Pertemuan Keluarga Besar Menyambut Bulan Ramadhan 1437 H

May 27, 2016
Assalamualaikum Wr. Wb.

Seminggu yang lalu tepatnya hari Sabtu (21-05-2016) dan Minggu (22-05-2016) my big familly ngadain acara rutin dalam rangka menyambut bulan puasa. Acara ini selalu diselanggarakan setiap tahunnya yang sering disebut dengan acara "Ruwahan". Hal ini tetap dijaga kelangsungannya sebagai media silaturahmi kapada seluruh sanak saudara yang kebetulan tempat tinggalnya sudah menyebar kesebagian besar Indonesia. Berhubung Alm. Eyang Pusposumitro dan Alm. Eyang Tarusasmita (Keluarga dari trah Bapak mertua) tinggal dan wafat (makamnya) di Solo maka hampir setiap tahun acara serupa juga diadakan di Solo karena akan ada serangkaian acara nyadran. Alm Bapak Soewahyoe (mertua) adalah putra ke delapan dari 9 bersaudara, bisa bayangin kan seberapa besarnya keluarga ini hehehehe. Jujur saja sampai sejauh ini saya belum mampu menghafal satu-satu dari masing-masing anggota keluarga. 

Kepanitiaan dalam acara pertemuan ini ada dua yaitu dari kubu keluarga Alm. Eyang Pusposumitro dan Alm. Eyang Tarusasmita (padahal pesertanya juga sama hehehe).
Keluarga Pusposumitro
Hari Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB acara pertemuan dari panitia keluarga Pusposumitro diadakan di Bengawan Solo Restoran. Rangkaian acara dimulai dari sambutan panitia dan dilanjutakan dengan perkenalan masing-masing keluarga inti.
Keluarga Tarusasmita
Malamnya acara masih dilanjutkan, tetapi panitianya adalah dari kubu Tarusasmita. Diadakan di Hotel Nirwana Solo, kali ini acara diisi dengan pengajian dan mengundang seorang pembicara dari luar. Minggu (22-05-2016) acara masih dilanjutkan dengan nyadran ke makam leluhur.

Nampang dulu di depan Restoran sebelum pulang
Moment yang susah didapat bisa foto bertiga (Rafa gak sadar kamera hehehe)






Pada kesempatan taun ini saya hanya dapat mengikuti perteman di Bengawan Solo Resto saja karena sorenya Rafa demam jadi sementara kita istirahat dulu dirumah agar cepat sembuh.

Banyak hal yang saya suka dari kebiasaan ini, karena dengan begini seluruh sanak famili secara tidak langsung dipaksa untuk berkumpul ke Solo jadi yang semula tidak saling akrab akan lebih terasa akrab dan saling mengenal. Dengan dilibatnya saya dalam pertemuan semacam ini (walaupun hanya sebagai peserta alias tamu undangan) namun saya merasa diakui sebagai salah satu anggota keluarga ini.

Demikian :)
Wassalamualaikum Wr. Wb.

No comments:

Powered by Blogger.