Tentang Metode MPASI Anak, Pilih Manakah BLW atau Spoon Feeding ?

December 02, 2016
Assalamualaikum Wr. Wb.

Jumma Mubarak Umi, Ibu, Mama, Bunda, Mommie etc


Tentang judul dari tulisan ini semoga tidak mengundang kontroversi ya mom, sumpah aku tidak akan menulis apakah BLW lebih baik dibandingkan Spoon Feeding atau sebaliknya. Membahasa tentang hal ini sepertinya akan banyak mengundang pro dan kontra jika benar-benar tidak disikapi dengan bijak. Sama seperti saat kita membahas antara Full Time Mother (FTM) atau Working Mother (WM), bayi ASI atau Sufor, bayi with diaper atau without diaper etc. Well, pada dasarnya semua pilihan yang dipilih orang tua dalam merawat dan mengasuh anaknya pasti menjadi pilihan yang terbaik. Hanya saja yang aku sering gemas, kanapa dizaman yang rata-rata orang tua mulai melek ilmu parenthing ini justru sering muncul perdebatan dan saling menyudutkan antara ibu yang satu dengan lainnya. Okey, okey aku tak akan meneruskan pembahasan tentang hal ini karena aku yakin bakal tidak ada ujungnya.

MPASI merupakan bagian dari tahap pertumbuhan anak yang wajib diberikan setelah bayi berusia 6 bulan. Inilah saatnya bayi mulai diperkenalkan dengan makanan padat sebagai pendamping ASI. Terkait tentang MPASI ini ternyata banyak sekali metode yang dapat diterapkan oleh orang tua. Tentunya metode ini pun harus disesuaikan dengan kondisi bayi dan ibu. Ada 2 metode yang sekarang banyak diterapkan di Indonesia yaitu Baby Led Weaning (BLW) dan Spoon Feeding

Dan point pertama dalam tulisanku ini adalah "Aku tertarik pada metode Baby Led Weaning (BLW) setelah anakku hampir 2 tahun" telat banget ya? Mungkin sih kalau diterapkan untuk kakak yang sekarang udah 2 tahun, aku rasa sudah tidak efektif karena dia sudah pandai makan sendiri, udah bisa nunjuk-nunjuk apa yang pengen dimakan atau geleng-geleng sambil bilang "emoh" kalau menu yang disajikan gak menarik selera makannya. Sejak awal MPASI aku menerapkan metode konvensional yaitu Spoon Feeding yang mana aku musti menyiapkan menu makan mulai dari bubur/puree  kemudian menyuapinya. Aku memilih Spoon Feeding bukan berarti aku tidak tertarik dengan metode Baby Led Weaning (BLW) yang katanya banyak sekali manfaatnya untuk perkembangan motorik dan kemandirian anak. Namun pada praktiknya aku tetap menerapkan metode Spoon Feeding karena beberapa pertimbangan.

Kakak sekarang sudah besar dan aku mendadak  semakin tertarik pada metode Baby Led Weaning (BLW) setelah ikut komunitas ini, banyak dari membernya yang sharing tentang bagaimana serunya ber BLW, serta indahnya surprise-surprise yang diberikan si kecil.  Saat kakak dilanda Gerakan Tutup Mulut (GTM) aku sering berpikir kenapa sejak awal MPASI tidak menerapkan metode BLW saja pasti drama GTM seperti ini tak akan pernah terjadi. Katanya lagi sih metode Baby Led Weaning (BLW) itu akan menghindari terjadinya GTM. Wah pasti dunia bakal indah sekali ya kalau anak tidak pernah GTM. Sebab GTM kakak inilah lagi-lagi aku menyesal kenapa tidak menerapkan metode keren ini. 

Jadi gini, singkatnya  metode Baby Led Weaning (BLW) itu, sejak awal diperkenalkan dengan MPASI bayi dibiarkan mengeksplorasi sendiri makannya. Juga memutuskan sendiri mana dan berapa banyak makanan yang akan dimakan. Jadi dalam metode ini tidak ada aktivitas suap-menyuap. Menu makanannya pun dihidangkan dalam bentuk finger food yang dapat digenggam bayi. Menurut pengakuan orang tua yang menerapkan metode ini ternyata BLW memberikan manfaat yang signifikan terhadap perkembangan motorik bayi. Hampir semua bayi yang MPASInya menerapkan metode BLW akan mampu makan sendiri dengan baik sebelum berusia satu tahun. Wah keren ya ! Give applause.......

Siapa coba yang gak kepengen anaknya  pinter makan sambil duduk anteng di feeding chair ? Pasti semua ibu bakalan ngacungin jarinya hahahaha...
Okey lanjut ya mom, ulasan diatas adalah point pertama yang aku bahas, nah selanjutnya aku akan bahas point kedua. Ini adalah tentang "Mengapa aku memilih metode Spoon Feeding untuk kakak saat awal MPASI?" Jadi gini mom alasanya :

1. Aku Kepengen Tahu Persis Seberapa Banyak Nutrisi Yang Masuk

Kakak lahir dengan berat badan 3100 gram. Cukup besar ya? Tapi kenaikan berat badannya lambat, hingga usia 6 bulan berat badan kakak mentok diangka 7,2 Kg. Jadi salah satu solusinya adalah memberikan asupan nutrisi yang cukup dan gizi yang lengkap. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu maka pemberian MPASI dengan metode Spoon Feeding lebih tepat bila dibandingkan dengan metode Baby Led Weaning (BLW). Yah benar saja, kakak mengalami kenaikan berat badan yang baik walaupun kadang juga mengalami penurunan atau stuck karena sedang sakit. Terget berat badan tetap terpenuhi yaitu diatas 9 Kg ditahun pertama dan mencapai 12 Kg di tahun kedua. 

Masalah kemadirian, menurutku masih sesuai kok dengan tahap usianya. Kakak juga udah bisa makan dengan memakai sendok dan  minum dengan memegang gelasnya sendiri sejak usia satu tahun. Yah walaupun kadang belum sesuai harapan. Harapannya sih bisa makan banyak tanpa berceceran tapi realitanya yah gitu deh tau sendiri hehehe...

2. Aku Ibu yang Dikejar-kejar Jam Kerja

Sebagai ibu bekerja rasanya masih sulit menerapkan full metode Baby Led Weaning (BLW) karena pengennya sesi makan itu gak lama-lama tapi tetap kualitas makanan yang masuk itu cukup. Jika menerapkan metode Baby Led Weaning (BLW) kita harus punya waktu lebih untuk beres-beres setelah sesi makan selesai. Kenyataannya metode ini akan sangat berantakan. Aku belum siap jika mesti menerima Surat Peringatan (SP) dari atasan gara-gara sering terlambat masuk kerja demi menemani si kecil ber BLW dan membereskan bekas sarapannya. Semoga aku bukan tergolong ibu yang egois ya mom hehehe.

Finally, aku berpikir semua pilihan orang tua terhadap kebutuhan anak-anaknya itu tidak ada yang salah. Mereka pasti memiliki pertimbangan sendiri mengapa memilih A atau B. Jadi mulai sekarang yuk saling mensupport dan no bullying

Wassalamualaikum Wr. Wb.

11 comments:

  1. Jaman anakku bayi belum tahu ada komunitas macam itu. Perdebatan si seputar mp asi gak selantang sekarang.
    Kalau saya pakai metoda tradisional..disuapin waktu pengenalan MP Asi.
    Mulai belajar makan sendiri itu umur setahunan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang apa2 selalu ada komunitasnya ya mak. Sayangnya kadang ada beberapa pihak yang justru sering berdebat antara mana yang baik dan yang kurang baik. Kita harus bijaksana menanggapi hal seperti ini

      Delete
  2. Wah aq malah baru tau niy soal BLW. Dulu narend kubiarin makan sendiri utk makan camilan..tp bagian sarapan, makan siang dan malam ttp disuapin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku sebenarnya udah tau dr dulu mbak tapi baru tertarik akhir2 ini padahal anak udah 2 tahun, udah bisa nentuin sendiri mau makan model apa hehehe

      Delete
  3. Kalau aku dulu biasanya sambil nyuapin, sambil megangin makanan juga ke si babynya XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbak aku juga gt. Belum nyoba BLW juga baru tahap tertarik aja dengan metode ini

      Delete
  4. Uticuma mengamati cucu dan sesekali menjwb bila ditanya atau dimintai saran sama mmantu.
    Prinsipnya anak harus dilatih mandiri sedini mungkin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uti mah keren tinggal menikmati hasil perjuangan jaman muda ya ti heheehe

      Delete
  5. Wah kayak Mak Wied aku baru tahu juga BLW dan Spoon Feedig dan juga dperdebatkan...duh kudet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang ilmu makin berkembang ya mbak

      Delete
  6. alasan yg ke2 mak , working mom yang kalau pagi dikejar sama yg namanya ABSEN hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan pesan, senang dapat sharing dengan Anda :)

Powered by Blogger.