Dilema menitipkan anak di daycare

By yeni susanti - 14:29:00

Assalamualaikum Wr. Wb.


Bernostalgia sejenak kembali membuka dan membaca postingku sebelum-sebelumnya yang ternyata ada beberapa postingan yang membahas tentang daycare dan inti dari kesemuanya adalah aku mendukung dan lebih percaya menitipkan anak di daycare dengan berbagai pertimbangan yang aku rasa banyak kelebihannya. Namun perlu digaris bawahi bahwa pada kenyataannya setiap hal yang kita pilih pasti akan ada resiko yang mesti kita dapat. Kaitannya dengan daycare ini, satu hal yang menjadi dilema terberatku adalah "Gampang Sakit". Ya..mungkin inilah resiko yang dimaksud. Hampir 2 bulan aku menitipkan Rafa di daycare, semenjak disana memang banyak progress yang membuatnya makin pinter namun yang membuatku worry adalah selama itu Rafa sakit batuk pilek terus-terusan, tiap sembuh beberapa hari kemudian sakit lagi begitu seterusnya sampai hari ini. 

Hari ini akhirnya aku bawa Rafa ke Dr. Yulidar Hafidh, DSA senior di Solo yang sering menanganinya saat sakit. Sebelumnya sudah 2x aku bawa ke DSA di RS Hermina Solo tetapi sampai habis obatnya belum ada perubahan, aku juga sudah membawanya untuk chest therapy dan menerapkan semua tips kesehatan anak (baca : Hal-hal yang dilakukan saat balitaku flu). Aku akui memang Dr. Yulidar tergolong lebih berani memberikan dosis yang tinggi dan meresepkan antibiotik tapi setelah berunding dengan suami akhirnya aku tetap mumutuskan perikasa kesana karena melihat kondisi Rafa yang sudah lebih 2 minggu batuk pileknya tidak sembuh-sembuh. Aku kuwatir hal-hal buruk akan terjadi jika sakitnya tidak segera disembuhkan, takut berujung pada ISPA yang lebih parah karena secara genetik aku punya riwayat asma, atau takutnya kalau infeksi saluran telinga atau parahnya lagi sampai PNEUMONIA #hiks... Jaman sekarang jenis penyakit memang lebih beragam dan menyeramkan. Alhamdulillah kata Dr. Yulidar keadaan Rafa masih normal dan baik-baik saja, sakit batuk pileknya memang karena virus dilingkungan sekitar dan alergi cuaca dingin yang membuat dia batuk-batuk tiap menjelang tengah malam.

Sebelum sakit kali ini memang Rafa beberapa kali juga mengalami sakit bahkan sampai opname tapi sakitnya seputar masalah pencernaan. Dia pertama kali sakit batuk pilek saat masih usia 3 bulan, waktu itu juga aku titipkan di daycare kampus. Dari umur 3 bulan sampai sekarang baru kali ini dia sakit batuk pilek lagi dan rasanya kali ini sangat parah sampai berminggu-minggu. Imunitasnya menurun semenjak dia di daycare, kemungkinan dipengauhi oleh sterilisasi lingkungannya (karena aku melihat hampir semua anak asuh di daycare juga sedang batuk pilek). Selain itu selama di daycare Rafa juga jarang mau untuk makan siang padahal imunitas anak sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang masuk ketubuhnya. 

Kekawatiranku itu sedikit aku reda karena itu sudah menjadi rahasia umum bagi anak yang dititipkan di daycare jika menjadi rentan sakit terutama karena virus.  Selain itu aku juga berpikir bahwa kelak jika dia besar Insyallah imunitas tubuhnya akan lebih kuat.. amiinnn.

Mudah-mudahan sakitnya segera sembuh dan tumbuh kembangnya semakin baik. Doakan ya moms...
Wassalamualaikum Wr. Wb.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar