat dengan teman sejawat tentang cara mengajar dimana mereka masih sering beranggapan bahwa teknologi khususnya gadget adalah disruption yang telah memasuki dunia pendidikan dan menyita perhatian peserta didik. Akhirnya kebijakan yang dilakukan sering menjadi kontroversi dalam lingkungan baik sekolah maupun masyarakat. Selain itu membangun hubungan dengan peserta didik saat ini bukanlah perkara mudah. Untuk bisa memahami karakternya mau gak mau kita harus masuk ke dalam dunia mereka sehingga mampu memberikan pendampingan dan bimbingan secara bijaksana tetapi terkadang generasi Z mengartikan kedekatan itu sebagai bentuk perhatian yang lain. Makanya untuk bisa menemukan porsi yang tepat dalam membangun hubungan antara guru dan peserta didik adalah hal yang pelik.

Lalu apa yang sudah aku lakukan dalam menghadapi itu semua?

Pertama, aku selalu berusaha mencari data dari setiap apa yang dilakukan. Kebiasaan ini akan membuat setiap unsur baik manajemen, guru, pegawai dan siswa mampu meletakkan tujuan pertumbuhan dirinya masing-masing secara transparan. Melakukan verifikasi, klarifikasi dan positif thingking setiap menemukan isu. Mencoba untuk berpikir secara objektif tanpa memberikan justifikasi terhadap objek. Ketika menghadapi anak dengan problem yang mereka bawa aku selalu berusaha memposisikan diri di posisi anak, kemudian memahami perasaannya baru selanjutnya kita berdiskusi dan bersama-sama menemukan solusi yang tepat.


Kedua, berusaha bertanggung jawab secara profesional pada diri kita sendiri dan terhadap orang yang kita layani dalam hal ini khususnya adalah peserta didik. Bertanggung jawab terhadap diri sendiri dapat ditunjukkan dengan menjadi role model yang baik terhadap peserta didik dan orang-orang disekitar kita, ada sinkronasi antara apa yang kita ucapkan dengan apa yang kita lakukan. Kalau dalam bahasa Islam adalah ilmu dan adab yang selaras. Bertanggung jawab terhadap orang yang kita layani, apakah kita sudah melakukan pembelajaran yang pantas? Cara belajar generasi zelenial tidak bisa disamakan dengan generasi-generasi sebelumnya jadi guru harus mampu menjembatani kesenjangan itu. Melakukan pembelajaran dengan metode-metode yang inovatif menjadi tantangan yang harus dipecahkan setiap pendidik. Bisa dengan berkolaborasi dengan anak untuk menentukan pemilihan metode belajar misalnya dengan memilih metode game based learning untuk membantu anak menemukan sebuah kesimpulan atas materi.

Ketiga, mendesain materi dan penugasan secara jelas dengan pendekatan yang sesuai, esensial, bernilai manfaat secara langsung. Penyampaian materi dilakukan dengan membawa pikiran peserta didik kepada realita secara riil yang terjadi dalam kehidupan mereka. Apa pun substansi materi, guru wajib belajar mengikuti perkembangan untuk menyesuaikan isi dengan topik yang penting saat ini (uptodate issues). Selanjutnya peserta didik menemukan sendiri data, menganalisa, mengidentifikasi dan menyusun strategi penyelesaian membuat mereka aktif dan prinsip peserta didik sebagai pusat belajar menjadi pemandangan riil. Dengan demikian generasi zelenial tidak akan merasa belajar hal sia-sia karena tidak bisa diterapkan dalam kehidupan.

Huhh... rasanya sedikit plong bisa menceritakan setitik kegelisahan ini. Mohon koreksi dan masukan bagi siapapun yang sudah mempir ke blogpost ini demi kemajuan dunia pendidikan secara umum dan secara khusus dapat membantuku untuk meningkatkan kompetensi sebagai seorang pendidik di era industri 4.0 dengan generasi zelenial.

Wassalamualaikum Wr. Wb.



Monday, 6 January 2020

Beiji Park, Wisata Hits Orang Pacitan

January 06, 2020 0
Assalamu'alaikum,

Tahun 2019 menjadi tahun pertama aku merasakan nikmatnya liburan sekolah. Semua itu karena pada tahun itu pula aku beralih profesi dari wanita kantoran jadi anak sekolahan hehehehe

Sebenarnya pengen sekali menghabiskan waktu liburan dengan wisata ke luar kota yang lebih berlevel, eh lebih jauh maksudnya biar gak dibilang "dolanmu kurang adoh" terus, tapi ternyata aku harus bersabar dan bekerja lebih keras lagi untuk itu semua. Kebetulan juga beberapa hari menjelang liburan kami serumah malah jatuh sakit semua dan parahnya si bontot sudah hampir 3 minggu batuk pilek gak sembuh-sembuh bahkan berkali-kali asmanya kambuh. Akhir cerita ya kita pilih mengisi liburan dengan pulang ke kampung halaman di Pacitan. Selain menghemat anggaran, jujur saja rasa kangen pada orang tua sudah sangat menggebu-gebu karena terakhir ketemu saat adek nikahan di bulan Oktober lalu. 


Meskipun aku punya waktu liburan kurang lebih 10 hari tetapi pada kenyataannya kami hanya bisa menikmati liburan sekitar 5 hari di Pacitan. Ayah yang tidak bisa ambil cuti dan harus bolak-balik Pacitan Solo  adalah penyebab utamanya selebihnya karena kami kehabisan baju ganti karena di sana sedang musim susah air. Mau gak mau kami harus segera pulang lagi ke Solo demi bisa ganti baju bersih wkwkwkwk. Entah, aku juga heran saat di kota pada banjir kenapa di sana masih aja susah air bersih.

Waktu liburan yang hanya sebentar itu kami manfaatkan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata baru yang ada di sana. Anyway pengen banget ngajak dolan sekeluarga barengan bapak mamak dan adek beserta istrinya, tapi gagal bosque. Emak lagi flu berat dan adek ipar sedang teler ngidam. Ya sudahlah akhirnya kami berangkat berempat aja. And tujuan pertama kami adalah "Beiji Park", wisata yang baru aja dibuka dengan konsep taman bermain dan berfoto. Beiji Park masih sangat baru, diresmikan pada bulan Juli 2019. Wisata yang viral dan menghipnotis masyarakat untuk mendatanginya ini terletak di Dusun Beji, Desa Dadapan, Kabupaten Pacitan. 


Beiji Park memiliki berbagai wahana bermain maupun spot berfoto yang instgramable. Lokasi yang berada di perbukitan dengan pepohonan tinggi memberikan suasana sejuk dan asri sehingga membuat pengujung betah berlama-lama.  Tiket masuk ke wisata ini cukup murah yaitu 10K perorang dan untuk anak-anak masih digratiskan.


Selain spot foto yang aduhai di Beiji Park juga menyedianak wisata outbound untuk semua usia baik anak-anak maupun dewasa. Ada jaring-jaring, flying fox, ayunan, sepeda gantung dan lain sebagainya. Seluruh wahana insyallah aman karena didampingi oleh petugas. Menariknya lagi, dari Beiji Park pengunjung dapat memandang hamparan kota kecil Pacitan dan Pantai Teleng Ria yang biru nan indah dilihat dari kejauhan dan ketinggian. 










Ada yang penasaran gak dengan Beiji Park? Hayuk segera agendakan waktu untuk berkunjung kesana ya sodara-sodara.

Wassalamu'alaikum

Saturday, 4 January 2020

Rasanya Jadi Guru Madrasah

January 04, 2020 0
Assalamu'alaikum,

Biasanya awal tahun selalu membuat resolusi yang berisi target-target yang ingin dicapai untuk waktu setahun kedepan namun tidak untuk kali ini. Entah kenapa di Tahun 2020 ini ingin sekali aku memulai dengan menulis tentang apa yang aku rasakan. Sebuah perpaduan antara rasa syukur dengan rasa ingin marah, ingin mengeluh dan ingin lari dari kenyataan. Aku benar-benar malas membuat resolusi dan mencoba untuk let it flow aja dalam menjalani hari-hari selanjutnya. Tahun lalu saja aku tidak goals satu targetpun makanya tahun ini biarlah semua berjalan dengan alamiah. 

Awal Tahun ini artinya sudah satu semester aku menekuni profesi baru sebagai teacher. Sebuah pekerjaan baru yang benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Meskipun lulusan pendidikan bukan berarti aku bisa maksimal menjalani peran itu. Aku baru menyadari bahwa pekerjaan ini sangatlah menantang, bikin pikiran dan hati kayak roller coaster. 
Foto diambil Saat HUT PGRI 
Well, aku coba cerita satu persatu apa yang terjadi di Sekolah tempatku mengabdi. Siapa tau ada yang membaca dan bisa jadi salah satu pertimbangan untuk perbaikan, syukur-syukur bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan #ngarep.

6 Hari Sekolah

Kementerian kami berbeda dengan Kementerian Pendidikan yang sudah menerapkan hari efektif belajar menjadi 5 hari. Di tempat kami masih harus masuk sekolah sampai hari Sabtu. 

Dari sisi siswa, jelas tidak semua dari mereka menerima dengan lapang apa yang sudah menjadi keputusan tersebut. Sebagai guru mata pelajaran yang memiliki jam mengajar di Hari Sabtu rasanya aku sudah bosan menerima keluh kesah mereka. Terkadang muak melihat mereka enggan menyambut guru masuk kelas, muak melihat mereka malas-malasan di kelas. Semua itu karena alasan "ini kan hari Sabtu bu".

Terkadang aku sendiri terbesit rasa menyesal sudah keluar dari zona nyaman sebelumnya. Tapi lagi-lagi  keinginan untuk berbagi ilmu, harapan untuk menjadi manusia yang berguna dengan sesama menguatkanku untuk tetap berjuang dengan apapun keadannya. Artinya aku harus belajar lagi, harus bersabar lagi dan harus disiplin lagi.

Madrasah Bukan Murni Pilihan Anak

Semakin membaiknya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penanaman nilai-nilai keagamaan sejak dini menjadi semakin membudlaknya calon peserta didik yang mendaftar ke sekolah-sekolah Islam. Selain itu dengan bergesernya indikator siswa berprestasi yang salah satunya dinilai dari jumlah hafalan Al-Quran juga menjadi alasan orang tua mendorong anak-anaknya masuk ke Pondok Pesantren atau Sekolah Islam baik negeri maupun swasta.

Ternyata hal tersebut tidak selalu baik terhadap perkembangan anak baik secara psikologis maupun akademik. Mereka tidak akan menjadi diri mereka sendiri, tentu saja ini adalah masalah besar yang akan menghambat perkembangan anak. 

Hari ini  kedua kalinya aku masuk kelas setelah liburan semester. Kebetulan sekali juga masih bernuansa tahun baru maka aku coba mengajak anak-anak untuk refleksi apa yang telah didapat pada tahun lalu atau semester sebelumnya. Banyak sekali target yang bisa dicapai bagi anak-anak yang memang suka di Madrasah tetapi tak sedikit pula yang gagal mencapai target mereka karena memang tidak tertarik dengan pelajaran baik mapel umum mapun keagamaan. Berbagai hambatan yang menjadikan mereka gagal mencapai target juga diungkapkan dengan tujuan mendapatkan solusi sehingga di Tahun 2020 dan tahun selanjutnya mereka tidak akan mengulang kegagalan yang sama dengan hambatan yang sama pula. Selain mengajak untuk refleksi diri, tak lupa kuajak anak-anak merenung dan menemukan target yang ingin dicapai selanjutnya.

Aku sempat tercengang ketika membaca salah satu resolusi yang ditulis anak-anak. Ada yang ingin segera pindah dari Madrasah karena merasa tidak tertarik sekolah di situ. Rasanya hancur sekali membaca ini tetapi aku lihat wajah mereka, betapa mereka merasa tidak nyaman dengan keadaannya, betapa mereka ingin apa yang ada dihati dan pikirannya dipahami. Mungkin mereka bisa berkembang di tempat yang benar-benar sesuai dengan passion mereka.
Resolusi anak
Mapel Umum Sering Disepelekan Dibandingkan Mapel Agama 

Ini resiko yang harus diterima jika tidak bisa menjadi guru mapel umum dengan personal branding yang disukai anak-anak. Siswa Madrasah juga  dituntut untuk mempelajari ilmu-ilmu diluar pengetahuan umum. Mapel Agama Islam masih dibagi menjadi berbagai cabang keilmuan, sehingga dalam satu tingkat mereka harus menguasai lebih dari 20 mata pelajaran.

Karena target mereka lebih banyak ke hafalan Al-Quran maka sering sekali waktu mereka habis untuk itu dan menyepelekan mapel umum kecuali kalau guru tersebut benar-benar disukai siswa.

***
Sebenarnya masih banyak sekali yang ingin aku ceritakan tetapi sementara ini dulu ya, siapa tau kapan-kapan ada sekuelnya hehehe

Wassalamu'alaikum

Friday, 22 November 2019

5 Zodiac yang Dinilai Paling Romantis

November 22, 2019 0
Assalamu'alaikum,

Percaya tidak, ternyata masih banyak wanita yang mengharapkan mendapatkan pasangan yang romantis. Baik dari perhatiannya ataupun tutur katan yang diberikan. Namun, banyak wanita yang juga memimpikan memiliki pria romantis ala drama Korea yang sangat sulit ditemukan di Indonesia. Apakah itu salah? Tidak. Pasalnya setiap kita punya kadar keinginan bagaimana ingin diperlakukan romantis, kan. Sikap ini salah satunya dimiliki oleh  karakter kaum hawa zodiak virgo, loh.

Berikut adalah 5 zodiac yang seringkali dinilai paling romantis, Guys!

 
1. Pisces (19 Februari-20 Maret)

Zodiac yang bersimbol ikan ini memiliki imajinasi yang tinggi dan ingin sekali mewujudkan keinginannya. Mereka dikenal murah hati dan memimpikan sosok pangeran yang layaknya cerita dongeng. Mereka memiliki banyak ide manis untuk membuat pasangannya merasa terharu. Mereka suka mencari pasangan yang bisa diajak susah senang bersama dan tidak malu untuk menunjukkan kemesrahan mereka.

2. Virgo (23 Agustus-22 September)

Virgo adalah pribadi yang baik, hangat, detail, tapi selalu peduli dengan orang di sekitarnya. Sisi romantis Virgo terlihat nyata saat dia jatuh cinta pada seseorang. Wanita Virgo bisa menjadi seorang yang tiba – tiba membuat puisi romantis ataupun menyanyikan lagu berdiksi cinta yang sedang hits untuk pasangannya. Meleleh gak, tuh!

3. Aquarius (20 Januari-18 Februari)

Sama seperti Pisces, Aquarius memiliki daya imajinasi yang tinggi dan dikenal memiliki standar tinggi dalam banyak hal. Bisa dibilang pemikirannya unik dan anti mainstream. Mereka rela memperlakukan segala hal untuk membuat pasangannya merasa spesial dan ini seringkali berhasil diwujudkan. Aquarius adalah elemen air yang pas untukmu, para lelaki, yang ingin sosok romantis.

4. Cancer (21 Juni-22 Juli)

Cancer juga tak kalah terkenalnya dengan ketiga zodiac di atas kalau urusan sisi romantis. Mereka dikenal sebagai sosok penyayang, mudah menaruh simpatik, dan gampang menunjukkan emosionalnya. Mereka mudah sekali terbawa suasana dan membawanya menjadi suatu yang romantis. Kamu pasti akan dimanjakan oleh sifat romantisnya yang tak pernah lekang oleh waktu ini.


5. Sagitarius (22 November-21 Desember)

Sagitarius menempati ranking terakhir dalam 5 besar urutan teromantis kali ini. Mereka memang tidak terlihat romantis di awal, tapi pasangannya seringkali terheran ketika mengetahui betapa romantisnya zodiac ini. Mereka tidak segan untuk menunjukkan sisi romantisnya bahkan tidak pernah berpikir banyak untuk memberi pasangannya hadiah spesial. Bagi mereka, perayaan hari spesial adalah sesuatu yang harus dilakukan!

Menjadi sosok yang romantis mungkin bisa jadi dambaan bagi setiap calon pasangan ketika sedang masa pencarian, ya. Tapi, kita tidak perlu memaksakan diri menjadi romantis seperti yang seringkali digambarkan di drama Korea. Banyak cara untuk menunjukkan sisi romantis pada pasangan dengan tetap menjadi diri kita sendiri. Selengkapnya silahkan cek di https://www.cekaja.com/info/karakter-zodiak-virgo/. Cheers!

Wassalamu'alaikum

Friday, 1 November 2019

Review Erhalogy Skin Barrier Facial Wash dan Face Moisturizer

November 01, 2019 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Yay, akhirnya nulis blog lagi setelah hampir sebulan terkungkung dalam kewajiban Latsar (Latihan Dasar) CPNS yang begitu melelahkan dan menguras energi. Tugas itu akhirnya selesai juga dengan setumpuk oleh-oleh mulai dari proker sampai dengan wajah kering nan kusam. Beneran deh sepertinya tingkat kecerahan wajahku benar-benar  turun drastis, secara selama masa latsar hampir tiap hari berjemur di bawah terik matahari. 

Erhalogy Skin Barrier Facial Wash dan Erhalogy Skin Barrier Face Moisturizer
Sedih banget rasanya tiap bercermin lihat wajah makin gelap dan kering kayak gini. Sempat mau pergi ke klinik buat perawatan. Tapi sebelum itu, sempet juga ngobrol sama temen katanya ada salah satu produk skin care yang oke banget untuk merawat kulit sensitif dan kering. Anyway setelah mikir-mikir lagi akhirnya aku mengurungkan niat untuk perawatan ke klinik dan mencoba produk Erhalogy Skin Barrier Facial Wash dan Erhalogy Skin Barrier Face Moisturizer yang memang diklaim cocok untuk merawat kulit sensitif dan kering seperti yang aku obrolin sama temenku tadi.


Sekarang nih aku dah pakai rutin kedua produk Erhalogy Skin Barrier sekitar seminggunan dan hasilnya lumayan lah, ada proses yang baik untuk mengembalikan kecerahan kulit wajahku. Nah, makanya aku berani buat nulis reviewnya di blogpost ini. 


Review Erhalogy Skin Barrier Facial Wash
 
Erhalogy Skin Barrier Facial Wash adalah pembersih wajah yang tidak mengandung SLS (Sodium Lauryl Sulphate) dan paraben. Mengandung aquaxyl, PHA (Gluconolactone), zinc PCA dan D-Panthenol sebagai moisturizing agent, serta aloe vera extract dan dipotassium glycyrrhizinate sebagai anti inflamasi. Diformulasikan khusus dengan busa lembut dan bahan non-iritant sehingga tidak hanya membersihkan, tetapi juga menjaga kelembapan dan mempertahankan fungsi barrier kulit. Cocok untuk kulit kering, sensitif dan atopi.

Sementara Skin Barrier merupakan lapisan terluar kulit yang terdiri dari sel-sel kulit yang saling terikat oleh lapisan lipid. Lapisan ini bersifat impermeable sehingga mencegah hilangnya air/kelembapan dari dalam kulit dan mecegah masuknya mikroorganisme atau iritan yang merusak kulit. Rusaknya barrier kulit menyebabkan kulit menjadi kering, bersisik, gatal, teriritasi atau sensitif.
Nah dari informasi di atas maka kesimpulannya adalah bahwa produk ini berfungsi menjaga Skin Barrier agar berfungsi optimal sehingga dapat menghindari munculnya kulit kering dan kusam. 

Oh iya, kalau dilihat dari kemasannya sih menurutku standar dan gak jauh beda dengan kemasan produk facial wash lainnya, tetapi ada segel kedap udara yang bikin aman dan steril. Desain, tulisan, dan pemilihan warna pada kemasannya juga sangat simple dengan didominasi warna black and white namun tetap terlihat elegan. Informasi produk tertulis secara lengkap di bagian sisi belakang kemasan, expired date dan ingredients juga jelas. Sementara untuk ukuran produknya 60 gram jadi super travel friendly.


Sedangkan untuk teksturnya sangat lembut dan tidak terlalu kental. Wanginya biasa aja dan cenderung tidak beraroma karena memang tidak mengandung parfume. Ini yang bikin aku suka banget karena memang dasarnya aku tipikal orang yang gak terlalu interest sama bau-bauan yang berlebihan meskipun itu wewangian. Produk facial wash bakalan awet dan tidak cepat habis karena pemakaian setitik aja udah menghasilkan busa banyak dan dapat mengcover seluruh wajah. 

Harga Erhalogy Skin Barrier Facial Wash sekitar Rp. 79,000. cukup terjangkau untuk produk premium semacam ini.

Erhalogy Skin Barrier Face Moisturizer

Erhalogy Skin Barrier Face Moisturizer merupakan Pelembap kulit kering dan sensitif yang diformulasikan khusus untuk mengembalikan dan memperkuat fungsi barrier kulit. Sehingga sangat sesuai untuk kulit sangat kering, sensitif dan atopi sama halnya dengan Erhalogy Skin Barrier Facial Wash.Pdoduk ini bisa untuk mengurangi kemerahan, kulit kering dan iritasi ringan pada kulit. Selan itu tidak mengandung paraben, perwarna, dan parfum. Dilengkapi dengan bahan-bahan antioksidan untuk mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas, meningkatkan elastisitas dan membuat kulit menjadi lembab.


Di dalam face moisturizer ini terdapat bahan-bahan yang masing-masing memiliki fungsi optimal untuk kulit. Ceramide Complex, PHA, Zinc PCA, dan bahan moisturizer yang merupakan bagian dari NMF (Natural Moisturizing Factor) untuk melembapkan, mengembalikan dan memperkuat fungsi barrier kulit. Niacinamide, Allantoin, dan DPG sebagai bahan anti-inflamasi untuk mencegah dan mengurangi iritasi yang dialami oleh kulit kering dan sensitif, serta memberikan efek soothing. Vitamin E sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas, meningkatkan elastisitas dan membuat kulit menjadi halus.

Biasanya aku menggunakan Erhalogy Skin Barrier Face Moisturizer setelah membersihkan wajah menggunakan Erhalogy Skin Barrier Facial Wash. Caranya dengan mengoelskan tipis-tipis secara merata di seluruh wajah. Nah, setelah itu baru aku menggunakan rangkaian make up lainnya seperti foundation, powder dan lain sebagainya.

Harganya sama degan Erhalogy Skin Barrier Facial Wash yaitu Rp 79.000 untuk ukuran 30 gram.

Setelah seminggu pemakaian  Erhalogy Skin Barrier Facial Wash dan Face Moisturizer terasa banget kulit keringku menjadi lebih lembab dan tidak bersisik. Ketika dicubit atau dipegang terasa lebih kenyal dan yang jelas lebih cerah dibandingkan sebelumnya.

Kalau kamu mau coba juga, tinggal datang langsung aja ke seluruh Erha clinic di Indonesia atau di Erha Apothecary yang ada di Mal. Gamau repot? Bisa order online di  Erhastore.co.id.. Bisa juga liat-liat info produk di website resmi dan instagramnya; Erha.co.id dan @Erha.Dermatology

Semoga bermanfaat ya, girls!
Waalaikumsalam Wr. Wb.


Wednesday, 16 October 2019

Apakah Harga Coklat Menjadi Patokan untuk Rasa Terbaik?

October 16, 2019 0
Assalamualaikum

Tidak bisa dipungkiri memang jika sebuah makanan atau minuman atau barang-barang lainnya yang terbuat dari kualitas terbaik memiliki patokan harga yang tinggi juga untuk bisa Anda miliki. Hal tersebut tentu saja wajar mengingat bahwa ada kualitas tentu saja ada harga yang harus Anda keluarkan. Oleh sebab itu juga untuk bisa menikmati sebuah coklat dengan rasa terbaik yang akan Anda nikmati pastinya akan ada harga coklat yang harus Anda bayarkan juga nantinya, dengan patokan harga yang memang mahal, sangat mahal atau bahkan bisa dengan harga yang terjangkau.


Sumber gambar : http://bonsari.com/
Untuk Anda yang suka dengan dunia coklat pasti sudah paham dengan berbagai produk coklat yang tersedia, mulai dari coklat dengan harga yang paling murah hingga yang paling mahal yang tentu saja semua itu memiliki masing-masing cita rasa sendiri yang bisa menggugah selera Anda. Harga dari coklat yang memiliki rasa enak tidak selamanya juga harus di patok dengan harga tinggi, akan tetapi memang harga yang di tawarkan memiliki nilai dari rasa coklat tersebut yang tidak akan membuat Anda kecewa setelah mencobanya.

Harga coklat yang di tawarkan tentu saja bisa menjadi patokan dari rasa coklat tersebut. Untuk harga sebuah coklat yang di tawarkan dengan harga yang mahal sudah pasti memiliki rasa yang tidak perlu di ragukan lagi, akan tetapi rasa coklat yang enak tidak selamanya memiliki harga yang mahal juga. Untuk bisa membuat harga sebuah coklat menjadi mahal memang bukan hanya soal rasa tetapi juga ada faktor lainnya.

Sebuah harga bubuk coklat bisa menjadi mahal bisa juga karena asal dari coklat tersebut yang jauh untuk bisa Anda nikmati. Selain itu juga adalah cara menyajikan coklat tersebut yang membutuhkan waktu yang lama untuk bisa membuat coklat siap untuk di makan tentu saja akan membuat nilai atau harga dari coklat tersebut juga menjadi mahal. Semua itu tergantung dari coklat tersebut dan juga dari penjual seperti Tokowahab yang menjual semua jenis coklat terbaik.

Waalaikumusalam

Saturday, 14 September 2019

Review LT Pro Dual Function Light 02R, LT Pro Cleansing Water dan LT Pro Face Mist

September 14, 2019 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Surprisingly, beberapa waktu yang lalu Kumpulan Emak Blogger Solo menginfokan event keren berupa beauty class bareng salah satu produk kosmetik terkenal. Produk sekelas LT Pro dan La Tulipe. Sebagai emak-emak yang haus dengan ilmu perlenongan macam aku ini, langsung deh aku mendaftar. Sebagai working mom yang masih super concert dalam urusan domestik perumahtanggaan, aku benar-benar butuh acara-acara seperti ini sebagai media refresing alias pelarian dari kesibukan dan kepenatan.

KEB Solo kolaborasi bersama LT Pro
Amazing banget bisa nyobain satu set full make up kits milik LT Pro dalam event beauty class hari Minggu (9/9/19) lalu di Atrium Paragon Mall Solo. Sebelumnya aku hanya memakai produk LT Pro long lasting matte lip cream, karena memang dasarnya lipstick addict sih ya. And now, aku bisa mencoba semua produk LT Pro mulai dari LT Pro Intensive Correcting Primer, Foundation Premer Cream, Prefect Blend sampai dengan Naturally Glam Eyeshadow Palette.

Beauty Class oleh Anggun MUA
Event beauty class kolaborasi antara LT Pro dan KEB Solo kali ini mengusung tema Glam Make Up. Tutorial yang disampaikan sangat detail tetapi mudah diikuti oleh peserta. Hasil akhir yang ditampilkan juga tidak menor tetapi tetap terkesan glaming, juga elegant saat pergi ke pesta. 

Anyway, sepulang dari event ini, aku bisa membawa pulang 3 (tiga) produk LT Pro yaitu LT Pro Dual Function Light 02R, Cleansing Water dan Face Mist. Masing-masing harganya cukup fantastik, suer aku girang banget dapet itu semua karena kalau bukan berkat KEB mana mungkin bisa belanja semua tuh produk. Sampai rumah, langsung deh unboxing dan tentunya nyobain satu persatu. Nah setelah pemakaian kira-kira tiga harinan aku bisa kasih review-nya di sini. 

Okey ya, sekarang aku mulai ulas satu persatu mulai dari LT Pro Dual Function Light 02R.

Review LT Pro Dual Function Light 02R

Packaging

LT Pro Dual Function Light 02R
LT Pro Dual Function dikemas dengan sangat elegan dan terkesan mewah. Ya iyalah ya ini kan produk  yang memang diklaim sebagai  professional make up. Kemasan kardusnya berwarna hitam, senada dengan warna case dalamnya. Case bedaknya cukup simple dengan berbentuk persegi panjang berlogo LT Pro di bagian tengah. Menurutku ukurannya sangat travell friendly karena mudah dibawa kemana-mana, bahkan bisa dimasukkan dalam saku baju. Saat pertama kali melihat kemasan LT Pro Dual Function aku langsung jatuh cinta karena aku yakin dengan warna yang didominasi hitam ini akan menunjukkan karakter perempuan yang kuat dan mandiri.

LT Pro Dual Function Light 02R
Informasi produk di kemasan kardus ditulis dengan sangat sederhana namun cukup untuk menyampaian isi dari si LT Pro Dual Function. Case dalamnya dilengkapi dengan kaca dan spons sehingga akan memudahkan  dalam mengaplikasikan bedak ini.

Ingredients

LT Pro Dual Function Light 02R
Talc, Mica, Sericite, Silica, Zinc Strearate, Trimethylolhexylactone Crosspolymer, Sunflower Oil Decyl Esters, Tocopheryl Acetate, Methylparaben, Fragrance, Titanium Dioxide, Micronized, Titanium Dioxide, Polymethyl Methacrylate, Dimethicone.

Performa dan Pilihan Warna

Setalah pemakaian beberapa hari aku merasakan bahwa LT Pro Dual Function mampu menutupi ketidaksempurnaan pada wajahku yang banyak sekali flek-flek hitam bekas jerawat.  Aku juga merasakan tidak lagi berminyak, mungkin  karena produk ini mengandung silica untuk menyerap minyak pada wajah sekaligus memberikan perlindungan UV untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Selain itu tekstur bedaknya ringan, waktu aku sentuh terasa partikelnya halus banget dan tidak mudah luntur. Menurutku sih daya coverage-nya bagus banget.


LT Pro Dual Function Light 02R
LT Pro Dual Function Light 02R
LT Pro ini diproduksi oleh PT Rembaka masih saudara dengan La Tulip karena diproduksi oleh PT yang sama. LT Pro Dual Function punya 6 pilihan warna Light 01, 02, 03 dan Dark 01, 02, 03, sementara yang aku coba adalah light 02R. Sekilas warnanya memang terlihat sangat terang padahal aku punya kulit sawo matang. Pikiranku langsung "ah terang banget nih, cocok gak buatku ?". Eh tenyata setelah aku swatch di wajah warnanya bisa langsung menyatu di kulit, apalagi jika sebelumnya sudah memakai moisturizer dan foundation premer cream.

Baca juga : Review Pigeon Teens Compact Powder, The Yellow Series

Harga

Sementara untuk harganya dibandrol sekitar Rp.153.000,00. Bedak LT Pro Dual Function ini juga tersedia dalam bentuk refill seharga Rp 107.000,00. Ukurannya sama hanya saja refill tidak dilengkapi dengan puff dan kaca.

Review LT Pro Cleansing Water

Selain LT Pro Dual Function Light 02R aku juga mencoba LT Pro Cleansing Water. Clenasing water adalah produk skin care yang wajib ain dipunya yah, karena aku pernah nyoba bersihin sisa make up pake sabun muka biasa dan gak bisa bersih-bersih meski sudah digosok berkali-kali. Biasanya aku cukup pakai produk cleansing water yang harganya di bawah tigapuluhan ribu, eh sekarang berkesempatan nyobain produk LT Pro seharga Rp 90.000,00. Girang banget tauk!

LT Pro Cleansing Water
Packaging

Sama seperti produk-produk LT Pro yang lain, LT Pro Cleansing Water ini juga dikemas dalam kemasan warna hitam doff. Kesan elegan dan mewah selalu dimunculkan dalam setiap produk LT Pro.

Kemasan dalamnya berupa botol pump sehingga memudahkan untuk penggunaannya. Tidak perlu menuang ke permukaan kapas tetapi tinggal tekan saja secukupnya.  Kemasan botol pumpnya juga didesaian sebaik-baiknya agar tidak mudah tumpah karena ada tombol geser open-stop.

Ingredients

LT Pro Cleansing Water
Purified Water, Polysorbate 20, Babassu Oil,  Glycereth-8 Esters, Pentylene Glycol, Disodium Hydrogen Phosphate, Chammomilla Recutita Flower Exstract, Sodium Dihydrogen Phosphate, Propylene Glycol, Diazolidinyl Urea, Methylparaben, Tetrasodium EDTA, Propylparabean, Phenoxyethanol, Ethylparabean.

Performa, Tekstur dan Aroma

Tektur LT Pro  Cleansing Water ini adalah cair dengan warna bening tanpa bau yang menyengat. Menurutku produk cleansing water ini mampu menghilangkan kotoran dan rias wajah sekitar 60 % sekali usap. Jadi agar sisa make up bisa hilang secara sempurna maka butuh sekitar 5-6 kali usap. Setelah pemakaian kurang lebih tiga harinan aku tidak merasakan ada   efek samping apapun khususnya pada pemakaian area bibir. Rasanya bibir tetap biasa saja, tidak kering tapi juga tidak lebih lembab.

Selain yang telah aku sebutkan di atas, LT Pro Cleansing Water ini menurutku sangat sesuai antara harga dengan jumlah volume yang didapatkan. Intinya sih isinya banyak banget ya yaitu 150 ml.

Kekurangan

Anyway selain segambreng kelebihan yang ditawarkan, menurutku si LT Pro Cleansing Water ini memiliki beberapa kekurangan. Saat dioleskan pada bagian kelopak mata ternyata lumayan perih dimata aku. Lalu saat dioleskan pada bibir juga akan meninggalkan rasa pahit, dan ini gak enak banget kalo menurutku.

Review LT Pro Face Mist

Produk terakhir yang dapat aku review dari si LT Pro adalah LT Pro Face Mist. Jadi LT Pro Face Mist ini adalah toner yang diklaim cocok untuk semua jenis kulit. Mengandung kombinasi pelembab dengan bahan-bahan yang membantu menjaga kelembaban kulit sehingga kulit tampak segar. Katanya LT Pro Face Mist ini bebas alkohol, melembabkan dan mudah menyerap. Face Mist ini juga bisa disimpan di kulkas agar lebih segar saat disemprotkan ke wajah.

LT Pro Face Mist

Packaging

Sama seperti produk LT Pro lainnya, berwarna hitam kemudian di kardusnya terdapat informasi tentang produknya. Mulai dari nama produk, manfaat produk, bahan-bahannya, tanggal kedaluarsanya, dan yang terpenting ada logo halalnya. Cara penggunaannya pun bisa kalian lihat di belakang kardusnya. Sementar botol dalamnya terbuat dari botol plastik hitam yang sedikit transparan.

Dilengkapi dengan tombol spray yang sangat mudah ditekan sehingga sekali tekan dari jarak kurang lebih 20 cm cairannya bisa langsung menyebar ke seluruh wajah.

Ingredients

Purified Water, Glycerin, Pentylene Glycol, Sodium PCA, Xylitylglucoside, Anhydroxylitol, Chamomilla Recutita Flower Extract, Xylitol, Propylene Glycol, Diazolidinyl Urea, Glucose, Methylparaben, Propylparabean, Phenoxyethanol, Ethylparabean.

Performa, Tekstur dan Aroma

Tekstur LT Pro Face Mist cair ya.  Menurutku produk LT Pro Face Mist ini beraroma tapi tidak menyengat, yah kayak harum bunga gitu deh tapi gak tau juga bentuk bunganya yang kayak gimana.  Nah setelah aku semprotkan ke wajah rasanya kayak ada sensasi adem semriwing gitu, gak lengket dan wajah jadi terasa ringan kayak habis cuci muka.

Butuh beberapa menit LT Pro Face Mist ini menyerap sempurna ke kulit wajahku, jadi musti sabar menunggu sampai kering dan jangan diusap pakai kain atau tisue sehabis disemprotkan.  Face mist ini juga bisa digunakan sebagai primer sebelum kalian makeup. Aku sempet coba pakai face mist ini sebelum makeup, dan hasil riasannya  jadi lebih halus, pori-pori tidak terlalu terlihat dan gak bikin cakey.

Harga


LT Pro Face Mist ini dijual dengan harga Rp 49.000,00 bisa dibeli di toko-toko kosmetik ataupun dibeli secara online.


Violaaaa, akhirnya selesai juga aku mengulas tiga produk oleh-oleh dari event beauty class Kumpulan Emak-Emak Bloger Solo kolaborasi bersama LT Pro Professional Makeup.

Hasil akhir make up dengan produk LT Pro

After beauty class

Wassalamualaikum Wr. Wb.