Tuesday, 30 May 2017

Menurunkan Berat Badan Saat Puasa

May 30, 2017 3
Assalamualaikum Wr. Wb. 

Bulan puasa adalah momen terpenting bagi seluruh umat muslim, selain banyak yang mengharapkan lipatan pahala dengan memperbanyak ibadah juga banyak orang yang berharap bisa menurunkan berat badannya.  Menurunkan berat badan saat puasa menjadi tujuan lain bagi sebagian orang yang memiliki kelebihan berat badan. Pasalnya saat berpuasa kita harus menahan lapar selama sehari penuh.

Alih-alih ingin menurunkan berat badan tapi terkadang justru jarum timbangan bergeser ke kanan. Lalu apa yang salah? Kalau sudah begini alangkah baiknya kita evaluasi kembali pola makan kita saat menjalani puasa. 

# 1 Menurunkan Berat Badan Saat Puasa
Aku punya pengalaman menjalani diet tempe dengan didampingi oleh ahli teknologi pangan lulusan luar negeri Mbak Indy Bulakana.  Hasil program diet ini cukup memuaskan. Selain itu, diet ini aman dilakukan oleh ibu hamil maupun ibu menyusui karena kita tetap melengkapi kebutuhan tubuh kita dengan gizi lengkap baik karbohidrat, protein, lemak maupun serat tanpa harus mengilangkan salah satunya. 

Seperti apakah program diet tempe ini? Yuk kita kupas lebih dalam lagi.

Tempe Mentah

Tempe yang harus dikonsumsi dalam diet ini adalah tempe mentah atau fresh. Kenapa harus tempe mentah? Karena tempe mentah mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan. Probiotik adalah mikroorganisme yang bisa membantu mencegah dan menanggulangi penyakit. Membantu sistem pencernaan dan meningkatkan sistem imunitas. Probiotik dapat membantu tubuh  menyeimbangkan antara bakteri yang baik dan buruk dalam tubuh, sehingga tubuh dapat bekerja seperti sebagaimana mestinya. Probiotik biasanya aku mati disuhu tinggi jadi tempe tidak perlu dimasak.

Sumber probiotik dapat kita peroleh dari bahan lain tetapi pada program diet ini sengaja menggunakan tempe karena mudah didapat. Tempe adalah bahan makanan yang didapatkan dengan mudah di seluruh belahan dunia wilayah Indonesia. Tempe juga minim menimbulkan alergi. Ada sebagian orang yang alergi terhadap susu dan produk olahannya seperti yogurt padahal yogurt juga salah satu sumber probiotik yang enak. Alasana itulah yang kemudian menjadikan tempe sebagai menu utama dalam program diet untuk menurunkan berat badan saat puasa.

Kecukupan Air Putih

Salah satu cara memenuhi kebutuhan tubuh akan cairan adalah dengan banyak minum air putih. Minum air putih tidak hanya bisa membuat tubuh tetap bugar dan fit, namun air putih juga banyak memberikan manfaat untuk tubuh. Lebih dari setengah tubuh manusia adalah cairan. Air akan membantu fungsi penting dalam menjaga suhu tubuh, melindungi organ-organ vital, dan membantu melancarkan pencernaan.

Air putih adalah salah satu cara menahan lapar saat ingin menurunkan berat badan. Biasanya, orang yang diet disarankan untuk minum air putih saat merasa lapar. Selain itu, meminum  2 gelas air (500 ml) terlebih dahulu di saat berbuka juga akan memproteksi diri kita dari konsumsi makanan secara berlebihan.

Bagaimana aturan minum air putih saat puasa?
  1. Saat bangun tidur menjelang sahur sebanyak 2 gelas atau 500 ml.
  2. Minum air putih sebanyak 2 gelas (500 ml) saat berbuka puasa dan dilanjutkan dengan 3 biji buah kurma.
  3. Minum air putih sebanyak 2 gelas (500 ml) sepulang dari sholat Tarawih.
  4. Minum air putih sebanyak 2 gelas (500 ml) dimalam hari.
  5. Hindari minuman berkarborasi atau mengandung gula tinggi.
  6. Usahan minum air putih minimal 1.5 liter perhari untuk menghindari gangguan sistem pencernaan yang nantinya berperan menjaga sistem imunitas tubuh. 
Menu Sahur

Tempe mentah dapat dikonsumsi saat waktu sahur. Jenis makanan yang dapat kita konsumsi diwaktu sahur bebas tetapi harus memperhitungan jeda waktu. Bahan makanan yang bisa disiapkan adalah 2 slice tempe mentah, buah serta bahan makanan karbohidrat komplek. Jika menjalani diet tempe ini maka kita harus bangun lebih awal saat sahur karena harus ada jeda waktu makan antara tempe mentah, buah dan  karbohidrat komplek. Karbohidrat komplek artinya kita bisa makan apa saja dengan batasan yang wajar.

Saat bangun tidur menjelang sahur dengan keadaan perut kosong minumlah air putih suhu ruang atau hangat  (hindari air putih dingin) sebanyak 2 gelas atau 500 ml kemudian dilanjutkan dengan makan 2 slice tempe mentah. Berikan jeda waktu satu jam sebelum makan buah. Waktu ini bisa kita pergunakan untuk sholat malam atau memperbanyak ibadah sunah lainnya. Setelah selang satu jam bisa dilanjutkan dengan makan buah-buah kesukaan tetapi utamakan pepaya, nanas dan pisang. Jika dirasa masih lapar maka bisa dilanjutkan makan karbohidrat komplek menjelang waktu imsak. 


Karbohidrat komplek yang dimaksud bisa apa saja yang tersedia di meja makan, misalnya kita bisa menyantap pecel atau tumis sayuran dengan kentang sebagai sumber karbohidrat.

Menu Berbuka

# 3 Menurunkan Berat Badan Saat Puasa
Waktu berbuka adalah waktu bahagia karena kita bisa makan apapun tanpa terkecuali. Menu makanan favorit apa saja dapat kita santap saat berbuka puasa. Meskipun demikian namun ada batasan waktu yang seharusnya kita perhatikan. Sejak waktu berbuka yang ditandai dengan adzan Maghrib sampai selambat-lambatnya pukul 19.00 WIB kita masih bisa menyantap jenis karbohidrat dan unsur gizi lainnya. Tidak perlu khawatir dan merasa dibatasi karena setelah lebih dari waktu itu kita tetap bisa ngemil dan menikmati buah-buahan segar.

Berkomitmen dan Minimalisir Cheathing

Kunci dari keberhasilan sebuah program diet adalah berkomitmen dan tidak mudah tergoda. Memupuk niat yang kuat otomatis juga akan menguatkan komitmen. Membuat komitmen pada diri sendiri mungkin menjadi hal yang paling berat, namun bukan berarti tidak bisa dilakukan. Selalu mengingatkan diri sendiri bahwa perjuangan ini tidak akan sia-sia.

Cheathing boleh dilakukan sesekali tetapi tidak keterusan ya. Sulit juga kan jika kita mendapat undangan buka bersama dan ternyata kita harus menunggu keluarnya menu utama lebih dari jam tujuh. Program diet untuk menurunkan berat badan saat puasa ini tidak menyiksa kok kita hanya butuh konsistensi.

Happy fasting and keep healthy !!!

Waalaikumsalam Wr. Wb. 

Monday, 29 May 2017

Terhindar Dari Ayang-Ayangan Saat Ibadah Umroh Berkat Prive Uri-cran

May 29, 2017 7
Assalamualaikum Wr. Wb.

Terhindar Dari Ayang-Ayangan Saat Ibadah Umroh Berkat Prive Uri-cran. Sebelum berangkat umroh pada pertengahan bulan Mei yang lalu aku sempat browsing dulu tentang Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kedua masjid terbesar ini selalu dipadati oleh jamaah setiap kali tiba waktu sholat fardhu, bahkan kita tidak akan bisa mendapatkan shaf di dalam masjid jika kita tidak datang lebih awal. Dari beberapa sharing artikel yang aku baca, banyak yang memberikan saran untuk datang ke masjid maksimal setengah jam sebelum adzan berkumandang agar mendapatkan shaf sholat di dalam masjid. 

#1 Terhindar Dari Ayang-Ayangan Saat Ibadah Umroh Berkat Prive Uri-cran
Mendapati fakta seperti itu aku jadi kepikiran bagaimana jika tiba-tiba kebelet  buang air kecil atau buang angin padahal telah bersuci satu jam sebelum waktu sholat. Bagaimana jika aku beranjak ke toilet dan meninggalkan shafku kemudian aku tidak akan lagi bisa menempati shaf sholat itu lagi setelah kembali? Sedih dong kalau pada akhirnya tetap harus sholat di shaf bagian luar masjid gara-gara kebelet buang air kecil. 

Ah, masalah buang air kecil kan bisa ditahan begitu pikirku karena aku ingin beribadah secara maksimal saat di tanah suci nanti. Meskipun punya pengalaman selalu sakit buang air kecil saat menahan-nahan tapi aku tetap melakukannya demi 100.000 x lipat pahala. 

Eh tapi sebagai umat manusia yang baik kita gak semestinya pasrah dan putus asa yang berakhir dengan menyakiti diri sendiri seperti itu kan ya? Haduuhhh makin galau kan? Takut juga sih kalau jadi ayang-ayangan kemudian mengakibatkan ibadah jadi tidak khusuk tambah repot juga kan? Huft....

Setelah bertanya-tanya kesana kemari tentang bagaimana cara mengatasi ayang-ayangan akhirnya aku memasukkan Prive Uri-can kedalam list obat-obatan yang harus aku bawa saat umroh. Akhirnya selama 2 hari kebut buat packing barang bawaan, memisahkannya menjadi 2 koper satu untukku dan satunya untuk suami. Sengaja membawa 2 buah koper karena kami mesti pisah kamar demi memangkas budget. Masih lagi packing barang-barang yang harus dibawa di kabin. Tentunya Prive Uri-cran ini wajib masuk tas dalam kabin.

Finally, hari keberangkatan yang bikin deg-degan itu sampai juga, aku flight dari Jogjakarta ke Jeddah hanya bersama suami karena rombongan yang lain dari Jakarta ke Jeddah dengan sama-sama transit di Kuala Lumpur. Titik poin pertemuan seluruh jamaah adalah di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Penerbangan dari Kuala Lumpur ke Jeddah membutuhkan waktu kurang lebih selama 9 jam. 

Selama penerbangan itu aku benar-benar malas sekali ke toilet karena posisi dudukku yang jauh dari toilet. Seingatku selama sekali penerbangan itu aku hanya buang air kecil ke toilet sekali saja, kemudian aku menahannya sampai pesawat landing dan dapat buang air kecil di toilet bandara aja karena aku lebih nyaman buang air kecil di daratan dari pada di pesawat. Setelah sampai di ruang kedatangan bandara King Abdul Aziz Jeddah aku langsung lari ke toilet dan yang aku rasakan saat buang air kecil sungguh menyakitkan, perih sekali rasanya, urin juga tidak dapat keluar dengan lancar. Selang 10 menit setelah dari toilet aku dilanda buang air kecil lagi dan rasanya juga masih sakit bahkan lebih. Aku yakin penyebab sakit saat buang air kecil yang kualami ini akibat dari menahannya terlalu lama selama di dalam pesawat. 

Aku mulai curiga mengalami gejala awal infeksi saluran kemih atau sering disebut ayang-ayangan. Agak sedikit panik takut makin parah mengingat lagi aku pasca menjalani operasi kuret seminggu yang lalu. Suamiku terlihat bingung melihat aku bolak-balik toilet dan mendapati wajahku sedikit tegang. Akupun cerita kepadanya, "Bukannya ibu bawa Prive Uri-cran? coba aja diminum" begitu tanggapannya. Seperti dapat suntikan optimisme, segera aku membuka kotak obat didalam tas backpackku,  mengambil satu sachet Prive Uri-cran dan menyampurnya dengan 150 ml air mineral. 

Alhamdulillah setelah minum Prive Uri-cran rasa sakit di perut bagian bawah yang sejak tadi aku tahan berangsur-angsur hilang. Aku juga tidak lagi bolak-balik ke toilet. Perjalananku dari Jeddah ke Madinah berjalan lancar. Kami sampai di Hotel Al Majeddi pukul 17.00 waktu Saudi Arabia. Kami istirahat sejenak untuk membersihkan diri kemudian melakukan ibadah sholat Maghrib tepat pukul 18.57. Berdasarkan pengalaman mengalami ayang-ayangan selama diperjalanan, maka sebelum berangkat ke Masjid Nabawi untuk sholat Maghrib aku minum dulu segelas Prive Uri-cran demi berjaga-jaga jika pengalaman buruk itu kembali menyerangku. Sejam sebelum tiba waktu sholat Maghrib aku sudah turun dari hotel menuju Masjid Nabawi yang lokasinya cukup dekat. Sejenak terkagum memandangi taman surga ini, sungguh indah dan sejuk sekali . Sebelum mulai berdesakan dengan jamaah lain aku segera masuk kedalam Masjid demi mendapatkan shaf depan di area sholat wanita. 

Prive Uri-cran yang berisi ekstrak buah Cranberry ini sungguh luar biasa, berkat rutin mengkonsumsinya ibadah umrohku berjalan dengan lancar tanpa harus merasakan ayang-ayangan kembali. Selain rajin mengkonsumsi Prive Uri-cran aku juga senantiasa menjaga area kewanitaan agar terhindar dari bakteri penyebab infeksi saluran kemih

Beberapa cara mengatasi ayang-ayangan yang aku lakukan selama di tanah suci adalah sebagai berikut :
  1. Tidak menahan hasrat untuk buang air kecil. Jika harus berangkat ke Masjid sejam sebelum waktu sholat demi mendapatkan shaf di dalam Masjid maka aku mensiasatinya dengan selalu mencoba buang air kecil sebelumnya dan segera mengulanginya setelah selesai sholat.
  2. Rajin minum air mineral. Di Masjidil Haram ataupun di Masjid Nabawi banyak disediakan air zam-zam jadi aku selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak mengkonsumsi air terbaik ini.
  3. Menjaga area kewanitaan. Salah satu caranya adalah membasuh organ alat vital dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya bakteri dari anus ke dalam alat vital. Selanjutnya segera mengeringkannya menggunakan handuk atau tissue kering. 
  4. Mengganti pakaian dalam minimal 2 kali sehari
  5. Rajin mengkonsumsi buah-buahan terutama buah Cranberry. Karena katering saat di Arab tidak pernah menyediakan jenis buah ini maka aku siasati dengan minum  Prive Uri-cran Cranberry setiap pagi.
Mengenal Prive Uri-cran Cranberry 

#2 Terhindar Dari Ayang-Ayangan Saat Ibadah Umroh Berkat Prive Uri-cran
Cranberry (Vaccinium Oxycoccos) adalah tanaman jenis berry yang termasuk dalam tanaman semak atau yang biasa tumbuh secara liar. Tanaman ini memiliki banyak kesamaan dengan tanaman Blueberry hanya saja Cranberry memiliki warna merah tua. Banyak riset yang membuktikan bahwa sering mengkonsumsi buah Cranberry dapat menghindarkan kita dari anyang-anyangan. 

Tanaman ini banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada. Meskipun susah untuk didapatkan, tapi tidak perlu khawatir karena kita sudah bisa membeli yang labih praktis dalam bentuk ekstrak buah Cranberry. Di Indonesia telah dikembangkan produk  yang mengandung ekstrak buah Cranberry yaitu Prive Uri-cran.

Ekstrak Cranberry sangat banyak manfaatnya karena di dalam buah tersebut terdapat Proantocyanidin yang fungsinya untuk mencegah dan menangkap bakteri yang menempel pada saluran kemih. Jika bakteri E. Coli ditangkap oleh Proantocyanidin maka bakteri tersebut tidak jadi menempel di saluran kemih. Prive uri-cran ini aman dikonsumsi tiap hari dan aman juga dikonsumsi oleh wanita hamil dan ibu menyusui.

Prive Uri-cran Cranberry terdiri dari  dua macam yaitu Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus. Prive Uri-cran merupakan ekstrak buah Cranberry berbentuk kapsul dengan komposisi Vaccinium macrocarpon (ekstrak Cranberry) 250 mg dan mengandung 18 mg PAC (Proanthocyanidin) Symptoms. 1 box Prive uri-cran berisi 3 blister yang masing-masing blister berisi 10 kapsul. Aturan minumnya bisa dengan meminum 1-2 kapsul per hari.

Sedangkan Prive Uri-cran Plus ekstrak buah cranberry berbentuk Powder Sachet dengan komposisi 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vitamin C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, dan 0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Isi 1 box Prive uri-cran Plus ada 15 sachet dan aturan minumnya 1-2 Sachet per hari.
 
Kelebihan Prive Uri-cran Cranberry

Prive Uri-cran memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan saluran kemih dan memiliki kelebihan lain yaitu :
  1. Terbuat dari bahan alami yaitu buah Cranberry yang tidak berbahaya bagi tubuh.
  2. Meningkatakan kekebalan tubuh seperti halnya suplemen makanan lainnya. Rajin mengkonsumsi Prive Uri-cran Cranberry lebih kebal terhadap infeksi dibandingkan orang yang tidak pernah atau jarang mengkonsumsinya.
  3. Prive Uri-cran memiliki kemasan yang praktis untuk dibawa bepergian
  4. Dapat dibeli di sebagian besar apotek di Indonesia seperti Century, Guardian, Viva Generik dan Kimia Farma dengan harga terjangkau mulai dari Rp 94.000,00 sampai dengan Rp 121.000,0
  5. Memiliki rasa yang segar seperti jus dari buah murni.
Alhamdulillah akhirnya aku bisa menjalankan seluruh rukun umroh dan ibadah sunah lainnya di tanah suci dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat. Semoga tahun-tahun kedepan Allah memanggilku kembali ke tanah suci bersama anak-anak dan kedua orang tua. Amiiinn....

Bersama saudara muslim serombongan
Waalaikumsalam Wr. Wb.

Wednesday, 24 May 2017

Cara Menggendong Aman dengan Aturan BERAT (Triple T)

May 24, 2017 3
Assalamualaikum Wr. Wb.

Bukankah sangat menyenangkan jika bisa selalu bercengkarama dengan bayi sementara masih tetap bisa menyelesaikan pekerjaan mommies? Kalau aku rasanya ada kepuasan sendiri jika bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa menelantarkan bayi. It's true moms?

Cara Menggendong Aman dengan Aturan BERAT (Triple T)
Jaman sekarang sudah banyak orang tua yang mulai mengakui bahwa menggendong bayi dengan teknik hand free membantu mereka melakukan banyak hal. Dengan meningkatnya popularitas babywearing, penting untuk memastikan bahwa mommies telah mengendong bayi dengan benar. Praktek babywearing yang sehat membuat bayi tetap aman dan orang tua merasa nyaman dan bahagia. 

Mengenai praktik babywearing yang aman, The Consortium of UK Sling Manufacturers and Retailers telah membentuk sebuah aturan yang  meliputi 5 hal yaitu Tight, In view at all times, Close enough to kiss, Keep chin of the chest, dan Supported back. Aturan ini mulai dibentuk karena adanya kekuatiran terhadap keamanan dan kesehatan bayi saat digendong terutama dalam penggunaan sling. Kekuatiran itu tertuju pada posisi dudukan bayi yang bisa dengan mudah merosot, dagu mereka bisa turun ke dada dan jalan napas mereka bisa menjadi terganggu. 

Aku akan mengadopsi dan menyebut rule ini sebagai aturan BERAT (Triple T). Sengaja membuat singkatan itu untuk mempermudah mommies dalam mengingat hal-hal penting dalam praktik mengendong atau babywearing yang sekarang mulai booming di masyarakat Indonesia. Yah, menurutku kata BERAT (Triple T) dapat menggambarkan aktivitas menggendong yang pada kenyataannya memang berat sehingga cocok dijadikan kata kunci dalam mengingat rule for safe babywearing di masyarakat kita. Ini semacam dipas-pasin aja ya pemilihan katanya hehehehe...... But it's oke, tidak perlu mempermasalahkan kata singkatan, yang terpenting kita sama-sama paham. 

Perlu untuk mommies catat bahwa aturan BERAT (Triple T) ini penting bagi bayi yang baru lahir, karena mereka memiliki sedikit kemampuan untuk mengendalikan kepala dan leher mereka, jadi risiko tergangunya jalan nafas lebih tinggi. Aturan tentang usia anak juga penting untuk diketahui. Perlu mommies sadari bahwa risiko tergangunya jalan napas tidak hanya untuk penggunaan sling atau carrier. Car seat,  baby chair dan bahkan menggendong dengan tangan kosongpun bisa berbahaya jika bayi tidak diposisikan secara benar atau dipantau dengan hati-hati.

Well, sebenarnya seperti apakah aturan BERAT (Triple T) yang harus mommies ketahui itu? BERAT (Triple T) meliputi 5 poin penting yaitu bernafas, rapat, terlihat, tersangga dan tercium. Yuks kita bahas satu persatu.

BERNAFAS

Dalam menggendong pastikan selalu ada spasi minimal 2 jari di bawah dagu bayi dan jangan biarkan muka bayi terperosok ke dalam dada mommies. Biarkan kepala bayi dalam posisi yang leluasa untuk bernafas. Memposisikan bayi vertikal/tegak juga memungkinkan jalan napas bayi tetap lurus sehingga bayi bisa bernafas lega. Aturan ini juga memberi manfaat agar bayi dapat menikmati pemandangan dunia di sekitar mereka.

Prinsipnya adalah jauhkan dagu bayi dari dada. Jika bayi telah digendong rapat dalam posisi tegak lurus dan tulang belakang melengkung dengan kaki di posisi jongkok, kemungkinan penurunan dagu tidak mungkin terjadi. Ini adalah posisi paling optimal untuk keselamatan, perkembangan dan kenyamanan. Aturan praktisnya adalah bayi harus memiliki celah kira-kira 2 jari di bawah dagu mereka.

RAPAT

Sling dan gendongan model apapun harus diposisikan secara baik sesuai dengan ukuran tubuh bayi dan ibu. Sling harus cukup kuat dan rapat (dalam artian tidak menghambat nafas dan gerak bayi) untuk menopang serta memeluk bayi. Posisi yang tepat seperti ini akan membuat keduanya nyaman. 

Gendongan yang kendur dan terlalu longgar sangat tidak direkomendasikan karena akan membuat bayi melorot dan nyungsep kedalam carrier. Kondisi seperti inilah yang dikuwatirkan akan membahayakan. Bayi akan terhambat pernafasannya dan mommies akan beresiko tertarik tulang punggungnya yang mengakibatkan kelainan tulang belakang menjadi bengkok kedepan/bungkuk (Thorocic kyphosis).

TERLIHAT

Ini adalah aturan babywearing yang paling penting. Memastikan bahwa mommies dapat melihat bayi dan selalu menjaganya tetap aman. Mommies akan tahu apakah bayi memiliki kebutuhan dan dapat merespons kebutuhannya dengan tepat.  Mommies harus bisa melihat si bayi dan sering memeriksanya.  

Lagi pula siapa yang tidak ingin  melihat wajah bayi yang manis tersenyum kembali padamu moms?
 
TERSANGGA

Rapatnya sling apapun akan sangat penting dalam mendukung tulang belakang bayi, penting juga untuk tidak menyimpulkannya terlalu kencang. 

Hindari menahan kaki bayi lurus-lurus atau membiarkan kakinya menjuntai dengan bertopang pada selangkangan. Mommies harus membiarkan bayi duduk di carrier dan mendukung bagian belakang paha bayi.. Saat diposisikan dengan benar, lutut bayi akan sesuai dengan atau lebih tinggi dari sendi pinggulnya. Beberapa sling atau carrier terbaru bahkan menawarkan tali pengikat kaki untuk mengurangi tekanan pada panggul bayi.

TERCIUM

"Your baby’s head should be as close to your chin as is comfortable. By tipping your head forward you should be able to kiss your baby on the head or   forehead".

Posisi paling aman adalah memposisikan kepala bayi dekat dengan dagu mommies. Dengan memiringkan kepala ke depan, mommies seharusnya bisa mencium sang bayi di kepala atau dahi.


Babywearing adalah cara yang bagus untuk menjaga orang tua waras dan membantu mengurangi jumlah waktu bayi menangis. Let's being smart mom !

Waalaikumsalam Wr. Wb.

Tuesday, 23 May 2017

Belajar Massage/Pijat Bayi di Kopdar Ke-4 EPING Solo

May 23, 2017 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Setelah menggelar seminar akbar bertemakan tumbuh kembang pada pertengahan bulan Maret lalu, kali ini Exclusive Pumping Mama Indonesia (EPING) wilayah Solo kembali mengadakan kopi darat yang biasa disingkat kopdar (meskipun realitanya emak-emak gak banyak yang doyan ngopi) untuk yang ke 4 kalinya. Kopdar kali ini berlangsung pada hari Minggu tepatnya tanggal 7 Mei 2017 di Taman Cerdas Jebres. Mak Susi sebagai koordinator kopdar ke 4 ini membuatkan jadwal pertemuan untuk emak-emak eping solo mulai pukul 09.00 WIB. 

Belajar Massage/Pijat Bayi di Kopdar Ke-4 EPING Solo
Seringnya sih emak-emak kalau lagi ngumpul pasti banyak ngrumpinya. Iya kan kan kan? hehehehe. Tapi jangan salah ya mom, kita emak-emak yang ngrumpinya jauh-jauh dari ghibah, percaya deh. Setiap mengadakan kopdar kami selalu memaksimalkan pertemuan dengan belajar bareng seputar ASI, MPASI dan Parenthing. Well, sesuai dengan misi kami jadi pada kopdar ke 4 ini kami membawa tema yaitu "Belajar Massage/Pijat Bayi" dengan menghadirkan ahli terapis dari PNTC (Pediatric and Neurodevepmental Therapy Center). Kurang keren apa coba?

Monday, 22 May 2017

Belum Pernah Jauh dengan Anak dan Tiba-tiba Harus Meninggalkannya Beberapa Waktu. Apa yang Harus Dilakukan?

May 22, 2017 8
Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah setelah beberapa waktu yang lalu bergelut dengan perasaan kurang menyenangkan, akhirnya sekarang merasa lebih baik. Mari kembali beraktivitas dengan segudang pekerjaan. Yes, pekerjaan sebagai seorang ibu rumah tangga tentunya dan beberapa pekerjaan kantor yang sudah menunggu untuk dijamah kembali. All is well.....

Kalau ada yang mengikuti ceritaku diblog beberapa minggu terakhir (Pede banget kayak artes aja minta diikutin ceritanya #plak) mungkin bisa menebak kenapa postingan ini judulnya tentang hal yang harus dilakukan saat meninggalkan anak.  Ya mom, akhirnya aku jadi berangkat ke Tanah Suci karena Tuhan telah menjemput kembali janin kecil yang sempat tumbuh dirahimku selama kurang lebih 10 minggu terakhir. setelah menjalani operasi kuretase aku harus teratur konsumsi obat untuk menghentikan pendarahan sehingga pada tanggal 8 Mei aku bisa berangkat ke Tanah Suci. Mungkin inilah yang dimaksud "pasti ada hikmah dibalik semua ujian".

Tips Meninggalkan Anak untuk Umroh
Aku masih punya waktu 2 hari untuk mempersiapkan keberangkatan Umrah. Waktu yang sangat cukup untuk packing dan mempersiapkan segala sesuatu bagi kakak Rafa yang harus kami tinggal selama kurang lebih 2 pekan. Bagiku waktu 2 pekan ini adalah waktu yang cukup lama karena kami adalah anak dan orang tua yang notabenenya tidak pernah berjauhan walaupun cuma sehari. 

Thursday, 4 May 2017

[#2ndPregnancyJourney] Akhirnya Aku Harus Merelakannya Pergi

May 04, 2017 8
Assalamualaikum Wr. Wb.

Dokter memintaku untuk banyak istirahat. Dokter juga memintaku agar menunda keberangkatanku ke tanah suci. Melihat perkembangan Noi (Nama yang diberikan kakak Rafa untuk calon adeknya) yang baik, sungguh menjadi pelebur segala kekecewaanku karena harus menundanya. Aku tetap bahagia dengan keputusan ini. Aku akan memenuhi perintah dokter dan cukup beristirahat dirumah demi kesehatan janinku.

Baca dulu : [#2ndPregnancyJourney] Telat Menstruasi dan Dua Garis pada Testpack


Detak jantung janin tidak terdeteksi
Aku sudah mantap untuk menunda keberangkatan Umrah tahun ini. Aku ikhlas asalkan janinku tumbuh sehat dan kelak lahir dengan selamat. Aku akan lebih bahagia tinggal di rumah dan menjaganya. Dengan keputusan itu, akhirnya aku harus mengurus beberapa administrasi untuk merefurnd tiket yang sudah aku booking sebelumnya. Ya, aku harus melampirkan surat keterangan dari dokter bahwa aku sedang hamil dan tidak dianjurkan flight karena beresiko tinggi terhadap keguguran. Hari itu aku putuskan untuk menemui salah satu dokter spog terdekat di Rumah Sakit C untuk meminta membuatkan surat tersebut. Aku kembali menjalani prosedur periksa di Obgyn mulai dari pendaftaran sampai pada akhirnya melakukan pemeriksaan USG untuk kesekian kalinya. Dan yang terlihat di latar USG sungguh meremukkan hati kami.

Baca lagi : [#2ndPregnancyJourney] Flek dan Vaginal Bleeding Pada Minggu Ke-5


Dokter kesulitan menemukan detak jantung janin. Bahkan dokter sudah meninggikan volume dopplernya tapi detak jantung yang dicaripun tak kunjung terdengar. Pertanda apa ini ya Allah? Nafasku mulai tak karuan, mataku mulai sembab dan aku sedikit jadi lunglai.

Dokter kemudian memintaku beranjak dan mempersilahkan duduk kembali di depannya. Kami ngobrol sebentar dan dokterpun menjelaskan kondisiku. Harusnya seusia ini detak jantung janin sudah terlihat lebih jelas karena pada prinsipnya detak jantung janin sudah dapat terdeteksi mulai usia kehamilan 6 minggu. Akupun bertanya, apa yang sebenarnya terjadi pada janinku dan kenapa bisa seperti itu padahal dikehamilan pertama semua baik-baik saja. Dokter menjelaskan panjang lebar tapi entahlah tak semua dapat aku pahami. Sedikit yang masih kuingat bahwa kasus seperti ini dapat terjadi karena beberapa faktor diantaranya adalah adanya virus/infeksi di tubuh sang ibu, kelaian kromosom atau karena efek pendarahan yang pernah terjadi diawal kehamilan.

Baca juga : [#2ndPregnancyJourney] Mukjizat Di Tengah Vonis Blighted Ovum


Sesuai dengan etika kedokteran bahwa dokter harus mempunya dasar yang pasti dalam sebuah diagnosis atas pasiennya, dokterpun memberikan waktu seminggu lagi untuk observasi dahulu. Kami hanya mengangguk meskipun hati kami hancur. Aku percaya ini adalah kehendak sang pemberi kehidupan. Aku percaya inilah yang terbaik bagiku dan keluargaku.

Finally, seminggu kemudian aku kembali menemui dokter di klinik tempatnya praktek dengan alasan alat USG lebih canggih dari pada yang ada di Rumah Sakit C. Dokter ingin memastikan kondisi janinku masih bisa berkembang atau tidak sebelum menegakkan doagnosanya.

Benar saja setelah seminggu aku menunggu dengan penuh harap Noi bisa berkembang dan memperlihatkan detak jantungnya kepada kami ternyata tidak ada perubahan. Kondisi dan ukurannya masih sama dengan seminggu yang lalu artinya dia sudah tidak berkembang. Dokter bilang janinku sudah meninggal.

Dokter memberikan dua pilihan kepada kami. Membiarkannya menunggu 2 minggi lagi sampai pada akhirnya tubuhku merespon untuk mengelurkan sendiri janinku dengan resiko pendarahan yang lebih berat atau langsung saja dilakukan kuretase.

Pilihan kedualah yang menurut dokter terbaik bagi kami. Saat tulisan ini publish mungkin aku sedang berbaring diruang operasi, mungkin dokter anestesi sedang memasukkan obat bius ketubuhku agar aku terlupa sejenak atau mungkin dokter spog sudah mulai memberihkan sisa2 jaringan kehamilan di rahimku. I don't know semoga Allah menyelematkanku.


Waalaikumsalam Wr. Wb.

Tuesday, 2 May 2017

[#2ndPregnancyJourney] Mukjizat Di Tengah Vonis Blighted Ovum

May 02, 2017 0
Assalamualaikum Wr. Wb.

Mommies ada yang pernah mendengar kasus blighted ovum atau kehamilan kosong atau janin tidak berkembang pada sebuah kehamilan?

Baca dulu : [#2ndPregnancyJourney] Telat Menstruasi dan Dua Garis pada Testpack

Awalnya aku juga tidak pernah tahu istilah  blighted ovum dalam sebuah kehamilan namun akhir-akhir ini pikiranku sungguh terganggu dengan munculnya istilah itu pada masa kehamilan keduaku ini. Setelah beberapa waktu lalu pernah aku ceritakan bahwa pada kehamilan 5 minggu aku mengalami flek dan pendarahan akhirnya seminggu kemudian dokter memvonisku mengalami blighted ovum. Sebuah kasus yang sebenarnya tidak jarang dialami oleh banyak ibu hamil. Blighted ovum terjadi dimana pada sebuah kehamilan hanya tampak kantong saja tanpa adanya bakal janin/embrio hingga usia kehamilan 6 minggu. Janin tidak tampak sama sekali, yang ada hanya semacam suatu rongga di dalam rahim. Pada pemeriksaan USG akan tampak gambaran hitam, berisi cairan, dan tidak tampak bayangan calon janin sama sekali.

Blighted Ovum
Baca juga : [#2ndPregnancyJourney] Flek dan Vaginal Bleeding pada Minggu Ke-5

Pada jadwal checkup berikutnya setelah aku menjalani badrest karena flek dan pendarahan, dokter menemukan gejala blighted ovum pada kehamilanku karena pada usia 6 minggu terhitung dari hari pertama haid terakhir ukuran kantong kehamilan masih sama dengan minggu lalu. Seharusnya janin juga sudah tampak pada usia kehamilan itu, namun hari itu dokter melihat bahwa tidak ada perkembangan sama sekali.