Welcome Third Trimester

November 30, 2017
Assalamualaikum Wr. Wb.




Kayaknya udah lama nih gak cerita tentang kehamilanku, kira-kira ada yang penasaran gak ya? Hihihihi... Alhamdulillah ya masa kehamilan ini sudah mulai memasuki trimester ketiga. Sebenarnya sih masih pengen santai-santai di zona nyaman kehamilan yaitu saat trimester kedua. Tapi masa iya sih mau hamil 5 bulan terus kan gak gitu juga kali. Mau gak mau trimester ketiga kehamilan akan dilalui oleh siapapun yang ingin menimang baby. Jangan sampai deh belum sampai pada masa ini si baby udah lahir, amit-amit deh. Nauzubillah.


Selain lebih intens berkomunikasi dengan dokter obgyn, aku juga mulai memperbanyak pengetahuan tentang masa kehamilan trimester ketiga. Meskipun udah pernah hamil kayaknya nih otak butuh banget deh di-refresh. Mulai deh belajar lagi harus ngapain (do it) dan jangan ngapain (don't it).

Baca juga : Perubahan yang Aku Alami pada Kehamilan Trimester Kedua

Seperti halnya pada masa trimester pertama, aku harus mulai mengurangi aktivitas berat atau mengerjakan pekerjaan secara berlebihan. Menilik kembali riwayat kehamilan yang bisa dikatakan beresiko ini aku harus sadar diri bahwa tubuh ini mungkin tidak akan sekuat dulu saat hamil anak pertama. Nah, memasuki usia kehamilan 29 - 30 minggu ini aku sudah mencoba memperbaiki pola dan gaya hidup untuk lebih berhati-hati lagi dibandingkan saat trimester kedua.


Do it

Ini lah beberapa hal yang aku lakukan demi kesehatan jiwa raga ibu dan janin pada trimester ketiga :

1. Memperhatikan Gerakan Janin

Perlu dipahami bahwa janin dalam rahim akan tumbuh berkembang sepanjang waktu sampai tiba masa kelahiran, sehingga jenis gerakan juga akan terus berubah sesuai dengan tahap perkembangannya. Semakin tumbuh besar seharusnya ibu semakin merasakan pula setiap gerakan yang diberikan janin jadi jika merasakan ada perubahan atau frekuensi gerakan yang berkurang maka ibu harus segera mengkomunikasikannya dengan dokter kandungan atau bidan.

2. Tidak Melewatkan Jadwal Konsultasi dengan Dokter

Setelah memasuki trimester ketiga, jadwal checkup biasanya akan dijadwalkan setiap dua minggu sekali. Well, dan ini harus dipatuhi karena kesehatan ibu dan janin harus dipantau lebih ketat menjelang persalinan.

3. Melakukan Tes Laboratorium

Katanya sih kalau di Jepang, tiap mau ketemu dokter obgyn wajib banget yang namanya test Hb dan Protein Urin. Kalau di sini kayaknya hanya menjelang kelahiran deh dokter ngasih rujukan buat tes laboratorium. But, semua pasti ada pertimbangan kenapa setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Tugas ibu sebagai pasien adalah menuruti semua anjuran dokter, juga memperbanyak ilmu tentang kehamilan dan persalinan.

4. Melakukan Olah Raga Ringan

Rencananya sih mau ikutan yoga atau senam hamil, tapi oh tapi kenapa jadwalnya selalu gak cocok sama kelonggaran ibu beranak satu ini. Padahal mulai usia 28 minggu adalah waktu yang tepat untuk belajar peregangan yang akan mempersiapkan tubuh ibu menjelang kelahiran bayi. Peregangan dan olah raga ringan juga dapat membantu ibu hamil mengurangi kram kaki yang sering menyerang pada trimester ketiga.

5. Diet

Berat badan janin (BBJ) sih Alhamdulillah normal tapi nih loh berat badan ibu kenapa melonjak tinggi banget sih? Syedihh... Rencananya sih mau diet atau tepatnya menjaga asupan makanan, yang sebelumnya apa-apa dimakan mulai sekarang harus lebih diperhatikan. Mengutamakan makanan yang tinggi serat dan zat besi penting untuk kesehatan Ibu dan bayi.

Meningkatkan asupan zat besi dengan mengonsumsi makanan sumber zat besi, seperti daging tanpa lemak, sayuran hijau, dan sereal fortifikasi.

 6. Ikut Kelas ASI untuk Persiapan Menyusui

Banyak sekali ditemui ibu dan bayi yang mengalami kesulitan saat pertama kali menyusui hingga akhirnya menyerah pada susu formula jadi alangkah baiknya jika sejak hamil ibu sudah mulai memperbanyak ilmu dan persiapan tentang ASI dan menyusui. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti kelas ASI bersama konselor laktasi.

Don't it

Sementara berikut ini hal-hal yang aku hindari selama kehamilan trimester ketiga ini :

1. Memporsir Tubuh Berlebihan

Perbanyak istirahat dan berbaring akan mengurangi rasa lelah dan ketengan otot diseluruh tubuh ibu. Pada trimester ketiga sebaiknya ibu megurangi porsi pekerjaan dan menghindari aktivitas angkat beban yang berlebihan. Ya, mulai sekarang aku sudah mencoba untuk tidak terlalu sering menggendong kakak dan menggantikannya dengan bentuk perhatian lain.

2. Makan Berat dan Berlemak yang Berlebihan

Pada trimester ketiga kenaikan berat badan janin biasaya akan lebih pesat dibandingkan minggu-minggu sebelumnya jadi pada masa ini aku berusaha mengurangi porsi nasi dan menghindari makanan-makanan berlemak. Biasanya aku menggantikan nasi dengan oat dan susu rendah lemak atau susu hamil sebagai menu sarapan serta memperbanyak makan buah dan sayur.

3. Bepergian Jauh

Pada kehamilan trimester ketiga disarankan untuk tidak melakukan perjalanan jauh atau bepergian apalagi jika naik pesawat. Naik pesawat yang membawa ibu pada ketinggian tidak lagi diperbolehkan pada trimester ketiga karena pada ketinggian akan langka oksigen sehingga akan susah bernapas.

4. Menggunakan High Heels

Menggunakan sepatu high heels akan beresiko mengakibatkan cidera sehingga lebih aman jika menghindarinya selama kehamilan trimester ketiga.

5. Tidak Menahan BAK

Keinginan buang air kecil saat hamil biasanya memiliki frekuensi yang lebih sering dibandingkan keadaan normal. Apalagi jika sudah memasuki trimester ketiga frekuensinya akan semakin meningkat. Meskipun demikian dilarang menahan buang air kecil karena akan membuat masalah untuk kesehatan ibu hamil. Apabila terlalu lama menahan buang air kecil akan membuat kuman pada saluran kemih berkembang biak dan memungkinkan menyebar ke arah kandung kemih, terkadang infeksi sampai ke ginjal sehingga dapat memicu infeksi ginjal sehingga dengan membuang air kecil maka akan memperkecil resiko kuman-kuman yang ada di dalam tubuh.

Baca juga : Pernah Memiliki Riwayat Abortus, Berikut 5 Cara yang Aku Lakukan dalam Menjaga Kehamilan pada Trimester Pertama


Wah, ternyata PR nya banyak banget ya hehehe
 Ibu harus semangat demi baby Z dalam perut.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

5 comments:

  1. Kalau aku jug dulu udh mulai ikutan kelas senam hamil mbk, plus makin sering ikutan kelas ASI. Semoga lancar terus ya kehamilnnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminn terimkasih mbak semoga kita semua diberikan kesehatan selalu dan lancar persalinannya

      Delete
  2. Semangaaaaatttt. Terima kasih sudah berbagi ya mba. Kebetulan aku pun sudah memasuki trisemester ketiga. Rasanya nano nano, terutama aku jadi sering haus dan BAK terus. Alhamdulillah-nya aku sudah resign dari kantor dan lebih memilih melakukan banyak aktivitas ringan di rumah.

    Semoga kehamilan dan persalinan kita lancar nantinya ya mba. Aamiin.

    ReplyDelete
  3. Trimakasih sudah berbagi mbk. Sehat sehat selalu buat mbk dan calon debay :*

    ReplyDelete
  4. Halo mbak, salam kenal. Sama nih lagi persiapan kehamilan kedua dan menjelang trimester tiga. Semoga kita dilancarkan yaaa sampai persalinan dan mengurus anak nanti. Sehat-sehat baby dan ibunya ^^

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan pesan, senang dapat sharing dengan Anda :)

Powered by Blogger.